YUKU MOKO, Populerkan Batik Gorontalo

PRIA asal Gorontalo ini sukses memopulerkan batik dari tanah kelahirannya. Di luar negeri batik buatannya mendapat respons positif.

Sepintas batik ini terlihat sederhana. Namun bila diperhatikan, motif ikan dan jagung pada kain berwarna hitam itu begitu elegan. Ya, itulah batik Gorontalo. Sama sekali berbeda dengan batik Solo,Yogyakarta, dan Pekalongan. Dulu jarang orang yang mengenal batik asal Gorontalo, namun di tangan Yuku Moko,batik Gorontalo ini sudah mulai populer hingga ke mancanegara.

Bertahun-tahun boleh dibilang seniman ini telah berhasil membawa nama daerah setempat lewat kreasi batik modern. Tak sendirian, bersama masyarakat seniman di Kampung Boroko, Gorontalo, mantan karyawan Bank Bumi Daya ini mencoba menawarkan batik dalam versi yang berbeda.Ternyata dia bukan hanya sukses memproduksi lembaran batik khas Gorontalo, juga sekaligus melanglang buana menembus pasar mode di mancanegara.

Yuku yang asli Gorontalo merasa dirinya tidak cocok bekerja di belakang meja. ”Saya menemukan diri saya tidak cocok bekerja di belakang meja. Daya kreativitas saya tidak bisa dibendung sehingga lama-kelamaan tidak merasa nyaman bekerja sebagai pegawai kantoran. Karena itu, saya memberanikan untuk mempunyai butik batik sendiri,” katanya, beberapa waktu lalu.

Didukung pemerintah daerah setempat maupun secara swadaya,hampir tiap tahun lelaki dengan postur tubuh besar ini mengikuti dan menggelar koleksi terbarunya di luar negeri. Tentu yang dia sasar adalah negara yang berpotensi menjadi market ekspor. Sementara di dalam negeri, batik khas Kampung Boroko ini juga kerap mengikuti pameran di Jakarta.

“Sudah hampir 10 tahun malang melintang di dunia batik. Saya harus berjuang dari satu pameran hingga pameran untuk memperkenalkan batik kreasi saya.Akhirnya kerja keras berbuahkan hasil.Saya bisa ikut pameran batik ke luar negeri. Hampir semua negara pernah saya kunjungi,’’ sebutnya, yang corak batiknya punya ciri khas bergambar ikan.

Dari corak batiknya, terlihat bakat melukis Yuku sejak masih kanak-kanak tidak sia-sia. Dengan mudah lelaki kelahiran 60 tahun silam mengekspresikan kehidupan masyarakat Gorontalo ke dalam lembaran katun dan sutra. ”Saya cari benang merah yang paling menonjol dari daerah Gorontalo yang ternyata masyarakatnya agrarisnya tidak pernah lepas dari jagung dan ikan,”paparnya.

Kini dua komoditas itulah yang akhirnya diangkat Yuku sebagai ciri khas batik Gorontalo. Namun, sebagaimana umumnya daerah di luar Jawa, masyarakat Gorontalo pun tak mengenal kebiasaan membatik. Itu sebabnya batik karya seniman Kampung Boroko ini tidak mengenal teknik canting. Melainkan dengan melukis di atas kain. Yuku tidak hanya mengaplikasikan batik tersebut ke dalam gaya busana tradisional, juga dia padukan dengan kebaya potongan kontemporer dan modern.

Lembaran batik tersebut juga tidak terlihat janggal untuk sebuah gaun malam dan busana semikasual pria.’’Setiap batik saya selalu limited edition. Jadi coraknya tidak selalu sama,’’ paparnya. Untuk terus mengembangkan usahanya,Yuku sudah mulai membuka butik batiknya. ’’Saya membuka butik Boroko di Radio Dalam.Karena,saya lihat potensi pasar di daerah tersebut cukup tinggi dan daya belinya sangat baik,’’ paparnya.

Kini Yuku juga mulai mengaplikasikan batiknya ke dalam produk turunan fashion lainnya seperti dasi, scarft, taplak meja, gorden.’’Saya membuat produk berdasarkan ide kreatif. Jadi tidak pernah ditargetkan produknya harus seperti apa. Jadi setiap goresan atau gambar di produk saya berdasarkan hasil kreativitas saya,’’ urainya. Kini order kain batik terus mengalir, terutama dari kalangan atas.

”Ada beberapa istri menteri yang berlangganan kepada saya. Mereka rata-rata suka dengan corak batik saya karena unik. Selain itu, semua baju saya warnanya juga warna alam, yakni cokelat seperti warna tanah,”urainya. Di luar negeri batik buatannya juga mendapat tanggapan positif. Saat menggelar pameran, berulang kali mendapat pujian atas karyanya.Tak puas dengan batik, Yuku juga mulai mengembangkan bisnis pembuatan sandal khas Indonesia.

Seputar Indonesia

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

4 Responses to YUKU MOKO, Populerkan Batik Gorontalo

  1. vonny mohamad says:

    aq vonny dr gorontalo, kira2 kalo di gorontalo aq bisa liat hasil karya dr bapak yuku dimana????? aq pengen banget memakai batik khas gorontalo….krna selama ini kt hanya memakai batik dr khas jawa…….tolong yah di kasih contoh model batik tersebut….

  2. Hmm.. Batik Gorontalo.. beda dengan Khas Jawa ya…
    Kita sebagai produsen Batik di Jawa.. juga sebenarnya ingin tau juga apakah ada perbedaan mencolok.. jadi bukan ke arah Mega Mendng, Sekar Jagad.. atau motif-motif lain..

    Bagaimanapun Bangga akan Batik sebagai Produk Nasional..

    Luckman R :).

  3. I think the admin of this web page is actually working hard in support of his web page, because
    here every data is quality based information.

  4. Excellent post but I was wondering if you could write a
    litte more on this subject? I’d be very thankful if you could elaborate a little bit more. Kudos!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: