Pulang Kampung tahunan tidak hanya terjadi di Indonesia, Di Jepang setiap pertengahan bulan Agustus, ritual pulang kampung juga terjadi untuk merayakan Obon (Festival untuk memperingati orang yang sudah meninggal).
Pada Rabu (08/13), ribuan orang sudah memadati berbagai moda transportasi untuk menuju kampung halaman mereka.
Banyak keluarga yang memanggul tas memenuhi kereta peluru (shinkansen) dan pesawat terbang, mereka lebih memilih meninggalkan kendaraannya di rumah yang disebabkan oleh mahalnya harga bahan bakar minyak.
Untuk tahun ini, Jalan Tol masih menjadi pilihan utama sehingga mengakibatkan kemacetan yang cukup parah, contohnya di Jalan Tol Tohoku yang mengakibatkan kemacetan sepanjang 55 km yang dimulai dari Prefektur Tochigi.
Sedangkan di Jalan Tol Tomei, meskipun jalurnya padat namun hanya ditemukan sedikit antrian ketika mengisi bensin pada pompa bensin di servis area.
Furuta Shoji, 59, manajer pompa bensin menyatakan banyak orang yang tidak menggunakan kendaraan pribadi karena harga bensin sangat mahal.
Banyaknya orang yang meninggalkan mobilnya di rumah mengakibatkan kenaikan jumlah penumpang pada moda transportasi kereta.
Menurut data yang dikeluarkan 6 anak perusahaan JR (Kereta Api Jepang/Japan Railway), reservasi untuk kereta ekspress dan shinkansen selama liburan musim panas dan Obon meningkat 4 persen dibanding tahun 2007.
Menurut Perusahaan Kereta Api dan Maskapai penerbangan, reservasi kursi untuk Tokaido Shinkansen yang berangkat dari Tokyo ada hari Rabu hampir habis terjual. Sedangkan penerbangan domestik dari Bandara Haneda juga sudah penuh.