Gaun atau Kebaya Sama Cantiknya

BERUNTUNGLAHIndonesia memiliki jajaran desainer busana pengantin yang mampu memadukan nuansa lokal dan cita rasa global.Apa saja pilihannya? Pemilihan busana pengantin sesungguhnya hanyalah masalah selera, cita rasa, dan batasan pribadi atas keanggunan ratu sehari.

Gaun modern, kebaya tradisional, maupun modifikasi, semua sama memikatnya. Hanya, memang harus disesuaikan konsep pernikahan yang akan diusung. Apakah model pernikahan ala keraton/ kerajaan mewah maupun pesta ekstravaganza. Jika pesta bernuansa tradisional, pilihan tepatnya tentu saja kebaya. Beruntunglah Indonesia memiliki banyak desainer kebaya yang kreatif dan cerdas memodifikasi beragam model kebaya, baik modifikasi model, bahan, maupun detailnya. Dengan begitu, selalu ada yang baru dalam hasil akhirnya. Ghea S Panggabean, misalnya.

Beberapa waktu lalu, desainer yang terkenal dengan kain songketnya ini menghadirkan koleksi kebaya pengantin terinspirasi dari gaya kebaya Jawa, Sunda, dan Sumatera. Salah satu yang mencuri perhatian adalah kebaya keraton klasik yang dibuatnya dari bahan beludru hitam berornamen emas.“Kebaya tidak selalu identik dengan brokat, bahan lain pun bisa terlihat indah dalam kebaya, seperti velvet,” ungkapnya, saat ditemui di sela- sela acara “Dewi Inspirasi Pernikahan Wedding Fair 2007”,beberapa waktu lalu. Jika ingin memberi sentuhan ekstravaganza, tak ada salahnya mencontek ide Amy Atmanto dalam mendesain kebaya. Pemilik label Royal Sulam ini sangat mahir mengawinkan nuansa lokal dengan cita rasa global. Hasilnya, kebaya kontemporer bergaya klasik, bentukan kebaya Sunda dengan gaun ala balerina.

Seperti yang dikenakan Marshanda dalam private fashion shownya yang digelar beberapa waktu lalu. Dalam mendesain kebaya, Amy sengaja memasukkan unsur Barat dalam keanggunan Timur. Dia yakin dengan kreativitas desainer Indonesia, kebaya akan tampil lebih global. “Yang harus kami lakukan adalah membuat kebaya lebih ramah digunakan,” tuturnya. Sementara itu, bagi calon pengantin yang memilih konsep modern dalam resepsi pernikahannya kelak, silakan datang pada jajaran desainer gaun pengantin Indonesia. Karya mereka sebagian besar sudah mend a p a t tempat di hati dunia internasional. Sebut saja Sebastian Gunawan.

Koleksi gaun pengantin internasionalnya mengembuskan napas modern. Itu terlihat dari rancangan yang simpel, tegas, dan berkarakter. Seperti koleksi busana siap pakai (ready to wear) untuk 2007 ini, Seba–– begitu dia akrab disapa—mem buat rancangan yang terinspirasi dari awal abad ke-20, yakni menyajikan gaun menggembung, mengembang, dan melebar seperti balon. Di antara koleksi tersebut, juga terdapat gaun pengantin bernapas Oriental yang mengadaptasi gaun cheongsam khas China. Selain itu, gaun Eropa romantis bernuansa neoklasik yang tampil menonjol dalam aksentuasi frillsdan ruffleskhas victorian.

”Saya memang sengaja menyajikan koleksi yang variatif, sedangkan pita itu merupakan benang merah untuk seluruh koleksi saya, baik Sposa, Votum, Red Label,maupun Sebastian Gunawan sendiri,” paparnya. Selain warna hitam-putih, kelabu, maupun off-white, dia juga menampilkan gaya baru berupa rok renda berpotongan sangat lurus yang muncul di bawah gaun atau blus panjang. Untuk mengangkat kesan mewah, Seba memakai payet, manik-manik,dan kristal untuk memperkaya rancangannya. Sebaliknya, dia mengaplikasikannya dalam struktur rumit yang kaya ukiran sehingga berhasil menguatkan aura elegan dan mewah.

Yang tak kalah memikat, yakni koleksi gaun pen g a n t i n m i l i k B i y a n Wanaatmadja. Koleksi teranyarnya yang dirilis pada Juni lalu mengambil kemegahan Kota Manhattan pada ‘50-an sebagai background. Biyan memberikan sentuhan baru pada gaun pengantin.Tak hanya mewah, juga cantik,elegan,sekaligus klasik. Meski mengambil gaya serbamodern kota metropolitan, Biyan menyelipkan keelokan bangsa Timur di dalamnya.Menurut dia,konsep desainnya itu terinspirasi dari resepsi pernikahan elegan dengan sentuhan retro modern, yang menggambarkan suasana glamor romantis kota metropolitan era 1950.

Karena itu, dia banyak menghadirkan siluet halus dan sederhana, tapi tetap terkesan mewah dengan tambahan aksen berupa kristal, manik-manik, juga batuan. Kendati begitu, dia justru tampak tidak ingin menampilkan sesuatu yang berlebihan. Di beberapa gaun, pria berkacamata tersebut malah tidak memberikan aksen apa pun. Biyan hanya mengandalkan karakter desain dan kekuatan material yang dia gunakan. Dimulai dengan gaun pengantin modern, dia menghadirkan model gaun berpotongan ball gownyang mengembang dramatis.Tidak menempatkan payet sebagai detail, dia menggantikannya dengan pleats, kerut, maupun pita besar yang menjadi ornamen utama. Jadi, yang mana pilihan Anda?

About these ads

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

5 Responses to Gaun atau Kebaya Sama Cantiknya

  1. TRI ANDA YANI mengatakan:

    SAYA INGIN TERLIHAT MEMAKAI GAUN YANG TERLIHAT MEWAH TAPI TERLIHAT ANGGUN,SEPERTI APAKAH MODEL YANG SAYA PAKAI DALAM PESTA PERKAWINAN SAYA NANTI

  2. Nia mengatakan:

    Gaun dan kebaya sama cantiknya?
    Aduh, dikasih contoh gambar dong supaya bisa ketahuan gaun dan kebaya yang sama cantik.

  3. wahyu mengatakan:

    idem sama nia, mana gambar contohnya

  4. imam mengatakan:

    sebel ngga ada gambarnya

  5. elfa mengatakan:

    gambar model kebaya muslim

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: