Buletin Bisnis

Agung Tegaskan Rapat Konsultasi Bukan Pengganti Interpelasi

Juli 4, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Jakarta, Ketua DPR RI Agung Laksono menegaskan rapat konsultasi antara Pimpinan DPR dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono malam tadi bukan sebagai pengganti rapat paripurna interpelasi.            

Hal itu dikatakan Agung Laksono kepada wartawan di Gedung MPR/DPR RI Senayan Jakarta, Rabu (4/7). “Rapat konsultasi bukan pengganti rapat paripurna interpelasi,” kata dia.             

Agung menjelaskan, masalah interpelasi tetap menjadi kewenangan sepenuhnya dari Badan Musyawarah (Bamus) DPR sesuai dengan tata tertib, termasuk masalah penjadwalannya yang akan dirapatkan di Bamus Kamis besok.             

Yang terpenting, kata dia, dengan adanya pertemuan konsultasi antara DPR dengan Presiden malam tadi menunjukan masih adanya jalinan komunikasi yang sempat terjadi kebekuan beberapa waktu lalu terkait masalah interpelasi Iran. 

Agung mengungkapkan, rapat konsultasi hanya mengagendakan penjelasan pemerintah mengenai masalah politik luar negeri, baik menyangkut masalah Timur Tengah, masalah nuklir Iran, maupun perjanjian ekstradisi antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Singapura.

Sumber ; Elshinta

Kategori: Berita Utama (1)

Capex Pipanisasi PGN Membengkak 13,1%

Juli 4, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Jakarta – Belanja modal (capex) yang telah dianggarkan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk proyek Jaringan Pipa Transmisi (SSWJ) dan distribusi Jawa Bagian Barat (JBB) membengkak.          

Awalnya, capex yang dianggarkan sekira USD1,178 miliar merangkak menjadi USD1,356 miliar, atau sekira 13,1 persen.        

“Perubahan tersebut dikarenakan adanya perubahan perkiraan dana,” kata Sekretaris Perusahaan Widyatmiko Bapang, dalam keterangan tertulis kepada okezone, di Jakarta Rabu (4/7/2007).          

Dijelaskannya, kenaikan itu terjadi akibat naiknya kapitalisasi interest during construction (IDC) menjadi sekira USD 69,24 juta, pajak atas pipa impor menjadi sekira USD30,17 juta, tambahan approved Variation Order (VO) menjadi sekira USD38,70 juta, dan potential VO yang masih dalam proses evaluasi menjadi sekira USD39,93 juta.        

Walaupun penyelesaian Proyek SSWJ mengalami keterlambatan, namun kata Widyatmiko, secara umum penyelesaian proyek SSWJ masih terkendali.          

Saat ini, Direksi PGN bersama dengan Project Management Team, Kontraktor, Project Management Consultant, dan pihak terkait lainnya, terus melakukan koordinasi secara terpadu dan mengupayakan terlaksananya pelaksanaan konstruksi proyek SSWJ dan pengembangan distribusi JBB, sesuai target yang dijadwalkan.   

Sumber ; Okezone

Kategori: Mineral & Energi

2008, Pertamina Akan Impor LPG 500 Ribu MT

Juli 4, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Jakarta – PT Pertamina (Persero) akan mengimpor sedikitnya 500 ribu metrik ton (MT) LPG (liquified petroleum gas) tahun 2008 untuk menunjang kebutuhan nasional yang diperkirakan mencapai 1,9 juta MT.            

“Tahun 2008, jika pemerintah tetapkan konversi 1 juta kiloliter maka kebutuhan LPG bertambah 500 ribu MT sehingga kita  minimal impor 500 ribu MT,” kata Deputi Direktur Pemasaran Pertamina Hanung Budya, di Kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Selasa (3/7/2007).              

Hanung mengatakan, Pertamina sudah mendekati beberapa produsen LPG luar negeri. Bahkan, Pertamina sudah negosiasi awal dengan Qatar, Itochu, BP, ConocoPhilips untuk impor LPG tersebut. “Harga impor mengacu pada harga kontrak Aramco (contract price Aramco/CP Aramco),” tuturnya.              

Hanung menjelaskan, total kebutuhan LPG tahun 2007 mencapai 1,4 juta MT. Rinciannya, 1,1 juta MT untuk kebutuhan LPG tabung ukuran 12 kilogram dan 320 ribu MT kebutuhan program konversi minyak tanah ke LPG. “Tahun ini kita perkirakan impor hanya 100 ribu MT,” paparnya.               

Rencananya, impor akan dilakukan dalam bentuk LPG bertekanan (presurized). Sebab, Pertamina tidak memiliki kapal pengangkut LPG dalam bentuk cair (liquified). “Ke depan, kita impor dalam bentuk refrigerated,” ungkapnya.               

Selama ini, Pertamina memasok 850 ribu MT dan 450 ribu sisanya dipasok oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).              

Vice President Gas Domestik Nasrullah Akhsan memaparkan, potensi LPG dari KKKS sangat besar. Lapangan Jabung milik Petrochina bisa memasok 400-500 ribu MT. Kini, Pertamina hanya membeli 200 ribu MT. Lapangan Tanjung Santan milik Medco Energi memasok 40 ribu MT. “Chevron kita ambil 40 ribu MT,” ucapnya. 

Sumber ; Okezone

Kategori: Mineral & Energi

Bank Umum dan BPR Menandatangani SP3K

Juli 4, 2007 · 1 Komentar

Jakarta – Sebanyak 15 bank umum dan 288 bank perkreditan rakyat (BPR) serta BPR syariah menandatangani Surat Pemberitahuan Persetujuan Pemberian Kredit (SP3K) dalam rangka lingkage program, Rabu (4/7). Penandatanganan SP3K ini memiliki total plafon kredit sebesar Rp 699 miliar.             

Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia Halim Alamsyah mengatakan dengan ditandatangani SP3K tersebut, total plafon penyaluran kredit dalam rangka lingkage program menjadi Rp 2,9 triliun. Sebelumnya, Bank Indonesia telah memfasilitasi penandatanganan SP3K sejak Agustus 2005 hingga Desember 2006 dengan plafon kredit Rp 1,2 triliun.              

Lingkage program adalah salah satu program untuk meningkatkan daya saing BPR dalam meningkatkan kapasitas kredit BPR dan efisiensi pelaksanaan skim kredit bank umum untuk pembiayaan usaha menengah, kecil dan mikro (UMKM).  

Sumber ; Metro TV

Kategori: Keuangan & Perbankan

Tarif SMS Diduga Ditentukan oleh Kartel

Juli 4, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Jakarta – Penetapan tarif pesan pendek melalui telepon seluler (SMS) diduga ditentukan lewat praktik kartel atau kesepakatan harga antaroperator. Kondisi ini membuat tarif SMS seragam dan mahal. Demikian diungkapkan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) di Jakarta, baru-baru ini.           

Pihak BRTI mengungkapkan, biaya yang dikeluarkan pihak operator hanya Rp 75 untuk per SMS. Namun tarif inter dan antaroperator seluler yang diterapkan mencapai Rp 250 sampai Rp 350 per SMS. Dengan kata lain, konsumen harus membayar tarif SMS tiga kali lebih mahal.           

Sejak awal Januari silam, penghitungan tarif diganti dari pembagian hasil menjadi berbasis biaya. Namun selama praktik kartel dibiarkan, tarif seluler akan terus mahal. Atas penemuan ini BRTI akan menyerahkan bukti-buktinya ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). 

Sumber ; Liputan6.com 

Kategori: Telekomunikasi & IT

SBY Resmikan Jalur Ganda KA Tanahabang-Serpong

Juli 4, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Serpong – Untuk meningkatkan pelayanan pengguna jasa kereta api, Rabu (4/7) siang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan jalur ganda kereta api lintas Tanahabang-Serpong, di Stasiun Serpong, Tangerang, Banten. Dengan mengucapkan Basmallah, Presiden menandatangani prasasti serta menekan tombol dan KA pertama langsung beroperasi.             

Menurut Menhub Jusman Syafii Djamal, jalur KA Tanahabang-Serpong sepanjang 24 Km ini merupakan jalur tunggal yang sangat padat pada jaringan KA di wilayah Jabodetabek. Jalur ini diandalkan masyarakat Banten untuk ulang-alik Jakarta-Banten. Saat ini dengan jalur tunggal, kapasitas lintas adalah 89 KA dengan jumlah penumpang rata-rata 55 ribu orang per hari. Jalur tunggal Tanahabang-Serpong dihadapkan pada berbagai kendala, diantaranya kapasitas lintas KA ini sudah jenuh, kerta yang dioperasikan sudah tua sehingga jadwal KA seirng terlambat.           

Untuk menanggulangi hal tersebut, pemerintah segera memutuskan membangun jalur ganda Tanahabang-Serpong. Pembangunan jalur ganda ini mencakup pembangunan rel baru sepanjang 24 Km, 13 jembatan konstruksi baja dengan rentang panjang 50 meter, peralatan persinyalan dan telekomunikasi, elektrifikasi, pembangunan Stasiun Serpong dan sterilisasi peron serta pmebangunan tiket elektronik di 6 stasiun. Dengan jalur ganda ini, kapasitas Tanahabang-Serpong yang semula berjumlah 89 perjalanan perhari, dapat ditingkatkan menjadi 178 perjalanan KA per hari.            

Presiden mengharapkan dengan adanya jalur ganda Tanahaabang-Serpong, perjalanan KA akan semakin lancar, aman, dan nyaman. “Masalah transpotrasi adalah masalah yabg amat penting. Sarana transportasi di tanah air memerlukan kesungguhan kita untuk membangun dan memeliharanya. Infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan laut, pelabuhan udara serta kondisi angkutan baik laut, darat dan udara masih memerlukan perhatian besar untuk memberikan pelayanan optimal terhadap rakyat,” kata SBY. 

Usai acara, Presiden dan Ibu ani meninjau fasilitas gedung baru Stasiun Serpong. Presiden dan Ibu Ani Yudhoyono membeli tiket elektronik khusus yang sudah tercantum nama Presiden SBY beserta Ibu Ani Yudhoyono di peron yang tersedia. Presiden dan Ibu Negara kembali ke Jakarta melalui Stasiun Gambir dengan kereta api. KA tersebut secara resmi mulai beroperasi pada hari ini, namun uji coba perjalanan telah dilakukan pada 21 April 2007 lalu.

Sumber ; PresidenSBY.info

Kategori: Otomotif & Transportasi

PT JM Diminta Laporkan Financial Closing Monorel

Juli 4, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan meminta laporan resmi dari PT Jakarta Monorel, selaku pengembang proyek monorel terkait financial closing yang direncanakan selesai pada Juli ini.            

Kami menunggu laporan dari PT JM. Kami harapkan mereka bisa sukses tapi secara formal kami belum menerima laporan dari mereka,ujar Asisten Pembangunan Pemprov DKI Jakarta, Nusrfaqih Wirawan di Balaikota, Jakarta, Rabu (4/7).            

Diakuinya, mundurnya jadwal penyelesian financial closing pembangunan monorel yang sedianya direncanakan pada April 2007 lalu karena sulitnya mendapatkan dana dalam jumlah yang cukup besar, meski pemerintah pusat telah meminta bank-bank BUMN untuk mendanai proyek itu.         

Namun, menurutnya, PT JM lebih mengetahui alasan keterlambatan waktu penyelesaian financial closing tersebut. kemarin diharapkan ada pinjaman dari bank-bank nasional, tapi prosesnya belum selesai, karena skemanya bermacam-macam                 

Dia mengatakan, pembangunan monorel untuk kelancaran transportasi di Jakarta adalah kewajiban pemerintah. Untuk itu, dia menyambut baik upaya PT JM yang telah berinisiatif untuk berpartisipasi di dalam pembangunannya.           

Pemprov tidak dapat mengucurkan dana untuk pembangunan proyek itu karena hal harus mendapatkan persetujuan dari DPRD DKI Jakarta dan dalam APBD 2007 tidak dianggarkan.            

Kami tidak bisa (mendanai pembangunan monorel), itu harus mendapat persetujuan dewan. Tahun ini belum ada (tidak dianggarkan) di APBD, kalau ada harus diproses melalui mekanisme APBD,katanya.                      

Pemerintah DKI Jakarta sejauh ini hanya dapat memberikan konsesi, sementara dari pemerintah pusat berupa ridership. Jika sudah beroperasi, lanjutnya, maka pemda hanya menanggung softpol (menutup kekurangan jumlah penumpang agar sesuai target, minimum 160 ribu orang).                     

Dia juga menyatakan, pemprov belum berencana mengganti investor selain PT JM sebagai konsorsium yang menangani pembangunan angkutan rel tunggal tersebut.                      

Sementara itu, Direktur PT JM, Sukmawati Syukur mengatakan, dia merencanakan financial closing untuk pembangunan monorel dengan dukungan dari perbankan nasional, selesai bulan Juli 2007.                      

“Setelah itu pembangunannya langsung dimulai bersamaan, karena kami tinggal melanjutkan  yang sudah ada. Pembangunan itu untuk mencapai target yang diminta dalam surat Menkeu,” ujarnya seraya menambahkan moda transportasi ini mulai beroperasi pada 2010.          

Sukmawati menambahkan, sesuai rencana meereka akan menyelesaikan pembangunan jalur hijau dan mendahulukan pembangunan konstruksi stasiun-stasiun di daerah yang sibuk, seperti di jalur Kuningan dan Senayan.

Sumber ; Kominfo

Kategori: Otomotif & Transportasi

Kadin Minta Bahas Kembali Perpres DNI

Juli 4, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Jakarta – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, MS Hidayat meminta pemerintah dan institusinya untuk membahas kembali sosialisasi Perpres No76 dan 77 tahun 2007 tentang Daftar Negatif Investasi (DNI).            

Hidayat berjanji akan segera memberikan masukan dan usulan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Boediono agar peraturan baru tersebut dapat lebih fleksibel dan merangsang investasi di Indonesia.            

Dinamika dalam dunia bisnis ini kan cepat, jadi kami mohon diantisipasi melalui aturan-aturan pelaksanaannya yang bisa mengawal itu dan tidak menimbulkan keragu-raguan,ujarnya dalam sosialisasi Perpres yang baru ini di gedung Menko perekonomian, Jakarta, Rabu (04/7).                       

Hidayat berpendapat, aturan dalam rangka perbaikan investasi di Indonesia tersebut, perlu mengutamakan pendapat dari sektor bisnis agar dapat menghilangkan wilayah abu-abu serta mampu memberikan insentif seperti tax holiday kepada investor.            

Kami segera mengadakan rapat dengan stakeholder dan lebih dari 100 sektor industri yang kami inginkan,katanya seraya menambahkan, usulan baru akan diberikan Kadin dalam tempo dua minggu dari sekarang.            

Hal senada juga diungkapkan Menko perekonomian, Boediono yang akan selalu melakukan perbaikan dalam kebijakan-kebijakan agar setiap peraturan baru yang diterbitkan menjadi sempurna.           

Tentu dalam praktek kami masih perlu untuk konsultasi dengan para pelaku bisnis karena pasti akan terdapat grey area yang tersisa, ini yang nanti akan kami pikirkan,katanya. 

Boediono mengharapkan, perbaikan kebijakan tersebut nantinya dapat dibarengi dengan sisi proses pelayanan investasi, Dua jalur ini akan kami sempurnakan bersama-sama yang akhirnya dapat memperbaiki suasana investasi di Indonesia.

Sumber ; Kominfo

Kategori: Berita Utama (1)

Dephub tambah 40 KRL dibiayai pinjaman Jerman

Juli 4, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Jakarta – Pemerintah akan menambah 40 unit kereta rel listrik (KRL) baru senilai 33,3 juta euro yang akan dibiayai pinjaman Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW) Jerman. Menhub Jusman Syafii Djamal mengatakan kontrak pengadaan 40 KRL itu akan dilakukan antara Dephub dan Konsorsium PT Inka–Bombardier sebagai pelaksanan pembangunan KRL tersebut.                

“Pembangunannya akan memanfaatkan produksi dalam negeri dilaksanakan di PT Inka–Madiun yang merupakan salah satu BUMN,” ujarnya dalam sambutan peresmian jalur ganda Serpong-Tanah Abang Jakarta hari ini.               

Dia menyatakan penambahan 40 unit KRL ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas angkutan kereta api Jabodetabek dari saat ini rata-rata 600.000 orang per hari jadi 1,5 juta orang per hari mulai tahun depan.               

Saat ini, lanjut Menhub, pihaknya telah menyelesaikan pembangunan jalur ganda KA Tanah Abang–Serpong menggunakan pendanaan APBN sekitar Rp314 miliar.              

Pembangunan itu mencakup pembangunan jalur KA baru sepanjang 24 km, 13 jembatan konstruksi baja dengan bentang terpanjang 50 m, peralatan persinyalan dan telekomunikasi, elektrifikasi, pembangunan Stasiun Serpong dan strerilisasi peron serta pembangunan sistem tiket elektronik di enam stasiun.             

Dengan dilaksanakannya program sterilisasi peron dan penggunaan tiket elektronik yang pertama di Indonesia merupakan babak baru di bidang perkeretaapian dan diharapkan dapat meningkatkan jumlah penumpang yang membeli tiket serta disiplin masyarakat pengguna jasa KA.               

Pembangunan tiket elektronik tersebut merupakan program percontohan dan direncanakan pada akhir 2007 seluruh jaringan kereta api jabodetabek akan menggunakan tiket elektronik.             

“Pengoperasian Jalur ganda Tanah Abang Serpong sudah dilakukan pengujian dan pemeriksaan serta telah diuji coba pengoperasiannya sejak 21 April 2007,” tambah Menhub. 

Sumber ; Bisnis Indonesia

Kategori: Otomotif & Transportasi

Proton Neo diluncurkan bersamaan IIMS 2007

Juli 4, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Jakarta – PT Proton Edar Indonesia (Proton) berencana meluncurkan produk terbaru yakni Proton Neo. Mobil yang merupakan varian terbaru Proton ini mengusung konsep kendaraan sporty adventure tiga pintu yang nyaman dengan mesin handal dan desain modern. Mobil ini mengadopsi desain interior, eksterior dan mesin Lotus, rekanan Proton asal Inggris.           

Menurut rencana, mobil yang ditargetkan terjual 20-35 unit hingga akhir 2007 ini akan diluncurkan pada 19 Juli atau bersamaan dengan pameran Indonesian International Motor Show (IIMS) 2007.              

“Namun mobil ini akan diperkenalkan terlebih dahulu kepada rekan-rekan media dalam secret test drive bersama Alex Young yang menjadi ikon Proton Malaysia pada 17 Juli nanti,” ujar Prisilla Puspitasari, Head of Public Relation & Promotion Proton Indonesia di sela-sela acara Kuala Lumpur–Jakarta Islamic Fashion Festival 2007 hari ini.              

Persaingan solid yang terjadi antar-ATPM di segmen multi purpose vehicle (MPV) dan city car membuat Proton memilih masuk ke segmen baru yakni mobil sport dengan target pangsa pasar anak muda.             

“Neo sangat cocok bagi anak muda yang berjiwa sporty. Harganya pun sangat kompetitif dibanding mobil sport three doors lainnya yaitu dipasarkan antara Rp150 juta hingga Rp200 juta,” katanya.             

Menurut Prisilla, murahnya harga mobil berdapur pacu 1.600 cc ini untuk ukuran kelas mobil sport disebabkan penerapan program percepatan penetrasi pabrikan Malaysia itu di pasar otomotif Indonesia.             

Proton ingin membangun citra sebagai produsen kendaraan berpenumpang, bukan sebagai produsen taksi Wira sebagaimana telah melekat sebagai citra kendaraan tersebut sejak 1990an.                 

“Neo dipasarkan relatif murah karena melihat history Proton sendiri di mana pemerintah Malaysia ingin setiap warganya mempunyai kendaraan pribadi. Tapi murah bukan berarti murahan,” lanjutnya.  

Selain itu, penambahan varian menunjukkan keseriusan Proton menggarap pangsa pasar kendaraan Tanah Air mengingat Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial apalagi pada 2007 pertumbuhan industri otomotif dalam negeri mengindikasikan kenaikan yang signifikan dibanding tahun lalu. 

Sumber ; Bisnis Indonesia

Kategori: Otomotif & Transportasi