Buletin Bisnis

Survei Biaya Hidup 2008 Mercer : Jakarta Turun ke Posisi 82

Juli 30, 2008 · 1 Komentar

Korean Culinary Journey
Dari 14 Juli sampai 10 Agustus 2008
di Java Restaurant
Intercontinental Midplaza Hotel Jakarta

————————

Survei Biaya Hidup tahunan yang dilakukan Mercer untuk tahun 2008 menempatkan Indonesia pada posisi 82 atau turun 27 peringkat dari posisi 55 pada tahun 2007.

Namun penurunan peringkat juga dialami negara lain di kawasan Asia Timur seperti Bangkok yang turun dari peringkat 95 ke 105, Hanoi dari peringkat 56 ke 91 dan Ho Chi Minh dari peringkat 60 ke 100.

Majalah Forbes dalam artikelnya memberikan komentar bahwa menurunnya peringkat kota di Asia dalam Survei tahun 2008 disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang menurunkan subsidi bahan bakar dan tidak lagi menjaga biaya sumber daya (resource cost) tetap rendah seperti sebelumnya.

Sedangkan Tokyo, untuk Survei tahun 2008 berada pada posisi 2 atau peringkat 1 kota termahal di Asia Timur dan selanjutnya diikuti Seoul, Hong Kong, Singapura dan Beijing.

Sementara Manila, peringkat 110 dan Bandar Seri Begawan, peringkat 114, menjadi kota di Asia Timur dengan biaya hidup rendah.

Yvonne Traber, Manajer Riset Mercer (07/24) mengungkapkan dalam pres rilis bahwa untuk 2008, Moscow menduduki peringkat 1 kota termahal di dunia.

Sedangkan Ascunsion di Paraguay menempati peringkat paling bawah dari Survei Biaya Hidup Mercer tahun 2008 dan merupakan kota dengan biaya hidup paling murah di dunia.

Menurut Yvonne meskipun secara tradisi kota-kota mahal di Asia dan Eropa Barat tetap ada dalam 20 besar, namun kota-kota di Eropa Timur, Brazil dan India mulai menanjak.

Sebaliknya, beberapa kota seperti Stockholm dan New York saat ini biaya hidupnya lebih rendah.

Yvonne menambahkan melalui survei ini Mercer telah mengkonfirmasi tren global kenaikan harga untuk makanan dan bahan bakar tertentu meskipun kenaikan tidak konsisten di semua lokasi. Ini sebagian diseimbangkan oleh menurunnya harga komoditas tertentu seperti barang elektronik dan listrik yang diimpor dari negara berkembang khususnya China.

Survei Mercer dilakukan pada Bulan Maret 2008 meliputi 143 kota di enam benua dan mengukur perbandingan biaya atas 200 barang untuk tiap lokasi termasuk perumahan, transportasi, makanan, pakaian, peralatan rumah tangga dan hiburan. Pilihan kota yang di survei didasarkan pada kebutuhan data terkait dari perusahaan dan organisasi pemerintah.

Kategori: Berita Utama