Orangtua Keluhkan Pungli Sekolah

Pungutan sekolah di DKI Jakarta makin merajalela.Padahal, segala pungutan dalam bentuk apa pun telah dilarang karena sudah ada Biaya Operasional Sekolah(BOS) dan Biaya Operasional Pendidikan (BOP).Namun, nyatanya sekolah percontohan atau unggulan malah memungut biaya sehingga memberatkan orangtua siswa. ”Pada tahun sebelumnya dan tahun ajaran 2007/2008, pungutan siswa baru bisa mencapai lebih dari Rp5 juta.Belum lagi,sumbangan pendidikan sebesar Rp100.000 per siswa setiap bulannya,”ujar Okky Sofyan dari Forum Komunikasi Orangtua Murid SDN Percontohan Kompleks IKIP Rawamangun, Jakarta Timur,kemarin.

Okky menjelaskan,SDN percontohan ini telah menerima dana BOS dan BOP sebesar Rp800 juta pada 2006/2007. Akan tetapi, bukannya ringan, malah pengeluaran orangtua siswa makin membengkak.Orangtua dibebani pembelian pengadaan buku wajib yang seharusnya sudah ditanggung pemerintah.” Siswa harus membeli buku pelajaran wajib sebesar Rp350.000. Ini sangat memberatkan orangtua yang berpenghasilan rendah,”lanjutnya.

Selain buku wajib, menurut Okky,ketentuan larangan pungutan rutin setiap bulan sesuai surat edaran No 35/2005 yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) DKI Jakarta. Akan tetapi, SDN percontohan termasuk di dalamnya komite sekolah masih menghimpun tambahan dana operasional.

Hal senada diungkapkan Harry Syahrial dari Forum Komunikasi Orangtua Murid SDN Percontohan Kompleks IKIP Rawamangun. Harry mengaku, pungutan di sekolah tersebut sempat dilaporkan ke Polres Jakarta Timur. Sayang, polisi tidak bisa menindaklanjuti laporan pungutan itu lantaran kurang kuatnya bukti-bukti. ”Memang sulit dibuktikan karena pelakunya bukan seperti pencuri,”ucapnya.

Ketua Komite SDN Percontohan Kompleks IKIP Rawamangun Krisanjaya membantah adanya pungutan di sekolah ini,karena seluruh anggaran sekolah dibicarakan bersama dengan orangtua siswa.

”Kami tidak memungut dari orangtua siswa,tetapi memberikan kebebasan kepada mereka menyumbang untuk kebutuhan sekolah. Lagi pula,sifatnya sukarela dan tidak ada paksaan,”terangnya. Kepala Dikdas DKI Jakarta Sylviana Murni menegaskan, di tahun mendatang, sekolah dilarang melakukan pungutan.Pasalnya, pungutantersebutberpotensi jadiajangpungliolehoknumsekolah. ”Kebijakan tahun ajaran 2007/2008, pemprov membebaskan biaya pendidikan,”bebernya

Seputar Indonesia

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: