Buletin Bisnis

Nuansa operasikan karaoke bertema pesawat terbang

Agustus 3, 2007 · & Komentar

PT Nuansa Kreasi Angkasa mulai mengoperasikan tempat karaoke untuk keluarga bertema pesawat terbang yang diberi nama Nuansa Family Karaoke di Komplek Golden Plaza Jakarta Selatan.

Dirut Nuansa Kreasi Angkasa Sudarno mengatakan tempat karaoke dengan konsep baru itu cocok dinikmati bersama keluarga karena terjamin keamanan, kenyamanan dan kebersihannya serta sistemnya mudah dioperasikan.

“Ruang karaoke bernuansa kabin pesawat itu juga dilengkapi sarana bermain play station yang dapat dimainkan oleh anaknya yang sedang tidak menyanyi,” katanya.

Sementara itu Hans Kolondam, penggagas konsep Nuansa Family Karaoke, mengatakan gerai karaoke tersebut memiliki 12 unit ruang yang terbagi dalam tiga kategori yaitu ruang berukuran kecil (kapasitas 2-4 orang) bertarif Rp40.000 per jam, sedang (kapasitas 4-6 orang) Rp50.000 per jam dan besar (kapasitas 6-8 orang) bertarif Rp70.000 per jam.

Setiap ruang diberi nama pesawat yang telah dimiliki Indonesia meliputi a.l. Casa, F-16, Sukhoi, CN-235, Fokker, Boeing, Hawk, Twin Pack, Super Puma, dan Hercules.

Para pengujung dapat melihat foto dengan penjelasan detail mengenai spesifikasi pesawat– yang menjadi nama untuk masing-masing ruang–yang tertempel di samping pintu masuknya.
“Ini karaoke yang memberikan kenyamanan bagi seluruh anggota keluarga sekaligus menawarkan pembelajaran mengenai pesawat terbang yang telah dimiliki Indonesia,” katanya.

Pengunjung Nuansa Family Karaoke dapat memilih sekitar 40.000 judul lagu dengan menggunakan remote control sehingga tidak perlu beranjak dari tempat duduknya, apalagi didukung oleh mik tanpa kabel.

Menurut Hans, konsep karaoke keluarga yang ditawarkannya itu dapat menjadi alternatif hiburan bagi masyarakan Jakarta, khususnya bagi keluarga yang ingin meluangkan waktu berekreasi bersama.

Bisnis Indonesia

Kategori: Gaya Hidup

BI Nilai Perekonomian Nasional Masih Berdaya Tahan

Agustus 3, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Bank Indonesia menyatakan daya tahan perekomian Indonesia terhdap ancaman krisis cukup kuat karena kondisi fundamental ekonomi makro saat ini masih stabil.

Direktur Perencanaan Strategis dan Humas Bank Indonesia Budi Mulya menuturkan, angka inflasi tahunan sampai Juli lalu sebesar 6,06 persen masih di dalam proyeksi inflasi bank sentral tahun ini, yakni enam plus-minus satu persen. “Meski kami tahu ada impact pada Juli lalu terhadap lalu lintas modal, tap jumlahnya masih kecil,” katanya di Jakarta, Jumat (3/8).

Dia memaparkan, Juli 2007, ada aliran dana keluar (capital outflow) pada Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Utang Negara (SUN) sebesar Rp 11 triliun.Artinya, selama sebulan dana yang keluar hanya sekitar US$ 1 miliar. “Tapi ini hanya disebabkan rebalancing portofolio investor, jadi kami harap hanya sementara,” ujarnya.

Budi menilai anjloknya pasar saham belakangan ini merupakan fenomena global yang disebankan krisis di pasar saham Amerika. “Tapi kan sudah recover, kami berharap pasar kita ikut,” tuturnya. Dia memastikan, Bank Indonesia sebagai otoritas moneter akan terus mencermati pasar dan berada di dalamnya.

Tempo Interaktif

Kategori: Berita Utama (1)

Perjanjian Kemitraan Ekonomi Indonesia-Jepang, Ada Peluang Bisnis Senilai US$ 65 Miliar

Agustus 3, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Bank Indonesia menyatakan daya tahan perekomian Indonesia terhdap ancaman krisis cukup kuat karena kondisi fundamental ekonomi makro saat ini masih stabil.

Direktur Perencanaan Strategis dan Humas Bank Indonesia Budi Mulya menuturkan, angka inflasi tahunan sampai Juli lalu sebesar 6,06 persen masih di dalam proyeksi inflasi bank sentral tahun ini, yakni enam plus-minus satu persen. “Meski kami tahu ada impact pada Juli lalu terhadap lalu lintas modal, tap jumlahnya masih kecil,” katanya di Jakarta, Jumat (3/8).

Dia memaparkan, Juli 2007, ada aliran dana keluar (capital outflow) pada Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Utang Negara (SUN) sebesar Rp 11 triliun.Artinya, selama sebulan dana yang keluar hanya sekitar US$ 1 miliar. “Tapi ini hanya disebabkan rebalancing portofolio investor, jadi kami harap hanya sementara,” ujarnya.

Budi menilai anjloknya pasar saham belakangan ini merupakan fenomena global yang disebankan krisis di pasar saham Amerika. “Tapi kan sudah recover, kami berharap pasar kita ikut,” tuturnya. Dia memastikan, Bank Indonesia sebagai otoritas moneter akan terus mencermati pasar dan berada di dalamnya.

Tempo Interaktif

Kategori: Berita Utama (1)

Genjot Produksi, Inco Indonesia Bangun Pabrik Baru

Agustus 3, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

PT Inco Indonesia berencana membangun dua pabrik produksi nikel dengan total investasi lebih dari US$ 2,5 miliar.

Arif Siregar, President and Chief Executive PT International Nickel Indonesia Tbk, mengatakan pabrik di pulau Sulawesi itu akan meninngkatkan produksi tahunan Inco hingga 300 juta pon sampai 2016.

Tahun ini, perusahaan yang dimiliki Companhia Vale do Rio Doce Brazil—melalui Inco Ltd. Canada—itu mentargetkan produksi 160-165 juta pon nikel.

“Kami ingin memulai pengoperasian pabrik secepatnya,” ujar Arif kemarin.

Penghasilan bersih Inco pada enam bulan terakhir meningkat jadi US$ 707,01 juta dari US$ 123,28 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Tempo Interaktif

Kategori: Mineral & Energi

Depdagri Masih Kaji Soal Calon Independen

Agustus 3, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Departemen Dalam Negeri masih melakukan kajian atas keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memungkinkan calon independen mengikuti pilkada. Hal itu dikatakan Kepala Pusat Penerangan Depdagri Saut Situmorang di Jakarta, Jumat (3/8).Saut mengatakan, pemerintah tidak mempermasalahkan revisi UU No 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi usul inisiatif DPR atau merupakan usulan pemerintah.

“Tidak ada masalah siapa yang mengusulkan. Nantinya DPR dan pemerintah akan duduk bersama membahasnya,” katanya.

Menurut Saut, kajian yang sedang dilakukan Depdagri itu nantinya akan disandingkan dengan kajian yang dilakukan DPR. “Saya rasa DPR juga melakukan kajian dalam masalah ini,” ujarnya.

Media Indonesia

Kategori: Berita Utama (1)

Calon Independen Harus Diatur UU

Agustus 3, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan calon independen dalam pilkada harus diatur melalui UU guna menghindari kekacauan. Hal itu ditegaskan Wapres di Jakarta, Jumat (3/8).Mengenai kapan UU seharusnya disahkan, Wapres menunjuk DPR sebagai lembaga negara yang memiliki kewenangan membentuk UU.

Dengan kondisi seperti itu, Wapres tidak khawatir pemerintah akan menuai gugatan terkait pencalonan kepala daerah di berbagai tempat yang digelar dalam waktu dekat ini.

“Siapa yang mau digugat, tidak ada yang dirugikan karena memang belum ada UU,” tuturnya.

Media Indonesia

Kategori: Berita Utama (1)

Presiden Putin akan Kunjungi Indonesia

Agustus 3, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Presiden Rusia Vladimir Putin rencananya akan berkunjung ke Indonesia pertengahan September 2007. Di Indonesia, Putin akan menandatangani perjanjian investasi Indonesia-Rusia.”Rusia sedang mempersiapkan berbagai perjanjian yang terdiri atas 10 draf dan salah satunya adalah investasi bisnis antar dua negara,” kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov di Jakarta, Kamis (2/8).

Menurut dia, perjanjian yang sedang dipersiapkan sebanyak 10 draf tersebut, sepertinya tidak akan semuanya siap untuk ditandatangani pada saat Presiden Putin dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu di Jakarta.

“Tetapi saya yakinkan banyak dari perjanjian tersebut akan siap, yang salah satunya pada masalah investasi juga masalah perikanan,” ucapnya.

Ivanov mengatakan, selama kunjungan Putin ke Jakarta, berbagai pertemuan forum bisnis akan diadakan yang mempertemukan lebih dari 500 kalangan bisnis baik dari Federasi Rusia ataupun Indonesia sendiri.

“Yang utama adalah bagaimana pertemuan tersebut dapat meningkatkan hubungan bisnis antara dua negara,” kata dia.

Ia melanjutkan, sebelum Presiden Putin berkunjung, Kedutaan Besar Rusia dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) akan menggelar berbagai acara kesenian yang bertujuan meningkatkan hubungan persahabatan antar dua negara.

“Pada 22 Agustus hingga 25 Agustus akan diadakan pameran lukisan serta festival kesenian yang mempertemukan seniman-seniman Indonesia dan Rusia di berbagai tempat di Jakarta,” katanya.

Ketika ditanya apakah Presiden Putin dan Presiden Yudhoyono juga akan menyepakati masalah kerja sama pertahanan, Ivanov mengatakan ada kemungkinan ke arah tersebut.

“Secara teknis pihak militer Rusia telah siap melakukan kerja sama dengan siapapun, termasuk adanya latihan militer bersama antar dua negara,” ujarnya.

Menurut Ivanov, ide untuk mempersiapkan kerangka kerja sama secara resmi dalam masalah kerja sama militer telah muncul dalam pemikiran Rusia.

“Mari kita lihat saja nanti, karena itu adalah sebuah ide yang harus didiskusikan terlebih dahulu. Tetapi yang jelas pihak Federasi Rusia amat siap untuk bekerja sama tanpa ada syarat atau kondisi politis yang melatarbelakangi masalah itu,” tambah dia.

Media Indonesia

Kategori: Berita Utama (1)

Calon Independen Tunggu Revisi UU Pemda

Agustus 3, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Rapat konsultasi pimpinan DPR bersama 10 fraksi memutuskan pengaturan calon independen dimuat dalam revisi UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. Sebelum UU tersebut direvisi, pilkada belum bisa diikuti calon independen.Ketua DPR Agung Laksono mengatakan, pertemuan yang berlangsung sekitar 2,5 jam antara pukul 13.30-16.00 WIB tersebut, membahas tiga opsi yang bisa ditempuh untuk menindaklanjuti putusan MK.

“Opsi pertama, pemerintah perlu menerbitkan Perppu. Kedua, DPR dan pemerintah melakukan revisi terbatas UU 32 Tahun 2004 tentang Pemda. Ketiga, KPU menyusun tata cara pilkada dengan mempedomani UU Pemerintahan Aceh,” kata Agung Laksono, Rabu (1/8).

Dari pilihan tersebut, kata Agung, rapat sepakat menyikapi putusan MK dilakukan dengan revisi terbatas UU. Dengan revisi tersebut, dialog dan ruang kepada berbagai pihak, guna menyempurnakan tindak lanjut putusan MK akan lebih terbuka.

DPR menilai, perubahan terhadap UU, harus dilakukan dengan UU lagi. “Tidak dengan Perppu. Karena itu membatasi ruang dialog dan terkesan satu arah. Kita hindarkan hal itu,” ulasnya.

Agung mengatakan, fraksi-fraksi di DPR sepakat mengajukan revisi itu atas inisiatif Dewan. Keputusan ini akan disampaikan dalam forum konsultasi antara pimpinan DPR, fraksi-fraksi dan komisi terkait dengan Presiden dan menteri-menteri terkait. Pertemuan rencananya digelar sebelum berakhir masa reses.

Terkait dengan sejumlah daerah yang akan melakukan Pilkada dalam tahun ini, menurut Agung, diharapkan menggunakan aturan lama. “Jangan ditunda. Laksanakan berdasar UU lama.”

Dengan revisi terbatas, Agung menargetkan bisa selesai akhir tahun ini, atau paling lama awal 2008. “Kami tidak menghalangi calon independen. Bukan pula mengulur-ulur waktu. Tapi, proses perubahan memang harus melalui mekanisme demikian.”

Ketika ditanya, apakah DPR bertanggung jawab bila terjadi chaos karena terhalangnya para calon independen mengikuti Pilkada tahun ini, Agung mengelak. “Kami akan bekerja secepatnya, semuanya harap mampu menahan diri. Ini kan bukan keputusan DPR, tapi keputusan MK yang harus kita terima.”

Media Indonesia

Kategori: Berita Utama (1)

GACA Nilai Garuda Layak Terbang ke Arab

Agustus 3, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Tim General Authority of Civil Aviation (GACA) Kerajaan Arab Saudi yang memulai proses audit penerbangan nasional sejak Senin lalu menyatakan puas terhadap hasil verifikasi. GACA memutuskan menjadikan maskapai Garuda Indonesia sebagai sampel untuk pemeriksaan.Ketua Tim GACA Berenji Mohammed Rashad menyatakan Garuda sangat layak untuk penerbangan ke Arab Saudi. “Termasuk juga untuk pelayanan haji,” ujarnya seusai bertemu Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal di Jakarta, Kamis (2/8).

Jusman mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan GACA antara lain terhadap operator dan regulator. “Pihak GACA menyarankan perlunya ada keseimbangan antara pertumbuhan penumpang dan kapasitas regulator di Indonesia,” ucapnya.

Seperti diketahui GACA melakukan verifikasi terkait permintaan klarifikasi dari Arab Saudi atas larangan terbang yang dikeluarkan Uni Eropa. Langkah pemeriksaan akan difokuskan pada pendekatan teknik.

Langkah-langkah verifikasi itu adalah oversight audit, fact finding, evidence, corrective action, dan final decision. Dengan datangnya GACA ke Indonesia untuk melakukan verifikasi, maka pemerintah tidak akan mengirim tim lagi ke Arab Saudi. Budhi juga menyatakan siap menerima delegasi dari negara lain jika ingin melakukan hal yang sama terhadap penerbangan Indonesia.

Media Indonesia

Kategori: Otomotif & Transportasi

ACC Bidik Sektor UKM

Agustus 3, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

PT Astra Credit Company (ACC) memperluas cakupan bisnis pembiayaannya dengan meluncurkan program retail business commercial. Program baru ini membidik pelaku usaha kecil dan menengah dalam pengadaan alat transportasi.”Peluang di sektor UKM untuk kendaraan operasional ini cukup terbuka dan ACC akan memanfaatkan pasar ini,” kata Direktur Marketing PT ACC Margono Tanuwijaya kepada Media Indonesia di Jakarta, Jumat (3/8).

Menurutnya, potensi bisnis pembiayaan kendaraan bermotor di dalam negeri saat ini lebih baik dari pada kondisi tahun lalu. Jika penjualan kendaraan bermotor pada 2006 merosot, tahun ini diprediksi justru meningkat bahkan diperkirakan melampaui angka 400 ribu unit.

Margono mengemukakan saat ini transaksi pembelian kendaraan bermotor masih didominasi dengan cara kredit, yaitu sekitar 80%. Sedangkan sisanya melalui transaksi tunai.

“Mayoritas kredit ini tidak luput dari kecenderungan bunga bank yang semakin turun dan itu juga menjadi insentif perusahaan pembiayaan seperti ACC,” katanya.

Melihat perkembangan sektor bisnis yang kiat bergeliat, papar Margono, kebutuhan kendaraan komersial, seperti truk dan pick up, dipastikan meningkat. Karena itu, ACC melirik pangsa pasar UKM dalam pengadaan kendaraan komersial.

“Dengan program retail business comersial ini kita harapkan ikut mendorong pertumbuhan sektor UKM yang pada akhirnya menyumbang laju pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Strategi ACC ini juga ditempuh untuk semakin meningkatkan kinerja perseroan yang per Juni 2007 telah membukukan pembiayaan 37,75 % lebih tinggi dibandingkan dengan Jun1 2006.

Dengan demikian, ACC membukukan Laba bersih di Juni 2007 naik 53,48% ketimbang laba bersih yang diperoleh pada Juni 2006.

Sementara posisi nett losses per Juni 2007 menurun 3,5 poin dari posisi Juni 2006, dan ROAE naik 7,2 poin dari posisi Juni 2006.

Margono memaparkan per semester 1 2007 unit pembiayaan ACC sudah mencapai angka 60% dari keseluruhan penjualan sepanjang 2006. ”Kita optimistis dengan pencapaian semester 2 tahun 2007, sehingga mengkoreksi target penjualannya di semester 2 menjadi 7% lebih tinggi dari target sebelumnya,” ujarnya.

Media Indonesia

Kategori: Otomotif & Transportasi