Buletin Bisnis

60 Chief Information Officer Disiapkan

Agustus 14, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Pemerintah tengah mempersiapkan 60 pejabat eselon III untuk menjadi Chief Information Officer (CIO) atau Kepala Teknologi Informasi di setiap departemen dan pemerintah daerah. Calon CIO itu kini menjalani pendidikan di Universitas Gajah Mada dan Institut Teknologi Bandung.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Muhammad Nuh, mengatakan calon kepala teknologi informasi itu akan mulai menjalani tugasnya awal tahun depan. Pada tahap awal, mereka akan mempelajari karakteristik teknologi informasi di setiap departemen dan instansi pemerintah.

“Setelah itu mereka (CIO) akan membangun jaringan informasi pemerintahan yang saling terhubung antar instansi,” kata Nuh di Jakarta hari ini.

Tempo Interaktif

Kategori: Telekomunikasi & IT

Pembatasan Tarif Seluler Batal

Agustus 14, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Pemerintah tidak jadi membatasi tarif telekomunikasi seluler karena akan terbentuk sendiri lewat mekanisme pasar.

Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi Departemen Komunikasi dan Informatika, Basuki Yusuf Iskandar, mengatakan pengaturan tarif batas atas dan bawah untuk telekomunikasi seluler justru akan merugikan pelanggan.

Pasalnya, tarif telekomunikasi cenderung menurun karena teknologi yang digunakan bakal semakin murah. “Jadi, kalau dibatasi maka tarif tidak akan turun akibat terbentur regulasi,” kata Basuki di Jakarta, hari ini.

Namun untuk layanan telepon tetap kabel, pemerintah akan menerapkan aturan tarif batas atas. Sebab layanan ini adalah jasa teleponi dasar dan hanya ada satu operator yang memiliki jaringan.

Pemerintah, kata Basuki, akan mengeluarkan skema penghitungan tarif untuk menjamin kompetisi dilakukan secara benar tanpa ada operator yang melakukan dumping harga. Sehingga, operator tetap bisa mengembangkan layanan meskipun tarifnya murah.

Tempo Interaktif

Kategori: Telekomunikasi & IT

Cadangan Minyak Indonesia Baru Dieksplorasi 50%

Agustus 14, 2007 · & Komentar

Potensi cadangan minyak di Indonesia sangat besar. Namun, hingga kini potensi tersebut baru tergarap dalam kisaran  50 persen. Potensi cadangan minyak terbesar berada di lepas pantai sehingga untuk mengeksplorasi dibutuhkan biaya yang sangat mahal dan risiko kegagalan yang cukup tinggi.

“Di Indonesia terdapat 60 cekungan atau lapisan tanah yang mengandung minyak. Sebagian besar cekungan tersebut berada di lepas Pantai yang membutuhkan biaya cukup besar dan risiko tinggi untuk dilakukan eksplorasi,” ujar Direktur Utama Apexindo Duta Pratama Tbk  Hertriono, di Bantul, Yogyakarta, Selasa (14/8/2007).

Lebih lanjut Hertriono menyatakan, untuk biaya eksplorasi minyak lepas pantai dibutuhkan biaya USD100 juta, sedangkan risiko juga sangat tinggi. Sedangkan untuk eksplorasi minyak didaratan hanya dibutuhkan biaya USD10 juta dengan risiko yang relatif kecil

“Eksplorasi dengan biaya mencapai USD100 juta belum tentu menghasilkan minyak dalam jumlah yang cukup besar, bahkan terkadang sama sekali tidak menghasilkan minyak,” terang Hertriono.

Dia menambahkan, kandungan minyak Indonesia yang berada di daratan sudah hampir habis dan terkonsentrasi pada lepas pantai. Dengan harga minyak saat ini mencapai USD77 per barel, harga tersebut menurut Hertriono sudah bisa untuk membiaya ekplorasi minyak yang ada di lepas pantai.

“Teknologi untuk ekplorasi minyak di lepas pantai sudah ada di Indonesia, sehingga tinggal menunggu perusahaan yang berani melakukan eksplorasi minyak di lepas pantai,” kata Hertriono.

Okezone

Kategori: Mineral & Energi

Induk usaha BUMN 60 hotel akan dibentuk

Agustus 14, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kementerian BUMN berencana membentuk perusahaan induk yang menaungi sekitar 60 hotel milik sejumlah perusahaan milik negara seperti Patra Jasa, Aerowisata maupun sejumlah perusahaan lainnya.

Menneg BUMN Sofyan A. Djalil mengatakan setelah hotel yang dimiliki oleh perusahaan milik negara bisa disatukan pengelolaannya dalam satu perusahaan maka akan dilanjutkan dengan mengundang investor strategis.

“Rencana tersebut sedang dalam proses pengkajian. Yang jelas banyak hotel yang dimiliki BUMN dengan lokasi bagus tetapi tidak dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya siang ini.

Dia menuturkan bentuk pasti dari konsolidasi hotel-hotel tersebut akan dikaji dulu apakah dalam bentuk perusahaan induk atau anak perusahaan yang baru.

Bisnis Indonesia

Kategori: Properti & Infrastruktur

21 Jalan layang di Jakarta dioperasikan

Agustus 14, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Sedikitnya 21 jalan layang dan 42 jalan bawah tanah baru di wilayah DKI Jakarta akan segera? beroperasi.

Wisnu Subagyojusuf, Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta mengatakan, Pemprov DKI mentargetkan 21 fly over (jalan layang) dan Under Pas (Jalan bawah tanah) itu selesai akhir 2007. Dengan begitu awal 2008 seluruh proyek tersebut sudah resmi beroperasi.

Sementara dalam waktu dekat, kata Wisnu, gubernur Sutiyoso juga akan akan diresmikan pengoperasian fly over Roxi Mas, Cipulir serta Jalan Angkasa, Kemayoran.

“Jadi selama lima tahun ke depan kami akan membangun? 42 underpass dan 92 fly over disamping 52 fly over dan underpass yang dilakukan pemerintah pusat,” ujar Wisnus seusai mendampingi Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso meresmikan beberapa pengoperasian sejumlah jalan layang di Jakarta hari ini.

Proyek jalan layang itu adalah di Pasar Minggu, Pesanggrahan, Martadinata, serta Rumah Pompa Penjaringan Junction tol Sedyatmo di ancol Jakarta Utara.

Menurut Wisnu, nilai investasi fly over (FO) Pasar Minggu itu sebesar Rp61 miliar, Pesanggrahan Rp 15 miliar, Martadianata Rp45 miliar serta Rumah Pompa senilai Rp38 miliar.

Dalam kesempatan itu Sutiyoso mengatakan Pemprov DKI telah banyak meresmikan fly over sebagai bentuk dari peningkatan pelayanan publik. Saat ini jalan layang dan jalan bawah tanah terbukti dapat membantu mengurangi kemacetan.

“Namun terus terang? DKI tak mampu mengikuti pertumbuhan jalan kota sesuai dengan pertumbuhan kendaraan bermotor,” katanya.

Apalagi, kata dia, pembangunan jalan baru akan membutuhkan dana yang besar khususnya untuk pembebasan lahan. “Tidak jarang pembebasan lahan untuk jalan itu harganya tidak lazim,” katanya.

Bisnis Indonesia

Kategori: Properti & Infrastruktur

700 Pengusaha Minang akan bertemu di Padang

Agustus 14, 2007 · & Komentar

Sedikitnya 700? pengusaha asal Minangkabau dari berbabagi penjuru dunia akan bertemu dalam satu acara Silaturahmi Saudagar Minang (SSM) di Padang pada Idul Fitri 2007.

Pertemuan itu menurut rencana dihadiri Wapres Jusuf Kalla dan Wakil PM Malaysia YAB Dato’ Sri Mohd. Najib bin Tun Haji Abdul Razak.

Ketua Panitia Pelaksana Silaturahmi Saudagar Minang (SSM) Firdaus HB menjelaskan pertemuan SSM 2007 ini akan berlangsung pada 19-21 Oktober 2007 di kota Padang. Selain bersilaturahim, para saudagar ini saling berbagi pengalaman dalam sebuah dialog bisnis dan diharapkan bisa membangun jaringan menghadapi globalisasi.

Pengusaha Minang dari Surabaya ini menjelaskan Wapres dalam pertemuan dengan 13 anggota tim penggagas dipimpin Fahmi Idris bersama Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi di Istana Wapres beberapa waktu lalu, sangat mendukung diadakannya pertemuan para saudagar tersebut.

“Beliau memberi kami cimeti, pelecut, agar bisa menyelenggarakan silaturahim itu untuk membangkitkan kembali spirit dagang yang dimiliki urang awak ini. Saudagar Bugis saja sudah mengadakan sejak delapan tahun yang lalu dan rutin diselenggarakan setiap tahunnya,” kata Firdaus.

Wapres selaku sumando Minang, kata Firdaus, sudah menyatakan siap menghadiri acara yang baru untuk pertama kalinya digelar oleh kalangan saudagar. “Insya Allah, Wapres akan ikut hadir dalam pertemuan yang akan dibarengi juga dengan bakti sosial,” ujarnya.

SSM 2007, kata Firdaus, bukan hanya milik saudagar Minang di Jakarta saja dari Sumatra Barat saja, tetapi seluruh saudagar Minang di mana pun. Selain Wapres, dua sumando Minang, masing-masing Gubernur Sumatra Selatan? Syahrial Oesman Tuanku Bagindo nan Basa bakal memimpin para saudagar Minang dari Palembang, dan Timbalan/Wakil Perdana Menteri Malaysia YAB Dato’ Sri Mohd. Najib bin Tun Haji Abdul Razak akan memimpin kepulangan para Saudagar Minang dari tanah semenanjung itu.

Sekretaris Panitia Pengarah Rainal Rais mengatakan ide SSM ini sudah lama dirancang untuk membangkitkan kembali spirit dagang orang Minang yang dikenal luas sebagai masyarakat wira usaha.

Rainal menambahkan di era global sekarang, sulit untuk menghadapinya sendiri-sendiri. Karena itu, sinergi antara sesama suadagar, baik antara saudagar Minang yang ada di kampung dengan yang di rantau, maupun dengan daerah lain seperti dari Betawi, Bugis, Batak, Aceh, Jogya dan Banjar.

Bisnis Indonesia

Kategori: Berita Utama (1)

AdamAir raih 2,5 juta penumpang

Agustus 14, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Maskapai penerbangan AdamAir selama enam bulan pertama pada tahun ini mengangkut penumpang 2,5 juta dari target enam juta penumpang yang dipatok perusahaan itu untuk 2007.

Direktur Komersial AdamAir Yundi Suherman mengakui selama tahun ini perusahaannya menghadapi masa sulit a.l. terjadi? penurunan penumpang? yang disebabkan dampak kecelakaan pesawat AdamAir pada awal tahun dan terjadi banjir yang menimpa ibukota.

“Ini berdampak kepada jumlah penumpang. Namun demikian selama semester I 2007 kami berhasil mengangkut 2,5 juta penumpang,” ujar Yundi kepada Bisnis hari ini.

Yundi menjelaskan pada tahun lalu perusahaannya berhasil meraih penumpang sedikitnya enam juta penumpang, dan pada 2007 ini ditargetkan di atas angka itu.

Guna memperbaiki kualitas operasi? dan meningkatkan keselamatan? penerbangan AdamAir menganggarkan sedikitnya Rp25 miliar untuk? memenuhi standar IATA Operational Safety Audit (IOSA) untuk meningkatkan keselamatan.

Dirut AdamAir Adam Adhitya Suherman mengatakan anggaran itu akan difokuskan untuk program up-date manual dan? penerapan sistem teknologi informasi.

“Mudah-mudahan melalui program tersebut pada 2008 AdamAir bisa memenuhi standar IOSA,” ujar Adam.

Maskapai AdamAir saat ini menempati peringkat kategori II dan sebelumnya kategori III. Dengan perolehan standar IOSA pada 2008 diharapkan perusahaannya memenuhi standar internasional yang diterapkan dunia penerbangan dan naik ke posisi I.

AdamAir menjelang akhir tahun ini membuka sedikitnya dua rute baru yakni Jakarta-Ambon (Maluku) dan Jakarta-Kupang (Nusa Tenggara Timur), menyusul kedatangan dua dari enam pesawat yang dipesan operator penerbangan tersebut.

AdamAir saat ini menerbangi sedikitnya 21 kota tujuan di dalam negeri dan dua kota tujuan di mancanegara yakni Penang (Malaysia) dan Singapura. Dengan kedatangan dua pesawat baru tersebut, AdamAir kini memiliki 23 unit armada yang terdiri Boeing 737 seri 200, 300, dan 400.

Selain memperkuat rute dalam negeri, AdamAir juga akan membuka sejumlah rute internasional a.l. Jakarta-Hong Kong dan Jakarta-China. Saat ini maskapai tersebut melayani rute internasional dari Jakarta ke Singapura dan Penang. Rencana AdamAir akan terbang ke Hong Kong dan China.

Bisnis Indonesia

Kategori: Otomotif & Transportasi

Laporan Keuangan Aneka Tambang Terbaik

Agustus 14, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Pemerintah menggelar Annual Report Award 2006. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan dengan laporan keuangan terbaik.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kompetisi yang digelar setiap tahun ini diharapkan dapat memicu perusahaan memperbaiki laporan keuangan dan mengelola aset-asetnya.

Predikat juara umum diberikan kepada PT Aneka Tambang Tbk. Untuk kategori BUMN keuangan terbaik, penghargaan jatuh kepada PT Bank Mandiri Tbk, BUMN keuangan non listed terbaik adalah PT Jamsostek (persero) dan BUMN non keuangan terbaik yaitu PT Petrokimia Gresik.

Sedangkan untuk perusahaan keuangan terbaik adalah PT Bank Niaga Tbk dan perusahaan non keuangan adalah PT Indosat Tbk.

Ketua Dewan Juri Marie Muhammad mengatakan, penilaian dilakukan secara bertahap. Kriteria yang baik antara lain, penyajian laporan keuangan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, kelengkapan, profil perusahaan, analisa manajemen atas kinerja serta sumbangan perusahaan terhadap masalah sosial dan lingkungan hidup.

Tempo Interaktif

Kategori: Tak Berkategori

Telkom Akan Beli Balik Saham Tahap Kedua

Agustus 14, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) akan segera merealisasikan program pembelian kembali saham (buy back ) tahap kedua. Perusahaan telekomunikasi milik negara ini menyiapkan dana sekitar Rp 2 triliun. “Itu yang sudah disetujui di RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham),” kata Direktur Utama Telkom Rinaldy Firmasyah kepada wartawan seusai acara “Annual Report Award” di Jakarta, Selasa (14/8).

Dia menjelaskan, aksi pembelian kembali saham perseroan tersebut merupakan kelanjutan dari program serupa tahap pertama. Untuk membeli kembali saham perseroan dari pasar Telkom mengeluarkan dana senilai Rp 1,9 triliun. “Untuk tahap kedua akan dilakukan selama 18 bulan setelah RUPS Mei mendatang,” ujarnya.

Selain membeli kembali saham, Telkom masih memiliki aksi korporasi lain, yakni mengakuisisi perusahaan berbasis telekomunikasi. Pembeli kembali perusahaan ini dalam rangka memperkuat bisnis telkom sebagai penyedia jasa telekomunikasi. Salah satu perusahaan yang akan diambilalih oleh Telkom antara lain PT Indonesia Comnet Plus (Icon +). Icon + merupakan bergerak di bidang penyediaan jasa layanan berbasis satelit (VSAT), internet protocol dan jaringan komunikasi lewat kabel optik.

Namun, Rinaldy belum bisa memastikan rencana akusisi anak perusahaan milik PT PLN (persero) tersebut. Hingga saat ini Manajemen Telkom juga belum menyampaikan rencana aksi itu kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara selaku pemegang saham. “Itu masih rahasia,” ujarnya.

Mengenai target perolehan pelanggan, dia optimistis Telkom dapat meraih lebih dari 18 juta pelanggan sepanjang tahun ini. Sebab saat ini ekonomi sedang tumbuh dan pasar telepon genggam sedang murah.

Secara nasional Telkom masih berpotensi meraup pelanggan antara 18-20 juta orang. Target tersebut berasal dari keseluruhan pelanggan di Telkom Group. “Termasuk selular,” kata Rinaldy.

Tempo Interaktif

Kategori: Telekomunikasi & IT

Tim EKKT Diperpanjang Hingga Oktober

Agustus 14, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal menyatakan, Tim Nasional Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Transportasi (Timnas EKKT) masa kerjanya diperpanjang dari tiga menjadi enam bulan sehingga lembaga gugus tugas bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu akan berakhir sampai Oktober 2007.”Tadinya, saya usul diperpanjang tiga bulan, tetapi Presiden SBY memberikan arahan dan menyetujui ditambah enam bulan lagi untuk mengawal isu keamanan dan keselamatan transportasi nasional bersama stake holder lainnya,” kata Jusman saat memberikan sambutan ketika membuka diskusi Meja Bundar Keselamatan Penerbangan di Jakarta, Selasa.

Ketua Timnas EKKT Marsekal TNI (Purn) Cheppy Hakim di sela acara itu menegaskan, perpanjangan tugas itu dengan fokus utama adalah mengembalikan kepercayaan dunia internasional terhadap sektor transportasi di Indonesia, khususnya angkutan udara yang terlanjur mendapatkan penilaian negatif dari sejumlah negara.

“Kongkretnya, bersama pemerintah, Timnas EKKT akan memonitor pelaksanaan road map to zero accident melalui sejumlah aksi dan rencana strategis,” kata Cheppy.

Namun, Cheppy enggan merinci saat didesak, langkah kongkret apa yang akan dilakukan timnya terkait dengan rencana jangka pendek, menengah maupun panjang.

“Laporannya kan sudah ke presiden. Anda kan sudah tahu,” kata Cheppy.

Pimpin Tim ke Eropa

Sementara itu, sejumlah sumber di lingkungan Departemen Perhubungan (Dephub) menyebutkan, Cheppy disebut-sebut akan memimpin tim dari Dirjen Perhubungan Udara, Dephub yang hendak melakukan kunjungan ke Uni Eropa untuk menjelaskan posisi dan aksi Indonesia terkait pelarangan maskapai Indonesia oleh Uni Eropa mulai 6 Juli 2007.

“Tiket memang sudah dalam proses dipesan untuk perjalanan ke Eropa. Tapi, rasanya tak benar kalau Pak Cheppy yang memimpin,” kata Direktur Sertifikasi Kelaikan Udara Dephub, Yurlis Hasibuan.

Namun, Kepala Pusat Komunikasi Publik (Kapuskom) Departemen Perhubungan, Bambang S Ervan yang dihubungi terpisah, belum bisa memastikan, apakah Cheppy dalam tim itu akan bertindak sebagai ketua tim.

“Pak Cheppy diperlukan juga sebagai wakil pemerintah Indonesia. Kita butuh beliau sebagai orang berpengalaman dan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU). Jadi, dia juga pelobi handal,” kata Bambang.

Bambang juga menegaskan, keberangkatan ke Uni Eropa dijadwalkan akhir Agustus atau lebih cepat dari rencana semula pada Oktober 2007 untuk memberikan penjelasan kepada Komisi Uni Eropa.

Padahal, Timnas EKKT yang dibentuk berdasarkan Keppres Nomor 3 Tahun 2007 tanggal 11 januari 2007 itu tugas utamanya adalah melakukan penyelidikan menyeluruh dan evaluasi terhadap keselamatan dan keamanan transportasi, menyusul terjadinya banyak kecelakaan transportasi selama 5 tahun terakhir.

Tim ini juga memiliki tugas melakukan penelitian terhadap regulasi, standar dan prosedur keselamatan transportasi yang berlaku dan penerapannya, serta saran perbaikan dalam rangka mewujudkan keselamatan dan keamanan transportasi.

Sesuai Keppres Timnas EKKT yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden ini memiliki masa tugas selama 3 (tiga) bulan dan melaporkan hasil pelaksanaannya tugasnya langsung kepada Presiden. Namun, hal itu diperpanjang enam bulan lagi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Tim itu terdiri dari Marsekal TNI (Purn) Cheppy Hakim sebagai Ketua, DR Ir Budhi M Suyitno sebagai wakil ketua, Laksda TNI (Purn) Yayun Riyanto sebagai Sekretaris dan empat orang anggota masing-masing Prof Oetarjo Diran, Ir Yusman SD, Prof Priyatna Abdurasyid, dan Tengku Burhanuddin.

Media Indonesia

Kategori: Otomotif & Transportasi