MENTERI PU UMUMKAN TARIF BARU 13 RUAS TOL

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto  di Jakarta, Jumat (31/8), mengumumkan secara resmi tarif baru untuk 13 ruas tol yang tersebar di berbagai daerah di tanah air, yang akan diberlakukan  pada hari Selasa 4 September 2007 pukul 00.00.

             “Tarif tersebut semula akan diperlakukan pada akhir Agustus 2007, tapi karena ada perubahan tarif Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang menyita perhatian dan energi kita, maka tarif tol yang lain ditunda masa berlakukan,” ujarnya.

 

Tarif terjauh untuk setiap ruas ditetapkan sebagai berikut, untuk Jagorawi dinaikan menjadi Rp 5.500 dari semula Rp4.500, Jakarta-Tanggerang tarifnya Rp3.500   yang semula tarifnya Rp3.000 , untuk ruas dalam kota dari Rp 4.500   menjadi Rp5.500 .

 Sedangkan untuk   ruas Padalarang-Cileunyi dari Rp4.500   menjadi Rp 5.500   dan  ruas Cipularang  dari Rp20.000   menjadi Rp24.500, ruas Semarang  seksi A,B,C dari Rp1.500  tetap Rp1.500 , Surabaya 萌empol dari Rp 3.000   menjadi Rp 3.500 .

Palimanan-Kanci dari Rp6.000   menjadi Rp7.000 atau Rp266/km naik   Belmera Rp3.500   menjadi Rp4.500 , untuk ruas Serpong-Pondok Aren Rp3.000  menjadi Rp 3.500 Tanggerang 邦erak dari Rp 15.000   menjadi Rp 18.000, sedangkan ruas ,Surabaya-Gresik dari Rp6.000  menjadi Rp7.000   dan Makassar tahap I dari Rp1.500   menjadi Rp1.850  

Sementara Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Hisnu Pawenang mengatakan, kenaikan tarif tersebut yang tertinggi dan terendah saat ini Rp433 dan Rp 85, yaitu terendah tol Jagorawi dan yang tertinggi tol dalam kota, meski tarif tersebut telah  dinaikan tapi masih tetap dibawah tarif jalan tol baru.

Sedangkan penggolongan tarif tol terjadi peningkatan dari tiga golongan menjadi lima golongan antaranya golongan I yaitu sedan,Jip/truk kecil dan bus, golongan II truk dengan gandar dua, golongan III truk dengan gandar tiga, golongan IV truk gandar empat dan golongan V truk dengan gandar lima keatas.

Pengenaan tarifnya seperti contoh untuk ruas Jagorawi golongan I hingga golongan V yaitu Rp 5.500, Rp 7000,Rp 9.000 Rp 11.500 dan Rp 13.500.

Sementara itu Dirjen Bina Marga Hermanto Dardak mengatakan, pengenaan tarif dilakukan berdasar besar dan valome kendaraan, sehingga semakin besar dan volomenya yang memiliki nilai rusak terhadap jalan tarifnya lebih tinggi.

Kecuali  kendaraan penumpang umum/bus meski ukuran dan volume besar tarif disamakan dengan sedan yang ukuran lebih kecil, karena pemerintah memberikan prioritas dan  bentuk subsidi tidak langsung kepada  pemilik kendaraan umum.

Dirut Jasa Marga Frans Sunito mengatakan, mengenai tingkat SPM yang merupakan prasyarat yang selalu dituntup oleh pengguna jalan dan DPR RI, semua ruas telah memenuhi persyaratan.

Kecuali yang dirasakan berat untuk memenuhi SPM secara Maksimal adalah pembuatan pagar rumija, karena setiap kali memasang pagar selalu hilang dicuri orang.

Untuk itu kedepan kita akan memasang pagar tol PT Jasa Marga berjanji akan membangun pagar dari bahan yang tidak mudah dicuri,katanya.

Kominfo

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: