Buletin Bisnis

Presiden Instruksikan Pertamina Hentikan Kenaikan Harga Elpiji

September 3, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan PT Pertamina untuk menghentikan kenaikan harga eceran elpiji 12 kg dan 50 kg yang rencananya akan rutin dilakukan setiap bulan sampai selesainya pelaksanaan Pemilu 2009.

Menurut Presiden, kenaikan gas yang dilakukan Pertamina pada bulan Juli tidak tepat waktu dan sensitif, selain itu tanpa mempertimbangkan daya beli masyarakat yang masih belum memungkinkan untuk menerima kenaikan harga.

Presiden Yudhoyono lebih lanjut menjelaskan karena harga eceran tidak dinaikan maka pendapatan pertamina diperkirakan akan berkurang namun hal itu akan dikompensasi dari pengurangan setoran dividen Pertamina ke kas Negara.

Selain itu Presiden Yudhoyono juga memberikan teguran kepada Pertamina dan Kementrian BUMN supaya dalam mengambil keputusan tidak hanya memperhatikan aspek ekonominya saja tapi juga memperhatikan dampak sosialnya, dampak politiknya dan apakah cocok dengan situasi bulan ramadhan.

Terhitung mulai tanggal 25 Agustus 2008, Pertamina menaikan harga jual elpiji 12 kg dari Rp 5.250/kg menjadi Rp 5.750/kg atau naik dari Rp 63.000/tabung menjadi Rp 69.000/tabung.

Sementara harga jual elpiji kemasan 50 kg setelah dikurangi diskon 10 persen harganya menjadi 362.750/tabung.

Sedangkan harga jual elpiji tabung 3 kg masih tetap Rp 4.250/kg.

Kategori: Mineral & Energi