Buletin Bisnis

Masukan dari Juli 2008

Mulai Agustus, Sebagian Industri di Jawa-Bali Mulai Laksanakan Pengalihan Jam Kerja

Juli 31, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Korean Culinary Journey
Dari 14 Juli sampai 10 Agustus 2008
di Java Restaurant
Intercontinental Midplaza Hotel Jakarta

————————

Sebanyak 1.500 perusahaan di Jawa-Bali sudah menyatakan mulai Bulan Agustus akan mengalihkan jam kerja ke Sabtu dan Minggu.

Murtaqi Syamsuddin Direktur PT PLN Jawa-Bali (07/31) mengungkapkan total pelanggan PLN Jawa-Bali golongan I3 sebanyak 6.800 perusahaan, namun perusahaan yang hari kerjanya Senin sampai Jumat sebanyak 3.000 pelanggan.

Menurut Murtaqi, dari 3.000 pelanggan sebanyak 1.500 telah menandatangani berita acara kesepakatan pengalihan jam kerja dan akan mulai melaksanakannya pada bulan Agustus.

Sementara PLN sendiri untuk pelaksanaan pengalihan jam kerja telah mengelompokkan industri berdasarkan daya listriknya menjadi 12 kluster dan untuk tiap klusternya hanya mendapat alokasi 150-180 MW per hari.

Terkait dengan penerapan surat keputusan bersama (SKB) lima menteri tentang pengalihan waktu kerja sektor industri di Jawa-Bali, Menteri Erman Suparno menjelaskan (07/31) bahwa Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) telah menerbitkan surat edaran yang berisi petunjuk pelaksanaan SKB lima menteri yang intinya menjelaskan pergeseran hari libur Sabtu dan Minggu hanya dilakukan sekali dalam sebulan.

Sedangkan mengenai formula lembur dan rumus jam kerja masih sama dengan yang telah berlaku. Namun bila sudah melewati jam kerja maksimal, 40 jam dalam seminggu, maka harus dihitung lembur.

Menurut Erman, dalam surat edaran tidak ada sanksi hukum bagi perusahaan yang tidak menjalankan SKB tapi bila tetap ada perusahaan yang tetap beroperasi maka akan dipadamkan listriknya pada hari yang seharusnya dilakukan pengalihan waktu kerja.

Sementara untuk perusahaan yang hari kerjanya enam atau tujuh hari dalam seminggu maka tidak perlu melaksanakan SKB, karena ketentuan ini hanya berlaku bagi perusahaan dengan lima hari kerja yang wajib mengalihkan dua hari kerja dalam seminggu ke hari sabtu dan minggu.

Kategori: Berita Utama

Survei Biaya Hidup 2008 Mercer : Jakarta Turun ke Posisi 82

Juli 30, 2008 · 1 Komentar

Korean Culinary Journey
Dari 14 Juli sampai 10 Agustus 2008
di Java Restaurant
Intercontinental Midplaza Hotel Jakarta

————————

Survei Biaya Hidup tahunan yang dilakukan Mercer untuk tahun 2008 menempatkan Indonesia pada posisi 82 atau turun 27 peringkat dari posisi 55 pada tahun 2007.

Namun penurunan peringkat juga dialami negara lain di kawasan Asia Timur seperti Bangkok yang turun dari peringkat 95 ke 105, Hanoi dari peringkat 56 ke 91 dan Ho Chi Minh dari peringkat 60 ke 100.

Majalah Forbes dalam artikelnya memberikan komentar bahwa menurunnya peringkat kota di Asia dalam Survei tahun 2008 disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang menurunkan subsidi bahan bakar dan tidak lagi menjaga biaya sumber daya (resource cost) tetap rendah seperti sebelumnya.

Sedangkan Tokyo, untuk Survei tahun 2008 berada pada posisi 2 atau peringkat 1 kota termahal di Asia Timur dan selanjutnya diikuti Seoul, Hong Kong, Singapura dan Beijing.

Sementara Manila, peringkat 110 dan Bandar Seri Begawan, peringkat 114, menjadi kota di Asia Timur dengan biaya hidup rendah.

Yvonne Traber, Manajer Riset Mercer (07/24) mengungkapkan dalam pres rilis bahwa untuk 2008, Moscow menduduki peringkat 1 kota termahal di dunia.

Sedangkan Ascunsion di Paraguay menempati peringkat paling bawah dari Survei Biaya Hidup Mercer tahun 2008 dan merupakan kota dengan biaya hidup paling murah di dunia.

Menurut Yvonne meskipun secara tradisi kota-kota mahal di Asia dan Eropa Barat tetap ada dalam 20 besar, namun kota-kota di Eropa Timur, Brazil dan India mulai menanjak.

Sebaliknya, beberapa kota seperti Stockholm dan New York saat ini biaya hidupnya lebih rendah.

Yvonne menambahkan melalui survei ini Mercer telah mengkonfirmasi tren global kenaikan harga untuk makanan dan bahan bakar tertentu meskipun kenaikan tidak konsisten di semua lokasi. Ini sebagian diseimbangkan oleh menurunnya harga komoditas tertentu seperti barang elektronik dan listrik yang diimpor dari negara berkembang khususnya China.

Survei Mercer dilakukan pada Bulan Maret 2008 meliputi 143 kota di enam benua dan mengukur perbandingan biaya atas 200 barang untuk tiap lokasi termasuk perumahan, transportasi, makanan, pakaian, peralatan rumah tangga dan hiburan. Pilihan kota yang di survei didasarkan pada kebutuhan data terkait dari perusahaan dan organisasi pemerintah.

Kategori: Berita Utama

Advertorial : Korean Culinary Journey

Juli 28, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Advertorial

Kategori: Gaya Hidup

PT Rabobank Internasional Indonesia, Bank Swasta Asing Terbesar di Indonesia

Juli 28, 2008 · 1 Komentar

PT Rabobank Internasional Indonesia, yang merupakan hasil merger tiga bank yakni Rabobank, Hagabank dan Bank Hagakita, resmi beroperasi mulai Senin (07/29) dengan 94 kantor cabang dan nilai aset mencapai Rp 10.2 triliun.

Tony Costa Presiden Direktur Bank Rabobank Internasional Indonesia (RII) (07/29) mengungkapkan bank hasil merger akan fokus pada sektor pangan, agribisnis dan usaha kecil dan menengah (UKM).

Menurut Tony, untuk rencana ke depan RII akan fokus pada strategi perluasan jenis produk, jumlah nasabah dan kantor cabang.

Untuk kantor cabang, rencananya sampai 2010 akan didirikan sebanyak 250 kantor yang sebagian besar akan berada di luar Pulau Jawa.

Sedangkan untuk jangka pendek, RII akan berupaya meningkatkan basis deposito karena Rabobank sangat kuat dilayanan priority banking sehingga banyak nasabah yang menyimpan dananya dalam jumlah besar.

Merger ketiga bank yang membentuk RII merupakan kewajiban Rabobank yang memiliki saham di ketiga bank untuk mematuhi kebijakan kepemilikan tunggal dari Bank Indonesia yang terkait dengan pembenahan struktur perbankan tahun 2010.

Sebelum merger, aset yang dimiliki Rabobank sebesar Rp 4.12 triliun, Hagabank sebesar Rp 4.76 triliun dan Bank Hagakita sebesar Rp 1.7 triliun.

Sedangkan untuk net profit, Rabobank tercatat sebesar Rp 17.8 miliar, Hagabank Rp 11 miliar dan Bank Hagakita sebesar Rp 4 miliar.

Kategori: Keuangan & Perbankan

Sharp Indonesia Luncurkan Versi terbaru Kulkas Lemon

Juli 27, 2008 · 1 Komentar

Sharp Electronics Indonesia pertengahan bulan Juli 2008, meluncurkan versi terbaru Kulkas Lemon dua pintu yang hemat listrik.

Kitagawa Ryunosuke Brand Strategy Group Director PT Sharp Electronic Indonesia (SEID) mengungkapkan seri terbaru Kulkas Lemon yang dinamai Fresh Lemon akan memberikan sentuhan mewah dan elegan bagi interior rumah serta hemat energi.

Menurut Kitagawa, freezer Fresh Lemon lebih besar dari seri Lemon sebelumnya, yang menempati 40% dari keseluruhan badan lemari es, sehingga para ibu rumah tangga tidak perlu sering berbelanja untuk membeli persediaan makanan.

Kulkas Fresh Lemon hadir dengan tiga ukuran mulai dari 178 liter hingga 200 liter, tersedia dalam 11 model dan tiga warna yakni abu-abu, biru dan hijau, sedangkan hargajualnya mulai dari Rp 1.7 juta sampai Rp 2.3 juta.

Andry Adi Utomo Senior Manager Refrigator & Washing Machine SEID menambahkan produk Fresh Lemon dibuat di Indonesia sehingga harga jualnya bisa lebih murah dibandingkan Seri Lemon sebelumnya yang diimpor dari Thailand, dengan target penjualannya sebesar 10.000 unit per bulan.

Andry lebih lanjut menjelaskan Peluncuran Fresh Lemon merupakan respon Sharp terhadap pergeseran pola beli masyarakat Indonesia dari kulkas satu pintu ke dua pintu.

Berdasarkan data yang dimiliki Sharp, untuk tahun 2008, penjualan kulkas satu pintu mengalami penurunan dari 74,3% menjadi 71,4%. Sedangkan penjualan kulkas dua pintu meningkat dari 15% pada 2007 menjadi 24,5% untuk tahun 2008.

Untuk tahun fiskal 2007 yang dimulai dari April 2007 sampai Maret 2008, penjualan kulkas Sharp meningkat sebesar 53% dengan pangsa pasar 35%.

Melihat peluang pasar kulkas di Indonesia yang masih besar, rencananya SEID akan menambah 2 lini produksi pabrik Sharp di daerah Cakung dengan investasi sebesar Rp 100 milyar, sehingga pada akhir tahun kapasitas produksi kulkas bisa bertambah menjadi 100 ribu unit per bulan.

Kategori: Berita Utama (1)

OECD: Indonesia Should Reach 8,5% Economic Growth

Juli 27, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

OECD: Indonesia Should Reach 8,5% Economic Growth

Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) said Indonesia should reach 8,5% economic growth annually to reduce poverty and unemployment rate.

Jose Angel Gurria OECD Secretary General (07/24) said to reach 8,5% growth, economic policy should be backed up with political will.

Further, Guria said with consistent economic growth on that level, poverty rate believed to be decrease to 4% from 18% in 2006.

But Guria also admit Indonesia economic performance improvement in last few years.

He gave an example, 2007 economic growth which reach 6,3% or the highest achievement after the crisis.

Guria even estimate Indonesia had graduates from 1997-1998 monetary crisis, which showed by some economic indicator which had reach the same level like the pre-crisis position.

But, he mention the main point is how fast Indonesia move forward because other countries also change and move fast.

OECD also invite Indonesia to be its member. Because Indonesia perceived as the country which have an influence to world economic.

Other countries invited to be OECD member are India, China, South Africa and Brazil. and other countries plan to be invited are Chile, Estonia, Israel, Russia and Slovenia.

So far, OECD had 30 member countries, this group origin come from an organisation to administer the Marshall Plan for the reconstruction of europe after world war II, then in 1961 its membership was extended to Non-European states and its the beginning for OECD.

Kategori: English

Cross Stitch Point, Kembangkan Kerajinan Cross Stitch dengan Motif lokal

Juli 27, 2008 · 1 Komentar

 

Cross Stitch Point,
Kembangkan Kerajinan Cross Stitch dengan Motif lokal

Pernah melihat kerajinan Cross Stitch dengan pola batik, pakaian, tarian dan makanan tradisional Indonesia.

Mungkin saat ini, hanya Cross stitch point  yang menyediakan karya seperti itu, yang dibuat sendiri oleh pemilik tokonya.

Aryati (50 tahun) dan Niniek (44 tahun) merupakan pemilik Cross Stitch Point, yang memulai tokonya sejak tahun 2000.

Menurut Aryati, kebanyakan karya cross stitch yang ada di Indonesia sampai awal tahun 2000 masih didominasi oleh pola dari Amerika Serikat, Eropa atau animasi.

Namun Aryati, kemudian melakukan  terobosan dengan membuat pola cross stitch yang didasarkan pada pola-pola khas Indonesia dengan tujuan memperkenalkan budaya Indonesia kepada orang asing dan peminat budaya lokal, saat ini sudah ada 100 motif yang telah dibuat.

Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa sebagian besar pembeli ditokonya adalah orang asing, sehingga karya cross stitch dengan motif khas Indonesia bisa menjadi kenang-kenangan dari negara Indonesia.

Awalnya, untuk menjual kerajinan cross stitch buatannya, pada tahun 2000 Aryati menjual pada bazar di tingkat RT yang ada di lingkungannya dalam rangka ulang tahun kemerdekaan Indonesia, selanjutnya ia juga ikut dalam bazaar yang diselenggarakan oleh kedutaan asing, yang ternyata mendapatkan respon yang cukup besar karena para ekspatriat biasanya merasa ‘wajib’ membeli barang di pameran.

Aryati sendiri awalnya adalah seorang arsitek gedung kantor. namun pada waktu krisis moneter 1998 banyak proyek pembangunan gedung yang dihentikan dan akibatnya Aryati pun kehilangan pekerjaan dan selanjutnya pindah ke Perusahaan Furnitur, namun karena terlalu menguras tenaga, waktu serta pikiran. akhirnya usaha di bidang furnitur pun dihentikan.

Untuk Cross Stitch sendiri, Aryati membuat kerajinan ini sejak kecil, yang biasanya dilakukan setelah usai pulang sekolah, menurut Aryati hal yang membuatnya sangat tertarik dengan cross stitch ialah karena diajarkan langsung oleh Ibu dan juga karena awet dan dapat dipajang dalam waktu yang lama.

Motif tradisional yang dikembangkan dalam karya cross stitch buatannya antara lain batik, nasi goreng, bajaj, pakaian adat nusantara dan kostum penari dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Aryati, motif nasi goreng merupakan pengembangan dari motif yang telah ada sejak jaman Belanda, sedangkan motif bajaj dipakai karena merupakan salah satu ikon kota Jakarta.

Motif Batik diambil dari motif kain batik yang sudah ada terutama dari kawasan Yogyakarta.

Untuk pakaian adat nusantara hampir sebagian besar motif pakaian adat yang ada di Indonesia sudah termasuk didalamnya antara lain Bali, Kalimantan, Jawa dan Betawi.

Sedangkan kostum penari antara lain tari yapong, tari jaipong, tari legong, tari dayak dan panji semirang dengan gradasi warna yang menarik. 

Untuk motif, menurut Aryati semua disainnya dibuat sendiri. sedangkan motif-motif tersebut dipilih karena permintaan untuk motif yang terkait dengan budaya lokal Indonesia sangat tinggi, terlebih lagi karena pembelinya kebanyakan adalah wanita, baik orang lokal maupun asing, yang pada dasarnya ingin mengetahui lebih dalam mengenai kekayaan budaya yang ada.

Namun bukan berarti cross stitch tidak diminati pria, menurut Aryati beberapa wanita yang datang ke tokonya baik di Panglima Polim, Mal Ambassador dan ITC BSD untuk membeli bahan seperti kain dan benang, memberitahukan kalau suami mereka juga suka membuat cross stitch tapi biasanya mereka meminta tolong istri untuk membelikan bahan-bahannya.

Untuk bahan pembuatan, saat ini semuanya masih impor. namun sebelum tahun 2005, beberapa pabrik di Indonesia masih memproduksi wol dan kain strimin yang menjadi bahan dasar pembuatan cross stitch tapi karena harga bahan baku semakin mahal sedangkan daya beli tidak terlalu besar maka akhirnya banyak pabrik yang menghentikan produksinya.

Di Cross Stitch Point, kerajinan cross stitch dijual baik dalam bentuk yang sudah jadi atau yang masih dalam bentuk bahan dasar yakni benang dan kain strimin serta ada pola didalamnya sehingga pembeli yang sudah paham cara menyulam cross stitch dapat membuat sendiri.

Sedangkan untuk harga, yang masih berbentuk kit mulai dari Rp 22.000 sampai Rp 340.000. sedangkan yang sudah jadi mulai dari Rp 40.000 sampai Rp 1.5 juta namun cross stitch point juga menerima pesanan pembuatan dan pengerjaan motif yang diinginkan pelanggan.

Di Cross Stitch Point, pembeli yang belum paham cara membuat karya cross stitch bila sudah membeli kit akan diberikan kursus kilat dan selanjutnya bisa membuat sendiri.

Cross Stitch Point
Jl Panglima Polim I No 94
Kebayoran
Phone : (021) 726-2408

Kategori: Gaya Hidup

Investasi Produsen Elektronik Semester I-2008 USD 165 juta

Juli 25, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Investasi Produsen Elektronik Semester I-2008 USD 165 juta

Pada semester I-2008, untuk memenuhi peningkatan permintaan baik di pasar domestik maupun internasional
produsen elektronik di Indonesia membelanjakan USD 165 juta untuk meningkatkan kapasitas produksi dan membangun pabrik baru.

Berdasarkan data Departemen Perindustrian, selama semester I-2008 empat produsen elektronik asing dan lokal telah menanamkan modal antara lain Sanyo, Sharp, Samsung dan Polytron.

PT Sanyo Jaya Component, produsen produk Sanyo, menanamkan investasi sebesar USD 60 juta untuk peningkatan produksi pabrik komponen kamera dijital.

Sedangkan untuk meningkatkan penjualan televisi LCD, Sharp dan Samsung masing-masing telah menanamkan investasi sebesar USD 20 juta untuk pembangunan pabrik perakitan televisi LCD dengan kapasitas produksi 5.000 unit televisi per bulan.

PT Hartono Istana Teknologi, produsen merek Polytron juga telah menambah investasi sebanyak Rp 50 miliar untuk meningkatkan produksi audio untuk speaker komputer.

Abdul Wahid Direktur Industri Elektronik Departemen Perindustrian menjelaskan Departemen Perindustrian telah menargetkan pertumbuhan sektor elektronik untuk tahun 2008 sebesar 10,6%. Sedangkan nilai produksinya diharapkan naik menjadi Rp 107.8 triliun meningkat 6,73% dibanding tahun 2007 yang hanya sebesar Rp 101 triliun.

Menurut Wahid, untuk ekspor ditargetkan peningkatan sekitar 8,45% menjadi USD 7.7 miliar dari USD 7.1 pada tahun 2007.

Kategori: Berita Utama

Pefindo Announce the First Indonesian Mutual Fund Rankings

Juli 25, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Pefindo Announce the First Indonesian Mutual Fund Rankings

PT Lembaga Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), an Indonesian ratings agency, Thursday (07/24) had announce its Mutual Fund Ranking (PMR) which asses 116 mutual fund products and aimed to facilitate investors to select the best mutual fund products suit with their need.

Kahlil Rowter Pefindo President Director (07/24) said the mutual fund products which its rank assessed are the mutual fund which had two years minimum Net Asset Value (NAB) historical data, daily per unit, monthly asset value and at the date of ranking assessment had IDR 25 billion minimum NAB.

From 400 mutual fund products, there are 116 products that meet Pefindo criteria which consist of 21 stock mutual fund, 48 fixed income mutual fund and 47 balanced mutual fund.

Salyadi Saputra said to decide ranking for each mutual fund products, Pefindo had use three measurements such as yield analysis, volatility analysis which measure by average differential risk of each mutual fund product and asset value of each mutual fund product.

Further, Salyadi said so far the published analysis on mutual fund emphasis on rate of return on an investment.
Whereas in fact return rate only one of the consideration on investment.

Pefindo plan to update the mutual fund ranking regularly on quarterly basis, the next release would be on October 2008.

Mutual Fund Ranking

Stock Mutual Fund

> Fortis Ekuitas
> Dana Ekuitas Prima

Fixed Income Mutual Fund

> Danamas Stabil
> Prospera Obligasi Plus
> Trimegah Dana Stabil
> Haji Syariah
> BNI Dana Syariah

Balanced Mutual Fund

> Schroder Dana Terpadu II
> Prospera Balance
> Mandiri Investa Syariah Berimbang
> Bahana Dana Infrastruktur
> Dana Selaras Dinamis

Kategori: English

Dorong Perluasan Angkutan Udara, Pemerintah Proteksi Rute Baru Selama Tiga Tahun

Juli 24, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Dorong Perluasan Angkutan Udara, Pemerintah Proteksi Rute Baru Selama Tiga Tahun

Untuk mendorong perluasan jangkauan pelayanan angkutan udara, pemerintah akan memproteksi maskapai penerbangan berjadwal yang melayani rute baru selama tiga tahun.

Budhi M Suyitno, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan (07/23) mengungkapkan proteksi akan diberikan bagi maskapai yang melayani virgin route (rute baru) dalam bentuk hak terbang selama tiga tahun tanpa pesaing pada rute yang dilayani.

Menurut Budhi, ketentuan mengenai proteksi di atur dalam pasal 34 ayat 2 Peraturan Menteri Perhubungan No 25/2008 tentang penyelenggaraan angkutan udara.

Selain itu, bagi maskapai berjadwal yang melayani rute baru, juga akan mendapatkan kompensasi pembebasan evaluasi kapasitas.

Namun bila kapasitas di rute tersebut tidak memadai maka Direktorat Jenderal Angkutan Udara akan menawarkan rute tersebut kepada maskapai berjadwal lain dengan syarat antara lain tidak diperbolehkan mengoperasikan pesawat pada jam yang sama dengan maskapai yang pertama mengajukan ijin.

Tri Sunoko Direktur Angkutan Udara Departemen Perhubungan lebih lanjut menjelaskan maskapai yang melayani rute baru akan mendapat masa ekstra selama dua tahun untuk menikmati keuntungan karena biasanya untuk rute baru keuntungan akan memperoleh keuntungan setelah beroperasi selama 6 bulan sampai 1 tahun.

Kategori: Otomotif & Transportasi