Buletin Bisnis

DYNAMIC FLOW YOGA, Fisik Prima, Pikiran Tenang

Agustus 26, 2007 · 1 Komentar

SEBAGAI bagian dari flow yoga,dynamic menjadi alternatif bagi mereka yang ingin melatih fisik sekaligus pikiran.Perlu kekuatan prima untuk melakukan gerakan-gerakannya.

Yoga sejatinya adalah sebuah seni pernapasan yang menyeimbangkan pikiran, tubuh, dan spiritual. Dengan melakukan yoga, pikiran dan tubuh akan menjadi rileks.Yoga menuntun jiwa dan pikiran dalam sebuah ketenangan. Orang pun bisa menghadapi permasalahan hidup dengan lebih jernih dan bijaksana.

Seiring perkembangan zaman, yoga berkembang menjadi bagian olahraga pernapasan.Selain pikiran menjadi tenang, gerakan yoga juga mengolah fisik dan memelihara kebugaran. Apalagi untuk jenis dynamic flow.Yoga ini melatih keseluruhan otot-otot yang ada dalam tubuh dalam gerakan-gerakannya.

Dynamic memerlukan kekuatan atau power yang lebih untuk bergerak. Bukan hanya pernapasan yang selaras dengan gerakan, juga bagaimana gerakan tersebut memiliki kekuatan yang mengencangkan dan melatih otot-otot yang ada. Dalam satu jam latihan, dynamic flow bisa melakukan pembakaran sebanyak 600 hingga 700 kalori.

Artinya, dynamic melakukan kerja yang sama seperti halnya gerakan aerobik high impactyang memang energik. “Bedanya di yoga ini tidak ada tekanan-tekanan. Ada beberapa gerakan, seperti meloncat yang hampir sama seperti high impact,tapi di sini kita melakukannya tidak secara jumping, tapi mengalir,” ungkap praktisi yoga,Ferry Astora,yang mengkhususkan diri pada dynamic flow yoga.

Menurut dia, dynamic flow memberikan tantangan yang lebih dibanding jenis yoga yang lain.Apalagi bagi pencinta fitnes yang menyukai yoga untuk kebutuhan fisik. Selain memerlukan power dalam setiap gerakan, jenis yoga ini sangat dinamis.Sesuai dengan namanya, dari satu gerakan ke gerakan lain, selalu memerlukan perpindahan baru. Gerakan tersebut selalu menggunakan gerakan yoga yang berbeda.

Sementara perputarannya terus berlanjut tanpa memerlukan break.Tidak heran bila fisik benar-benar dikuras untuk melakukan latihan ini.Tantangan yang m e n u – rut Ferry justru membuat banyak orang penasaran untuk mencobanya. “Gerakan ini memang berat dan susah.Tapi, kenyataannya, banyak orang yang antusias mengikuti kelas saya. Bila biasanya kelas yoga diisi oleh 15 orang. Untuk latihan ini, kelas bisa penuh,jumlah peserta bisa mencapai 30 hingga 45 orang,” tutur instruktur yoga di Fitness First Jakarta itu.

Dalam yoga sendiri,gerakan dinamis dan strong sebenarnya sudah ada sejak lama.Ashtonga yoga misalnya, menghadirkan gerakan powerful dan energik. Namun, gerakan pada yoga tersebut masih tergolong baku.Sebab, yoga tersebut memang termasuk dalam golongan tradisional yang masih saklak dengan pakem yang ada.

Padahal dalam perkembangan zaman, yoga juga bergerak dinamis mengikuti kebutuhan manusia.Terutama bagi mereka yang merasa jenuh dengan gerakan baku,dan ingin mencoba sesuatu yang baru. Dynamic flow menekankan kekuatan dan ketahanan tubuh. Selain itu, ritme atau pergantian dari satu gerakan ke gerakan lain jauh lebih cepat.Yoga jenis ini berusaha menggabungkan pose yang berenergi dengan gerakan lantai yang santai.

Namun, di saat bersamaan gerakan ini juga menampilkan gerakan beban, dengan topangan dari berat badan sendiri. Dengan mengikuti yoga ini kekuatan inti tubuh dapat terbangun, sekaligus meningkatkan daya tahan dan stamina. “Ada yoga yang lebih ke meditasi, tapi kalau ini memang lebih ditujukan kepada fisik.Namun tidak melupakan pikiran juga,” tutur Izma Knaggs,Yoga Coordinator Fitness First.

Menurut Izma, dynamic merupakan bagian dari tahapan flow yoga yang memerlukan kemampuan ekstra. Artinya, untuk mengikuti latihan, orang harus menguasai tahapan yoga bagi pemula.Sebab,gerakan ini memerlukan pengetahuan terhadap pose-pose dalam yoga. Selain itu, kekuatan dan ketahanan tubuh mutlak dibutuhkan. Dalam jenis flow yang dikembangkan oleh Fitness First, ada tahapan yoga yang dinamakan gentle. Bagian dari jenis flow,yang memang diperuntukkan bagi pemula.

Gentle terbuka bagi semua kalangan bahkan mereka yang tengah hamil maupun pascamelahirkan bisa mengikuti kelas ini. Gerakannya sendiri lebih lambat dan mudah untuk diikuti. Sebab,banyak menampilkan gerakan streetching yang tergolong umum. Kalau untuk dynamic,mereka yang ingin mencoba harus familier dengan gerakan pose-pose di yoga.

Mereka yang sudah cukup kuat,baik otot perut, bahu, trisep,bisep,boleh masuk ke dynamic. Dalam satu gerakan bisa satu napas. “Saya anjurkan mereka untuk mengikuti kelas gentlekarena gerakannya lebih mudah dan lebih soft untuk diikuti,”tandas Izma, instruktur senior yang memulai karier mengajarnya sejak tahun 2000.

Pembentukan Manajemen Emosi

DYNAMICflow yoga tidak hanya bermanfaat dalam pembakaran kalori yang besar, juga dapat membentuk otot-otot tubuh secara menyeluruh.

Selain melatih pikiran dan ketenangan jiwa, yoga ini secara tidak langsung memberikan latihan pada otot-otot tubuh yang ada. Dari atas hingga bagian bawah. Satu gerakan pada yoga ini bisa mengolah sejumlah otot tubuh yang ada. Bahkan pada setiap latihan, gerakan bisa difokuskan pada beberapa bagian tubuh sehingga otot-otot tersebut bisa terlatih secara optimal.

“Secara tidak langsung, gerakan-gerakan pada yoga ini juga melatih otot-otot tubuh secara keseluruhan. Sebab, gerakannya memang mengenai otototot yang ada dalam tubuh,” sebut Isma Knaggs, instruktur yoga senior yang menjadi koordinator yoga di Fitness First Jakarta. Bila dilakukan dengan baik dan kontinu, latihan yoga ini akan memberikan manfaat yang lengkap pada tubuh. Seseorang yang rajin mengikuti latihan ini akan mendapatkan kekuatan baik secara fisik maupun dalam hal emosi.

“Dengan melakukan yoga ini, postur tubuh akan lebih bagus, Kekuatan otot meningkat, daya konsentrasi bertambah, begitu pula dengan manajemen emosinya akan lebih baik,” sebut Isma. Latihan ini bisa dilakukan baik oleh laki-laki maupun perempuan dan terbuka bagi seluruh kalangan. Baik yang muda maupun yang telah berusia lanjut bisa melakukannya.

Apalagi bagi mereka yang memang sulit mendapatkan ketenangan dalam hidup. Melalui latihan ini relaksasi dapat terwujud, sekaligus membentuk tubuh menjadi lebih baik. “Biasanya di awal kelas kami membawa member agar fokus pada kelas ini saja. Mereka harus mendedikasikan latihan mereka benar-benar pada latihan. Pikiran harus kosong, tidak boleh memikirkan hal-hal lain di luar fokus latihan ini,” ujar Isma.

Dia menambahkan, dengan begitu keuntungan maksimal bisa mereka peroleh. Sebabnya pikiran, hati, dan fisik jadi satu dalam latihan ini. Keuntungan lain, latihan yoga yang benar juga memberikan postur tubuh yang optimal. Dengan melakukan gerakan-gerakan secara sempurna, postur tubuh akan terlatih dengan sendirinya. Karena itu postur tubuh ideal bisa didapat.

Tak heran bila para instruktur yoga menekankan muridnya agar melakukan setiap gerakan dengan sesempurna mungkin. “Sebab kalau dilakukan secara reguler, gerakan yang sempurna tersebut akan membantu postur tubuh terlihat lebih baik. Seperti misalnya, cara duduk yang terbiasa bongkok, akan menjadi tegak,” ujar Ferry Astoro, seorang instruktur.

Seperti halnya latihan olahraga lainnya, untuk melakukan latihan yoga pun diwajibkan untuk melakukan pemanasan, atau sun salutation (surya namaskar). Karena dengan pemanasan, otot-otot tubuh bisa melemas dan siap untuk melakukan berbagai gerakan inti.

Seputar Indonesia

Kategori: Gaya Hidup

1 response so far ↓

  • diah nazariah // November 9, 2009 pada 1:25 pm | Balas

    saya seorang yg bergerak di bidang bisnis, tetapi sangat penasaran dengan yoga. Saya sangat ingin membuka studio yoga di lokasi bisnis saya nanti. Masalahnya, saya sama sekali awam soal yoga.
    Bisakah anda membantu saya memberi info soal bagaimana peluang membuka studio yoga di daerah saya di aceh. Saya menetap di banda aceh yang setahu saya sama sekali tidak ada kelas yoga apalagi studio yoga, padahal banyak teman-teman saya yang tertarik dengan yoga

Tinggalkan sebuah Komentar