Tarif SMS Diduga Ditentukan oleh Kartel

Jakarta – Penetapan tarif pesan pendek melalui telepon seluler (SMS) diduga ditentukan lewat praktik kartel atau kesepakatan harga antaroperator. Kondisi ini membuat tarif SMS seragam dan mahal. Demikian diungkapkan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) di Jakarta, baru-baru ini.           

Pihak BRTI mengungkapkan, biaya yang dikeluarkan pihak operator hanya Rp 75 untuk per SMS. Namun tarif inter dan antaroperator seluler yang diterapkan mencapai Rp 250 sampai Rp 350 per SMS. Dengan kata lain, konsumen harus membayar tarif SMS tiga kali lebih mahal.           

Sejak awal Januari silam, penghitungan tarif diganti dari pembagian hasil menjadi berbasis biaya. Namun selama praktik kartel dibiarkan, tarif seluler akan terus mahal. Atas penemuan ini BRTI akan menyerahkan bukti-buktinya ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). 

Sumber ; Liputan6.com 

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

%d blogger menyukai ini: