Buletin Bisnis

Masukan dari Juni 2009

Outlook Peringkat Utang Indonesia Naik dari Stabil ke Positif

Juni 11, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Moody’s Investor Service, perusahaan pemeringkat hutang global, Kamis (11/6) menaikkan outlook peringkat utang jangka panjang pemerintah Indonesia (sovereign rating), yang ada pada posisi Ba3, dari stabil ke positif.

Kenaikan peringkat didorong oleh prospek perekonomian Indonesia yang semakin kuat terutama ditopang oleh permintaan domestik yang meningkat, selain itu  keseimbangan ekonomi dan momentum investasi Indonesia juga tidak terlalu terpengaruh oleh turunnya perdagangan global dan krisis finansial.

Kategori: Berita Utama

Daftar Badan Usaha Milik Negara dan Lembaga Pemerintah yang berhutang kepada PT Pertamina

Juni 10, 2009 · 1 Komentar

Frederick Siahaan Direktur Keuangan PT Pertamina Rabu (10/6) dalam rapat dengan Komisi VII DPR menyatakan sejumlah badan usaha milik negara dan lembaga pemerintah memiliki hutang pembelian BBM dengan nilai yang sangat besar kepada Pertamina.

Badan Usaha Milik Negara dan Lembaga Pemerintah yang berhutang kepada PT Pertamina antara lain PT PLN (persero) Rp 23,63 triliun,  Tentara Nasional Indonesia (TNI) Rp 6,919 triliun, Trans Pasific Petrochemical Indonesia (TPPI) Rp 2,642 triliun, Departemen ESDM Rp 2,372 triliun dan Garuda Indonesia Rp 967 miliar, Merpati Rp 397 miliar.

Kategori: Berita Utama

KPPU Hentikan Penyelidikan Proyek Donggi Senoro

Juni 10, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Rabu (10/6) menghentikan penyelidikan terhadap laporan dugaan persaingan usaha tidak sehat dalam pemilihan rekanan proyek gas alam cair (LNG) Senoro Donggi, Kalimantan Tengah.

KPPU menyimpulkan laporan yang diajukan PT LNG Energi Utama atas Mitsubishi Corporation berdasarkan Tata cara Penanganan Perkara KPPU tidak lengkap dan tidak jelas.

Kategori: Berita Utama

Presiden Yudhoyono Harapkan Suramadu Percepat Pengembangan Ekonomi Madura

Juni 10, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Presiden Yudhoyono Rabu (10/6) mengharapkan jembatan Suramadu akan mempercepat pengembangan ekonomi di Pulau Madura.

Presiden Yudhoyono lebih lanjut menyatakan pembangunan jembatan Suramadu harus ditindak lanjuti dengan pembangunan di wilayah sekitarnya.

Untuk itu pemerintah  juga telah membentuk Badan Pengembangan Suramadu yang bertugas mengelola sarana dan prasarana serta pengembangan wilayah Suramadu, termasuk mengelola jembatan tol Suramadu dan pembangunan serta pengelolaan kawasan khusus di pulau Madura. (kn/10/6)

Kategori: Berita Utama