Buletin Bisnis

Bandai Keluarkan Produk Terbaru Tamagotchi Edisi Warna

September 28, 2008 · & Komentar

Perusahaan Pembuat Mainan, Bandai, rencananya akan mengeluarkan model terbaru Tamagotchi di Bulan November, dengan penambahan layar LCD berwarna pada binatang peliharaan dijital populer yang untuk pertama kalinya dalam 12 tahun sejarah Tamagotchi.

Permainan Tamagotchi pertamakali diperkenalkan  pada 23 November 1996 dan sejak saat itu popularitas Tamagotchi menjadi fenomena sosial. namun sesudah itu penjualan sempat menurun dan sempat dihentikan produksinya pada 1998.

Namun pada 2004, model Tamagotchi Plus diluncurkan dengan dilengkapi infra merah.

Pada Bulan Juni tahun ini, sudah terjual lebih dari 74 juta unit termasuk “Keitai Kaitsu Tamagotchi Plus” yang dapat dikoneksikan dengan telepon selular, dan telah dijual diseluruh dunia.

Selain itu, satu Film animasi yang menampilkan karakter-karakter Tamagotchi, yang dirilis pada Bulan Desember tahun 2007, telah ditonton oleh 700 ribu pemirsa.

“Tamagotchi Plus Color” terbaru dilengkapi dengan layar tipis LCD 1.52 inci yang berisikan berbagai konten dijital terbaru yang dapat memaksimumkan penggunaan display berwarna.

Sebagai tambahan untuk merubah penampilannya agar sesuai dengan musim dan cuaca, karakter Tamagotchi akan kotor bila tidak mandi dan dapat merubah warna badannya selain itu juga tersedia pilihan untuk renovasi rumah.

Dengan fungsi cahaya belakang terbaru dan dua baterai kering yang menggantikan batere mirip kancing, pengguna dapat bermain dua jam dalam sehari selama satu bulan.

Harga “Tamagotchi Plus Color” 5.040 yen dan akan dijual mulai 22 November dalam tujuh warna yang berbeda.

Perusahaan Mainan Bandai mengharapkan dapat menjual 200 ribu unit sampai akhir Maret 2009.

Kategori: Berita Utama (1)

Reaksi yang lambat Terhadap isu Makanan yang Tercemar (Editorial Japan Times 27 September)

September 28, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Setelah terjadinya skandal beras yang tercemar dengan pestisida atau jamur toksin dan dijual kembali kepada perusahaan, industri kimia dan sekarang dicurigai telah ditemukan pada produk makanan.

Marudai Food Co. telah menarik kembali lima produknya yang kemungkinan dibuat dengan susu yang tercemar, yang dibeli dari perusahaan China.

Zat Melamin dapat menyebabkan batu ginjal serta penyakit ginjal. hal yang mengkhawatirkan ialah lambatnya tindakan pemerintah dan produsen makanan dalam keamanan pangan.

Pencampuran zat melamin kedalam susu di China mulai terungkap di media massa China mulai 11 September, namun baru tanggal 20 September Marudai mulai menarik produknya dan Kementrian Kesehatan menghimbau pengawasan yang lebih ketat pada produk makanan yang di proses di China.

Anak Perusahaan Marudai di China telah membeli bahan susu yang terkontaminasi dari Yili, perusahaan susu besar di China, melalui Sumitomo Corp.

Di China, lima orang bayi telah meninggal dan lebih dari 54.000 bayi sakit setelah meminum susu yang tercemar melamin.

Ada kecurigaan bahwa petani telah menambahkan bahan kimia untuk membuat kandungan protein susu terlihat lebih tinggi.

Otoritas keamanan makanan China telah menyelidiki 109 produsen pembuat susu bubuk dan mendeteksi zat melamin dalam produk dari 22 perusahaan.

hal ini menegaskan perlunya perusahaan makanan Jepang untuk memperkuat kemampuan mereka untuk melakukan verifikasi mutu bahan baku yang dibeli dari perusahaan China serta produk turunannya.

Pemerintah Jepang juga seharusnya menghimbau China untuk menyingkapkan informasi mengenai skandal susu yang tercemar zat melamin termasuk jalur distribusinya.

Dalam skandal beras yang tercemar, Kementrian Pertanian pada awalnya menentang menyampaikan kepada publik nama-nama perusahaan yang membeli beras yang tercemar. Kini jumlah perusahaan yang ada dalam daftar terus berkembang menjadi 380 di 24 prefektur dan 390 perusahaan di 26 prefektur. Namun beberapa perusahaan menolak pemeriksaan yang dilakukan kementrian.

Kementrian saat ini mempertimbangkan cara-cara untuk menutup distribusi beras yang tercemar dan melakukan pengawasan ditempat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan memberikan pelabelan yang mengindikasikan tempat asal beras yang dipergunakan dalam produk yang dibuat dengan menggunakan beras tersebut.

Namun yang utama ialah jangan buang waktu lagi untuk melaksanakan langkah-langkah tersebut.

Kategori: Berita Utama (1)

Kapal Induk Tenaga Nuklir Untuk Menjaga Stabilitas di Asia (Editorial Yomiuri Shimbun 26 September)

September 28, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kapal Induk Tenaga Nuklir pengangkut pesawat tempur, USS George Washington telah tiba hari Kamis pekan lalu di pangkalan Angkatan laut Amerika Serikat Yokosuka Prefektur Kanagawa, penempatan pasukan ini diharapkan memberikan kontribusi tidak hanya pada pertahanan Jepang tapi juga untuk perdamaian dan stabilitas di seluruh kawasan Asia Pasifik.

USS George Washington menggantikan USS Kitty Hawk yang ditempatkan diYokosuka mulai tahun 1998 dan telah habis masa tugasnya.

USS George Washington merupakan Kapal Induk bertenaga Nuklir pertama yang ditempatkan di Jepang.

Dibangun pada 1992, George Washington merupakan salah satu dari empat yang termuda dari sebelas kapal induk pengangkut pesawat tempur. dan mampu mengangkut 75 pesawat tempur dan 6.000 orang awak termasuk pilot.

Kemampuan kapal induk ini punya kemampuan untuk terlibat dalam operasi militer lebih lama dibanding kapal induk konvensional karena menggunakan tenaga penggerak nuklir selain itu akselerasi ketika berlayar juga lebih cepat dibanding kolega konvensionalnya.

Perintang Yang Kuat

Penempatan kapal induk pengangkut pesawat tempur di Jepang dengan kemampuan yang lebih baik memperkuat Potensi Perintangan Militer Amerika Serikat.

Kehadiran Militer Amerika Serikat di Jepang merupakan batu loncatan aliansi keamanan Jepang-Amerika Serikat dan kekuatan udara memainkan peranan yang sangat penting.

Ketika Taiwan menyelenggarakan Pemilihan Presiden pada Bulan Maret 2008, USS Kitty Hawk dan kapal induk pengangkut pesawat tempur lainnya melakukan latihan di perairan sebelah timur Taiwan sebagai bentuk pamer kekuatan.

Latihan tersebut dipercayai sebagai upaya mencegah China melakukan aksi serupa yang pernah dilakukannya pada tahun 1996, yakni latihan peluncuran rudal di Selat Taiwan untuk menekan Taiwan, yang saat itu akan melakukan pemilihan presiden yang pertama kalinya.

Untuk saat ini, sangatlah penting untuk menjamin keamanan kapal induk bertenaga nuklir tersebut.

Pada Bulan Mei, salah seorang awak USS George Washington yang merokok menimbulkan percikan api dan mengakibatkan penurunan pangkat kapten dan perwira pelaksana.

Dan untuk keperluan perbaikan, penempatan kapal induk nuklir ini ke Yokosuka ditunda lebih dari satu bulan. Meskipun reaktor nuklir tidak mengalami kerusakan, namun itu menunjukan bahwa kecelakaan bisa terjadi oleh karena kecerobohan sederhana.

Pada Bulan Agustus Kapal Selam bertenaga Nuklir USS Houston diumumkan telah mengeluarkan sejumlah kecil air yang terkontaminasi radioaktif dari katup lebih dari dua tahun, dan juga pernah sebanyak sebelas kali mengadakan kunjungan ke Jepang.

Konsentrasi unsur radioaktif yang bocor dinyatakan sama dengan yang ada secara alami di lautan. Jumlah total radiasi yang bocor selama kunjungan di Jepang dinyatakan lebih sedikit dibandingkan jumlah yang keluar pada waktu dada seseorang dikenai Sinar X.

Meskipun begitu, Pemerintah Jepang harus menekan Amerika Serikat untuk melakukan yang terbaik pada manajemen keamanan USS George Washington jika ingin menghilangkan kecemasan para warga lokal dan para pihak yang peduli.

Amerika Serikat juga seharusnya merespon secara proaktif terhadap permintaan untuk membuka informasi terkait kecelakaan dan hal lainnya yang berkaitan dengan publik.

Pada Bulan Juni 2006, Pemerintah Kota Yokosuka menyetujui penempatan kapal induk nuklir pengangkut pesawat tempur dan selanjutnya menandatangani nota manajemen bencana dengan Angkatan Laut Amerika Serikat yang berpangkalan di Jepang. Pada Bulan November 2007, Jepang dan Amerika Serikat melaksanakan latihan bersama manajemen bencana.

Salah seorang pejabat Tinggi Angkatan Laut Amerika Serikat pernah mengatakan bahwa filosofi Angkatan Laut ialah dengan cepat berhadapan dengan berbagai hal ketika masih dalam tahap awal untuk mencegah hal tersebut menjadi masalah besar.

Untuk mencapai hal tersebut, kedua negara seharusnya membuat upaya-upaya lebih jauh untuk membentuk hubungan kepercayaan melalui latihan bersama dan pertukaran opini yang terus terang.

Kategori: Berita Utama (1)

Perawatan Kesehatan untuk Lanjut Usia (Editorial Asahi Shimbun 27 September)

September 28, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Bukanlah hal yang tidak masuk akal bagi pemerintah untuk merevisi kebijakan-kebijakan yang kurang populer bagi publik sebelum dilaksanakannya pemilihan umum.

Namun usulan untuk meninjau kembali program asuransi perawatan kesehatan yang tidak populer bagi orang yang berusia 75 tahun dan lebih diajukan dengan sangat tiba-tiba dan banyak berisikan poin-poin yang tidak jelas.

Pada minggu yang lalu, Masuzoe Yoichi Menteri Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan menyatakan akan menghentikan praktek yang menetapkan pada usia 75 tahun merupakan usia wajib bagi pemotongan wajibpremium asuransi dari orang-orang yang dilindungi asuransi tunjangan pensiun.

Menurut Masuzoe, sistem yang berlaku saat ini tidak didukung masyarakat dan dampaknya kementrian akan menghapus sistem yang baru diperkenalkan.

Pada saat kampanye pemilihan ketua umum Partai Liberal Demokrat, Aso Taro yang memenangkan pertarungan dan kemudian menjadi perdana menteri mendukung usulan Masuzoe. Menurut Aso, Sistem tersebut patut dipertanyakan karena memberikan perawatan secara seragam berdasarkan kelompok usia, Oleh karenanya hal tersebut perlu ditinjau kembali secara tegas.

Meskipun demikian, anggota koalisi yang memerintah, yang memberikan penekanan pada keunggulan dan pentingnya sistem, menyuarakan penolakan dan menyatakan tidak ada jalan lain yang bisa dilakukan untuk menjelaskan usulan ini ke pada para pemilih.

Kementrian kesehatan juga bersikap untuk tetap memelihara sistem yang sudah berjalan.

Namun pada akhirnya, LDP dan mitra koalisi junior Komeito Baru hanya dapat menjelaskan bahwa mereka akan mempertimbangkan perasaan para lanjut usia dan memperbaiki sistem.

Segera setelah pelantikan Kabinet Aso, dibentuk panel untuk membahas peninjauan kembali sistem yang dibuat dibawah pengawasan langsung Menteri Kesehatan. Akan tetapi, dibutuhkan waktu satu tahun sebelum panel memutuskan apakah sistem yang ada dirubah seluruhnya atau hanya dimodifikasi saja.

Dalam situasi seperti itu, tidak ada jalan lain bagi Masyarakat Jepang untuk memahami pendirian dasar pemerintah dan koalisi yang berkuasa mengenai rencana mereka tentang program asuransi perawatan kesehatan bagi para lanjut usia.

Mungkin apa yang mereka inginkan, bahkan jika partai oposisi mengkritik sistem ini pada pemilihan majelis rendah yang akan datang, koalisi yang berkuasa dapat mencegah hal tersebut menjadi isu utama dengan menyatakan sistem akan di tinjau kembali.

Namun pemerintah dan koalisi yang berkuasa tidak berjanji akan merubah sistem secara drastis, jadi nanti mereka dapat menyatakan bahwa mereka tidak terikat dengan janji-janji kampanye seperti itu.

Ketika oposisi menyerahkan rancangan undang-undang untuk menghapus sistem, pemerintah dan partai yang berkuasa menganggap hal tersebut sebagai kurang bertanggung jawab karena tidak menyampaikan kerangka kerja untuk sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama. kritik yang sama seharusnya juga disampaikan ke pemerintah dan koalisi yang berkuasa kali ini.

Dengan menurunnya tingkat kelahiran dan semakin meningkatnya jumlah orang yang berusia lanjut, diperlukan tindakan untuk mencegah pemaksaan beban yang berat kepada generasi yang lebih muda.

Tujuan dari sistem yang berlaku saat ini ialah menghindari situasi seperti itu dengan menggunakan pajak dari setengah pengeluaran dan warga senior juga harus membayar premium asuransi. Namun banyak orang yang berusia lanjut takut mereka tidak akan bisa menerima layanan kesehatan yang memadai.

Partai Demokrat Jepang (Minshuto), partai oposisi utama, mengusulkan untuk memberikan penjelasan program asuransi perawatan kesehatan publik yang terintegrasi yang akan mencakup semua orang tanpa memandang usia dan jabatan.

Meskipun demikian, kecuali jika pendapatan pekerja mandiri dapat secara akurat diperkirakan, beban tidak akan dibagi secara adil dengan pekerja kantor. selain itu juga tidak ada kejelasan seberapa besar pendapatan pajak yang akan diperlukan?

Dengan menurunnya jumlah populasi orang muda, bagaimana Jepang dapat memelihar sistem dan membagi beban? partai yang berkuasa dan oposisi seharusnya menyampaikan pandangannya terkait poin ini kepada mayarakat dan tidak menghindari diskusi tentang perlunya pembagian beban.

Seharusnya sistem kemanan sosial bukanlah hal untuk dipermainkan.

Kategori: Berita Utama (1)