Buletin Bisnis

Portal Bisnis Syariah, Niriah.com, Diluncurkan

Agustus 30, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Publik Internet dan kalangan pebisnis Tanah Air kini memiliki satu lagi situs web rujukan: Niriah.com (www.niriah.com). Media online pertama dan satu-satunya yang fokus di bisnis syariah ini memiliki tagline “Berbisnis Sesuai Syariah” diluncurkan di Jakarta hari ini.

Portal Niriah.com lahir untuk menjembatani kesenjangan informasi antara pengusaha yang membutuhkan pembiayaan syariah dengan lembaga pembiayaan syariah serta antara konsumen dengan penyedia jasa dan produk syariah.

“Saat ini sudah banyak perbankan yang masuk ke perbankan syariah. Produk-produk syariah pun semakin banyak, termasuk asuransi. Namun, pemahaman masyarakat dan kalangan bisnis mengenai bisnis syariah masih minim,” ujar Nukman Luthfie, Direktur Utama Niriah.com.

Saat ini, kesenjangan informasi antara masyarakat dan pebisnis dengan lembaga perbankan syariah dan bisnis syariah lain sangat terasa. Misalnya saja, saat ini belum ada media skala nasional yang serius memfokuskan diri pada segmen pasar syariah. Beberapa koran memang sudah mengakomodasi ini, tetapi baru sebatas memuat sisipan syariah. Majalah syariah memang ada, namun distribusinya masih sangat terbatas. “Masih diperlukan media lain yang bisa diakses dari mana saja, kapan saja, dengan arsip yang lengkap, sekaligus interaktif. Itulah yang dipersembahkan oleh Niriah.com,” kata Nukman Luthfie.

Untuk lebih mengenalkan produk perbankan syariah, Niriah.com juga menyediakan fasilitas yang disebut Simulasi Pembiayaan dan Bagi Hasil Dana. Di sini pengunjung bisa melakukan simulasi pembiayaan dengan model Mudharabah, Musyarakah dan Murabahah serta menimbang untung ruginya berinvestasi di perbankan syariah. “Idealnya seluruh bank syariah akan memiliki fasilitas simulasi di Niriah.com,” jelas Imam S. Machmud, Direktur Eksekutif Niriah.com.

Niriah.com merupakan unit bisnis baru dari Virtual Consulting (PT Virtual Media Nusantara). Sebelumnya, Virtual Consulting telah meluncurkan PortalHR.com (www.portalhr.com). Portal yang mengkhususkan diri di bidang sumber daya manusia tersebut diluncurkan Februari 2007 dan kini sudah menjadi referensi para praktisi sumber daya manusia.

“Peluncuran Niriah.com ini merupakan cerminan dari visi Virtual Consulting untuk secara konsisten membangun portal-portal khusus di bidang bisnis,” kata Nukman Luthfie, CEO Virtual Consulting. Tahun ini Virtual Consulting akan meluncurkan satu lagi portal khusus, direncanakan pada pertengahan bulan September.

Swa

Kategori: Tak Berkategori

Kadin: Larang Asing Parkir Dana di SBI

Agustus 30, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Makin tingginya dana-dana di Sertifikat Bank Indonesia (SBI) sudah tidak kondusif. Alih-alih meningkatkan likuiditas perekonomian, hal itu justru membebani anggaran.

 

Untuk itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia merekomendasikan Bank Indonesia (BI) untuk menerapkan kebijakan yang lebih keras, agar dana-dana tersebut tidak ngendon di SBI.

“Tampaknya Bank Indonesia, perlu melakukan tindakan-tindakan tertentu, misalnya tidak memperkenankan pihak asing menempatkan dananya di SBI, atau memberikan imbalan yang sangat rendah bila dana tersebut adalah dana APBN atau APBD,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia Mohamad S Hidayat.

Hal itu disampaikan Hidayat dalam Musyawarah Tahunan Anggota AEI 2007, di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (30/8/2007). Menurutnya, kondisi makro ekonomi yang saat ini stabil, yang diimbangin dengan tidak kunjung membaiknya iklim sektor riil justru menjadi bomerang.

Hidayat mengatakan, kondisi makro ekonomi yang stabil saat ini dinilai belum efektif dan efisien. Pasalnya, begitu banyak likuiditas di sektor keuangan tidak kunjung melorot ke sektor riil. Sangat banyak dana dewasa ini yang tidak digunakan untuk tujuan produktif yang membiayai sektor riil atau industri pengolahan.

“Kalau ditanya apakah ini (makro ekonomi yang relatif stabil) kondisi yang efektif dan efisien, maka jawabannya adalah negatif,” ungkap Hidayat.

Okezone

Kategori: Berita Utama (1)

Altria Akan Spin Off Produksi Rokok Marlboro

Agustus 30, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Altria Group Inc akan memisahkan bisnis rokok cigarette Marloboro dari Philip Morris International. Tujuannya agar produk itu bisa berkembang dengan pesat.

Spin off ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan Altria setelah pada Maret lalu melakukan pemisahan atas unit bisnisnya Kraft Foods Inc. Ada pun detail pemisahan unit bisnis Marlboro Cigarette ini akan diumumkan pada Januari. Demikian dikutip dari Reuters, Kamis (30/8/2007).

Selanjutnya Altria juga mengumumkan kenaikan pembagian dividen sebesar 8,7 persen menjadi 75 sen dolar per saham. Akibat berita ini, harga saham Altria Rabu kemarin menanjak 59 sen dolar menjadi USD69,66 dan sempat menyentuh angka tertingginya di USD70,98.

Bisnis Philip Morris International kini tengah menggeliat kembali, terutama di emerging market, setelah bisnis Philip Morris di AS terhambat akibat turunnya konsumsi rokok di Negeri Paman Sam itu sejak 1981.

Analis dari Gimme Credit, Craig Hutson, melihat Philip Morris di AS tengah mengalami penurunan pendapatan, namun perusahaan itu menunjukkan pertumbuhan yang atraktif dengan cara melakukan merger dan akuisisi dan memperluas pangsa pasar.

Pada 2006 silam, cash flow operasional Philip Moris mencapai USD6,2 miliar. Sedangkan sumbangan untuk Altria akan mencapai USD3,7 miliar. Sebelum melakukan spin off, Altria akan melakukan tender terlebih dahulu terhadap outstanding utang USD4 miliar dan pembayarannya.

Okezone

Kategori: Tak Berkategori

TARIF TOL DISESUAIKAN DENGAN INFLASI MASING-MASING DAERAH

Agustus 30, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Pemerintah akan mengusulkan tarif baru jalan tol yang disesuaikan dengan tingkat inflasi daerah dalam kurun waktu dua tahun terakhir dengan rata-rata 21 persen, seiring dengan akan diberlakaukannya tarif baru untuk 13 ruas tol di berbagai daerah. 

             Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Hisnu Pawenang  di Jakarta, Kamis (30/8),  mengatakan, kenaikan tarif tol tersebut kemungkinan akan diberlakukan mulai 1 September 2007 pukul 00.00, sambil menuggu SK Menteri PU sekaligus ditetapkannya jumlah golongan, dari yang semula tiga golongan menjadi 5 atau 6 golongan. 

 

             Dimana tarif untuk tol Jagorawi akan dinaikan menjadi Rp 5.500 atau Rp 110/km dari semula Rp4.500 atau Rp90/km, Jakarta-Tanggerang tarifnya Rp3.500 atau Rp164/km dari semula Rp3.000 atau Rp 140,4/km.

 Untuk ruas dalam kota dari Rp4.500 atau Rp354,30/km menjadi Rp5.500 atau/Rp433/km untuk daerah Jabotabek naiknya 20,77 persen, sedangkan untuk Jabar naik 21,84 persen seperti ruas Padalarang-Cileunyi dari Rp4.500 .atau Rp69,90/km menjadi Rp5.500 atau Rp85/km dan  ruas Cipularang  dari Rp20.000 atau Rp341,90/km menjadi Rp24.500 atau Rp 419/km.

Sedangkan ruas Semarang  seksi A, B, C dari Rp1.500 atau Rp144,60/km menjadi Rp1.800 atau Rp176/km atau naik 21,56 persen , Surabaya 萌empol dari Rp3.000 atau Rp81,1/km menjadi Rp 3.500 atau Rp 95/km naik sekitar 19,36 persen..

Palimanan-Kanci dari Rp6.000 atau Rp228,10/km menjadi Rp7.000 atau Rp266/km naik 23,31 persen, Belmera Rp3.500 (Rp82/km) menjadi Rp4.500(Rp 105/km naik 24,31 persen.

Disamping itu, untuk ruas Serpong-Pondok Aren Rp3.000 (Rp413,80/km) menjadi Rp3.500 (Rp483/km) naik 20,77 persen, Tangerang ・Merak dari Rp15.000 (Rp205,50/km ) menjadi Rp 18.000 (247/km) naik 19,74 persen.

Untuk ruas ,Surabaya-Gresik dari Rp6.000 (Rp289,90/km) menjadi Rp7.000 (Rp 338/km) naik 19,36 persen dan Makassar tahap I dari Rp1.500 (Rp247,90/km) menjadi Rp1.850 (Rp331/km) naik 23,31 persen.

Sementara dengan kenaikan tarif tersebut, diikuti pula tingkat SPM menurut dia terjadi peningkatan nilai ketidak rataan jalan yang sebelumnya 4,89m/km turun menjadi 4,29m/km seperti tol Cipularang. Sedangkan tingkat pemasangan pagar jalan dari 42,65 persen menjadi 65,22 persen seperti tol Tangerang-Merak, dan Pondok Aren-Serpong sudah 100 persen.

Terjadi pula peningkatan kondisi jalan tidak berlubang 100 persen semula 97 persen seperti ruas Jagorawi, Jakarta-Cikampek dan Surabaya-Gempol dan ruas Makassar sudah 100 persen tidak berlobang, juga terjadi peningkatan kecepatan pelayanan transaksi di pintu tol dihampir jalan ruas tol.

Sementara itu Anggota DPR RI dari Komisi V Ahmad Muqowan mengatakan, tarif tol tersebut dinilai cukup murah ada yang terendah Rp85/km dan tertinggi Rp483/km

Melihat tarif tersebut bila dibandingkan investasi pada jal tol cukup tinggi, rata-rata diatas Rp1 triliun, bila dibandingkan dengan parkir kendaraan di tempat umum untuk satu jam ke bawah Rp2.000-Rp 3.000/jam.

Sehingga bila kita tidak memperhatikan tarif tol tersebut, kemungkinan investasi pada ruas tol akan sangat sulit, untuk itu kita setuju ada kenaikan tol tersebut,・ujarnya.

Kominfo

Kategori: Properti & Infrastruktur

PENGGUNA TOL JARAK DEKAT DIMINTA GUNAKAN JALAN ARTERI

Agustus 30, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) menganjurkan kepada masyarakat pengguna jalan tol jarak pendek untuk tidak menggunakan tol tersebut seiring dengan diberlakukannya tarif tol sistem terbuka pada ruas JORR, selain  tarifnya dinilai mahal juga mengurangi kemacetan di jalan tol.

            Berlakunya tarif tol dengan sistem terbuka, maka para pengguna jalan tol dikenakan tarif yang sama baik untuk mereka yang menempuh jarak dekat maupun jarak jauh. Oleh karena itu untuk jarak pendek seyogianya menggunakan jalan alternatif.

           Kepala BPJT Hisnu Pawenang  di Jakarta, Kamis (30/8), mengatakan jika dibandingkan pengguna tol jarak dekat 3-4 km dengan tarif Rp6.000 atau Rp1.500-Rp2.000/km maka dinilai mahal, tapi bila menggunakan tol dari ujung ke ujung JORR seperti dari Ulu Jami-Cilincing sepanjang 45 km, maka tarifnya hanya Rp135km itu justru dinilai tidak mahal.

            Bila diberlakukan sistem tertutup tarif tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dari Ulu Jami-Cilincing bisa mencapai Rp15.000, maka tarif JORR tidak naik dan juga tidak masuk dalam rencana kenaikan tarif tol yang diberlakukan di tanah air pada awal September 2007.

            Tarif tol tersebut dianggap naik bagi pengguna tol jarak dekat, tapi bagi pengguna jarak jauh justru dinilai turun,・ujarnya.

            Mengenai kemacetan di pintu masuk tol JORR akibatnya terjadi kepanikan di pintu masuk tol tersebut, karena terjadi percakapan cukup alot antara pengguna tol dengan penjaga tol.

Selain itu juga disebabkan kurangnya sosialisasi dengan sistem baru tersebut, sehingga terjadi penumpukan kendaraan di lokasi tersebut.

            Namun demikian, diharapkan dalam beberapa hari ke depan kondisinya akan lebih lancar dari yang biasanya, karena tidak terjadi lagi transaksi di pintu keluar tol.

            Sementara itu Ahmad Muqawon, anggota Komisi V DPR RI, menghimbau kepada masyarakat agar bisa menyesuaikan diri dalam menggunakan tol, karena pengguna tol tersebut harus mengerti manfaat dan memiliki kesadaran terutama mengenai aturan-aturan yang berlaku  karena jalan tol merupakan jalan alternatif.

            Hal ini didasarkan penelitian pakar jalan, bahwa pengguna jarak jauh seperti JORR mencapai 70 persen, dan sekitar 30 persen yang menggunakan jarak pendek. Pada umumnya kendaraan umum/bus rata-rata menggunakan jarak jauh sehingga dapat membantu dengan tarif terbuka tersebut.           

            Sementara itu Humas PT Jasa Marga Zuhdi Saragih mengatakan, setelah diberlakukan tarif dengan sistem terbuka untuk ruas JORR, kemudian sistem tersebut juga akan diberlakukan untuk ruas lain di dalam kota.

            Ruas jalan tersebut yaitu Cawang- Grogol, Pluit-Tanjung Priok dan Tanjung Priok-Cawang, meski diakui ada ruas tertentu yang operatornya lain seperti Ruas Pluit-Tanjung Priok dan Tanjung Priok-Cawang.

            Menurutnya hal ini dimungkinkan ruas jalan tersebut akan mudah untu diberlaku tarif terbuka mengingat 50 persen pemegang sahamnya adalah PT CMNP, sedangkan 50 persen sahamnya dimiliki oleh PT Jasa Marga.

Kominfo

Kategori: Otomotif & Transportasi

DEPHAN TUNGGU PERPRES PERCEPATAN TRANSFORMASI BISNIS TNI

Agustus 30, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Departemen Pertahanan masih menunggu Perpres pembentukan badan yang mempercepat transformasi bisnis TNI, meskipun diperkirakan presiden lebih memperioritaskan masalah investasi,  ekonomi, pengentasan kemiskinan, kesehatan dan pendidikan.

           Kami mengalah saja dari segi perhatian. Karena urgensi kebijakan melalui instrument hukum itu memerlukan kesabaran,” kata Menhan Juwono Sudarsono, di Jakarta, Kamis (30/8) sambil menambahkan, walau demikian dia masih akan terus menanyakan nasib perpres itu kepada Sekretaris Kabinet.          

Menurut Menhan, dia telah melayangkan surat tiga kali dua bulan lalu yang isinya  agar segera diproses perpres mengenai pembentukan badan yang bisa mempercepat transformasi bisnis TNI.           

Dia mengatakan, agar proses percepatan transformasi bisnis tetap jalan, maka  yang terpenting adalah adanya UU persero yang nantinya memilah-milah mana saja yang benar-benar bisnis TNI.            

Menhan mengungkapkan, Dephan, Depkeu, Kementerian BUMN dan Depkumham telah menelaah dan dari sekian jenis usaha yang dimiliki TNI ternyata hanya sekitar tujuh usaha yang memenuhi persyaratan sebagai perusahaan, lainnya masuk dalam katagori yayasan dan koperasi dengan aset yang sangat kecil.          

Yuwono mengatakan, hasil kajian dan telaah dari 1.500 satuan usaha, koperasi dan yayasan tersebut saat ini sedang diolah bersama empat institusi tersebut. “Akan diupayakan agar Mensesneg dan Sekab, Sesmeneg BUMN, Depkumham dapat menyelesaikan aspek hukum, usaha, fiskal yang terkait dengan bisnis TNI.

Kominfo

Kategori: Berita Utama (1)

WISMAN KE INDONESIA NAIK 12,22 PERSEN MENCAPAI 2,1 JUTA

Agustus 30, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Sampai dengan semester I 2007 jumlah wisman (wisatawan mancanegara) yang berkunjung ke Indonesia mencapai 2.143.301 orang atau meningkat 12,22 persen dibanding periode Januari-Juni tahun 2006 sebesar 1.909.955 orang.

Pelaksana Humas Badan Pusat Statistik (BPS) Mimin Karmiati S.Si, MS di Jakarta, Kamis, mengatakan kenaikan ini mengindikasikan perkembangan  menggembirakan dan diharapkan kunjungan wisman dalam bulan-bulan mendatang lebih meningkat lagi.

Dalam bulan Juni 2007 jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia melalui 15 pintu masuk pada Juni 2007 mencapai 411.264 orang, atau naik sebesar 13,05 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya.

Jumlah wisman dalam bulan Juni 2007 mengalami kenaikan 12,33 persen dibanding Mei 2007, dari 366.137 orang menjadi 411.264 orang.

Di pintu masuk Ngurah Rai pada Juni 2007 dibanding bulan yang sama tahun 2006 jumlah wisman mengalami kenaikan 30,80 persen.

Bila dibanding Mei 2007, jumlah wisman ke Bali dalam bulan Juni 2007 naik 11,69 persen, dari 135.263 orang menjadi 151.076 orang.

Tingginya jumlah wisman yang datang pada Juni ini selain karena faktor liburan juga adanya event Pekan Kebudayaan Bali・ kata Mimin.

Delapan pintu masuk mengalami kenaikan jumlah wisman dalam bulan Juni 2007 dibanding Mei 2007, dengan kenaikan tertinggi di Mataram 46,69 persen, diikuti Tanjung Pinang dan Batam masing-masing 35,17 persen dan 26,04 persen.

Dalam periode tersebut jumlah wisman yang mengalami penurunan terjadi di tujuh pintu masuk, masing-masing Makassar 76,62 persen, Simpang Tiga 27,61 persen, Entikong 21,77 persen, Adi Sumarmo 20,46 persen, Polonia 8,24 persen, Minangkabau 3,48 persen dan Tanjung Priok 2,00 persen.

Sepuluh pintu masuk mengalami kenaikan jumlah wisman dalam bulan Juni 2007 dibanding Juni 2007, dengan kenaikan tertinggi di Juanda 67,98 persen, diikuti Adi Sumarmo dan Ngurah Rai masing-masing 55,34 persen dan 30,80 persen.

Pintu masuk lainnya mengalami penurunan dengan persentase penurunan tertinggi terjadi di pintu masuk Mataram, sebesar 39,48 persen.

Kominfo

Kategori: Berita Utama (1)

Tiket KA Elektronik Diperluas

Agustus 30, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

PT Kereta Api (KA) Daerah Operasi (Daop) I Jakarta akan memperluas pelayanan sistem tiket elektronik ke seluruh jalur kereta se-Jabodetabek. Sementara ini, baru jalur Serpong–Tanah Abang saja yang dilayani tiket elektronik.

Kepala Humas PT KA Daop I Achamd Sujadi mengungkapkan, penerapan tiket elektronik di seluruh stasiun se-Jabodetabek ditargetkan pada akhir tahun ini. Dalam waktu dekat, pihaknya segera akan menyebarkan ribuan tiket elektronik untuk melayani penumpang dari arah Jakarta–Bogor.

Sementara itu, untuk jalur Jakarta menuju Bekasi, PT KA masih menunggu penyelesaian double track. Selain itu,jadwal yang diutamakan dalam penerapan tiket elektronik itu adalah pada pagi dan sore atau jam sibuk.Namun,PT KA akan melihat kemungkinan KRL AC ekonomi dioperasikan pada jam sepi antara pukul 09.00 WIB dan 15.00 WIB.

Tak hanya itu, frekuensi operasi KA juga akan ditambah. Hanya,Sujadi mengakui bahwa pemberlakuan tiket elektronik belum berjalan mulus. Pasalnya, sebanyak 2.000 tiket elektronik dilaporkan hilang selama kurun waktu sebulan terakhir. Perlu diketahui, saat ini jumlah penumpang KA Tanah Abang–Serpong tercatat 27.000 orang per hari. Jumlah itu diperkirakan meningkat. Pendapatan bakal naik 40%.

Namun, akibat hilangnya tiket itu, kenaikan pendapatan tersebut belum maksimal. ’’Kami masih terus mengevaluasi penerapan tiket elektronik ini.Memang ada kekurangannya. Untuk itu, kami segera membenahi masalah tersebut,”ujarnya,tadi pagi.

Dia menambahkan, hilangnya tiket elektronik itu disebabkan ketidakdisiplinan para penumpang. Bahkan, masih banyak penumpang kereta api di Stasiun Serpong yang tidak masuk melalui pintu utama. Sujadi membenarkan bahwa di stasiun Serpong terdapat tembok yang sengaja dibobol dan digunakan sebagai pintu masukkeluar. Hal tersebut mengakibatkan pihak PT KA kerap merugi.

Proses tambal-sulam terhadap tembok tersebut sudah dilakukan berkali-kali. Namun, hingga saat ini, tembok itu masih tetap dapat dilalui orang.’’Jadi,kami sudah bekerja sama dengan petugas kepolisian untuk menemukan siapa pelaku yang membobol tembok tersebut. Ini harus segera kami atasi karena masih banyak program lain yang belum selesai,”ujarnya.

Sementara itu,Kepala Stasiun Gambir Suyatno menyatakan,perluasan tiket elektronik tersebut perlu dilakukan karena kebutuhan masyarakat akan kereta api yang semakin meningkat.

Meskipun di Stasiun Gambir penggunaan tiket elektronik itu belum diberlakukan, pihaknya berharap PT KA Daop I Jakarta dapat segera memberlakukan itu. ’’Namun, tiket elektronik itu belum diberlakukan di Stasiun Gambir, jadi saya belum tahu,” ungkapnya, pukul 10.30 WIB, tadi pagi.

Seputar Indonesia

Kategori: Otomotif & Transportasi

Merpati Fokus Restrukturisasi Armada

Agustus 30, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati), tahun ini, fokus melakukan pengembangan rute dan merestrukturisasi armadanya. Untuk mendukung ekspansinya, Merpati mendatangkan tiga pesawat jenis MA-60 berkapasitas 56 tempat.

Tiga pesawat itu dihadirkan untuk memperkuat armada Merpati yang melayani rute Indonesia Timur. Rencananya, pesawat buatan China ini menggantikan armada Fokker F-27 Merpati.

’’Kami sudah ada perjanjian dengan pihak manufaktur dari China untuk tidak menyebutkan harga. Yang pasti, pada 10 September nanti,pesawatpesawat itu mulai beroperasi,’’ ujar Direktur Utama (Dirut) Merpati Hotasi Nababan kepada SINDO di Jakarta,pukul 09.00 WIB,pagi tadi.

Dia menambahkan, sebelumnya Merpati menambah dua unit pesawat Boeing 737-300 pada awal bulan lalu.Dalam waktu dekat ini, Merpati akan mendatangkan dua unit Boing 737-400 terbaru yang menjadi unggulan utama.Pesawat itu akan dipergunakan untuk memperkuat jaringan pelayanan penerbangan Merpati ke wilayah Indonesia Timur.

’’Dengan penambahan beberapa armada pesawat baru dan membuka kembali rute-rute baru maupun yang sebelumnya tutup pada tahun ini, kami mematok target cash flow positif.Karena itu, kami menargetkan 3 juta pelanggan hingga akhir 2007 ini,’’ papar Direktur Niaga Merpati Jaka Pujiono kepada SINDO.

Jaka menambahkan, dengan membuka dan kembali kepada rute-rute tersebut,perseroan ingin mengembalikan kepercayaan pelanggan. Maka itu,setelah restrukturisasi, pihak Merpati akan kembali ekspansi secara berkala untuk menjangkau seluruh Indonesia. Saat ini,ujar dia,rute-rute yang telah dibuka kembali,di antaranya rute penerbangan ke Ambon, Batam, Palembang, Papua.

’’Untuk rute ke Ambon jadwalnya setiap hari,Palembang sebanyak dua kali sehari, Batam sebanyak satu kali sehari,sedangkan Papua sebanyak delapan kali sehari. Itu sudah dibuka kembali pada 16 Agustus lalu. Selain itu, kami akan gencar kembali kepada rute-rute tersebut,’’ jelasnya.

General Manager Sales Merpati Sutan Banuara menambahkan, Merpati juga telah membuka kembali rute penerbangan Bandung– Yogyakarta, yang sempat dihentikan beberapa bulan lalu. Kini, rute tersebut dilayani pesawat berkapasitas jauh lebih besar.

’’Beberapa waktu lalu, kami terpaksa menghentikan layanan di rute ini karena ada penggantian pesawat. Pesawat propeler (baling-baling) yang digunakan dulu telah diganti pesawat jet yang kapasitasnya jauh lebih banyak,’’ jelasnya. Dibukanya rute itu, menurut Sutan,karena potensi pasar di rute tersebut dinilainya cukup tinggi, baik dari kegiatan bisnis maupun wisatawan.

Seputar Indonesia

Kategori: Otomotif & Transportasi

Investasi di BBK Ditarget Tumbuh USD1 Miliar

Agustus 30, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Pertumbuhan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam Bintan dan Karimun (BBK) ditargetkan mencapai USD1 miliar.Target itu mengemuka dalam pertemuan ”Indonesia-Singapura 5th Joint Working Group”.”Ini sungguh kenaikan fantastis,” ujar Menko Perekonomian Boediono seusai pertemuan tersebut di Kuta, Bali,kemarin. Dia memaparkan, untuk merealisasikan target itu, kedua negara menyepakati 75 langkah perbaikan iklim investasi. Dari 75 langkah itu, 52 di antaranya merupakan tugas Indonesia, 13 langkah merupakan tugas Singapura dan 10 langkah tugas bersama.Boediono menjelaskan, dari 52 langkah itu Indonesia sudah menyelesaikan 33 langkah, 18 langkah masih dalam proses,dan satu langkah belum dikerjakan.

Untuk Singapura, dari 13 langkah yang menjadi tugas negara itu, 11 di antaranya sudah selesai dan dua masih dalam proses. Untuk 10 tugas bersama,tiga langkah sudah selesai, empat masih proses, tiga belum dikerjakan. Menurut Boediono, Indonesia telah mengambil langkah maju, seperti soal formulir pajak penghasilan (PPh) yang sudah ditulis dalam bahasa Inggris. Format penyelesaian bea cukai antara Indonesia dan Singapura yang bisa digabung atau dengan format yang sama, bertujuan memudahkan investor.”Kemajuan lainnya tak terlepas dari adanya kepastian hukum,”kata Boediono.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan bahwa investasi sebesar USD1 miliar diharapkan bisa menciptakan 130.000 lapangan kerja.Investasi itu diharapkan terjadi di berbagai sektor, antara lain petrokimia, pengemasan, elektronik, logistik,perminyakan dan pembuatan kapal. ”Jika ini berjalan sampai akhir 2009, investasi USD2,5 miliar akan masuk ke situ (BBK),”katanya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan dan Perindustrian Singapura Lim Hng Kiang memberi apresiasi atas kerja sama tersebut. Menurut dia, pertemuan berlangsung produktif sehingga mencapai kemajuan.”Indonesia sangat tepat untuk berinvestasi. Meski begitu, masih harus ada kerja keras untuk pengembangan imigrasi, hubungan industrial, infrastruktur, dan sebagainya,”ujarnya.

Seputar Indonesia

Kategori: Berita Utama (1)