Pay TV Diminta Penuhi Syarat IPP

Korean Culinary Journey
Dari 14 Juli sampai 10 Agustus 2008
di Java Restaurant
Intercontinental Midplaza Hotel Jakarta

————————-

Sedikitnya sembilan penyelenggara televisi berbayar (pay TV) diminta melengkapi persyaratan untuk mendapatkan izin penyelenggaraan penyiaran (IPP).Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) memberi waktu hingga 30 hari setelah dirilisnya pengumuman pemberian izin menyelenggarakan layanan payTV untuk wilayah Jakarta,Jumat (27/7). “Jika dalam batas waktu tersebut tetap tidak melengkapi kekurangan persyaratan, permohonan (IPP) dapat dibatalkan,” ujar Kepala Bagian Umum dan Humas Ditjen Pos dan Telekomunikasi Depkominfo Gatot S Dewa Broto di Jakarta,kemarin.

Dari sembilan itu di antaranya adalah penyelenggara pay TV yang telah ada, yaitu PT Direct Vision (Astro), PT Broadband Multimedia Tbk (Kabel Vision), dan PT Indosat Mega Media (IM2). Sementara PT Matahari Lintas Cakrawala (Indovision) menyatakan telah melengkapi persyaratannya. Lalu, lima penyelenggara baru adalah PT Nusantara Vision (OK Vision), PT Cipta Skynindo (I-Sky-Net), PT Global Comm Nusantara (Safuan TV), PT Karya Megah Adijaya (Citra TV), dan PT Media Commerce Indonesia (B-Vision).

Dari total 10 pemohon IPP, Depkominfo masih menunda satu pemberian izin siaran untuk PT Arvia Dimensi Technology (Arditech) karena belum mengeluarkan rancanganinduk(masterplan) frekuensi penyiaran digitalnya.

Gatot melanjutkan, kekurangan yang belum dipenuhi itu tidak bersifat prinsip, hanya seputar kelengkapan administratif. Di antaranya izin mendirikan bangunan (IMB) dan izin transponder.“ Mungkin mereka lupa menyertakannya ketika mengajukan permohonan IPP,”tuturnya.

Sebenarnya, kata dia, izin ini bukan melegalkan pe-nyelenggaraan TV berbayar yang sudah ada karena sebelumnya operasi mereka pun sudah di anggap resmi oleh Depkominfo.Namun,jelas Gatot, selama ini izin siaran mereka hanya mengacu pada rekomendasi kelayakan yang dikeluarkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika M Nuh menjelaskan, dalam Peraturan Menkominfo No 8/P/M. KOMINFO/3/2007 tentang Tata Cara Perizinan dan Penyelenggaraan Penyiaran Lembaga Penyiaran Swasta diamanatkan, IPP harus benar-benar mengacu pada UU Penyiaran.

Karena itu, per 21 Maret 2007,tanggal mulai efektif pemberlakuan peraturan Menkominfo,pemberian izin penyelenggaraan televisi berbayar harus ditata ulang. Dalam UU No 32 Tahun 2002 Pasal 33 perihal perizinan disebutkan, IPP diberikan negara melalui KPI setelah mendapat masukan dan hasil evaluasi dengar pendapat antara pemohon dan KPI serta rekomendasi kelayakan dari KPI.Lalu,izin juga dikeluarkan setelah ada hasil kesepakatan dalam forum rapat bersama antara KPI dengan pemerintah dan pemberian izin alokasi juga penggunaan spektrum frekuensi radio oleh pemerintah atas usul KPI.

Gatot mengakui, implementasi dari ketentuan itu belum berjalan maksimal meski undang- undang telah disahkan 2002 lalu.Ganjalannya,kata dia, ada pada hubungan yang kurang harmonis antara Depkominfo dan KPI.

“Sekarang hubungan yang harmonis ini (KPI dan pemerintah) mulai terlihat sehingga kita bisa duduk bersama dan akhirnya berhasil merumuskan IPP itu,”ungkap Gatot. Ketika dikonfirmasi, Legal Manager Indovision Handiomono yang dihubungi SINDO kemarin menegaskan bahwa pihaknya sudah melengkapi semua dokumen yang diminta Depkominfo. “Semua persyaratan kita sudah lengkap dan saya sudah mendapat surat pernyataan kelengkapan dari Depkominfo,”ujar dia.

Seputar Indonesia

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: