Penunjukan PT Bank DBS Indonesia sebagai Dealer Utama SUN Dicabut

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencabut penunjukan PT Bank DBS Indonesia sebagai dealer utama penjualan Surat Utang Negara (SUN).Pasalnya, PT Bank DBS Indonesia tidak dapat memenuhi kewajibannya sebagai dealer utama. Karena itulah, Depkeu memberikan surat peringatan kepada PT Bank DBS Indonesia sebanyak tiga kali.

Menurut Kepala Biro Humas Depkeu Samsuar Said, pencabutan tersebut tertuang dalam surat S-88/MK.8/2007 tertanggal 29 Agustus 2007.

Pencabutan ini didasarkan pada hasil pelaksanaan evaluasi terhadap pelaksanaan kewajiban dealer utama yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No144/PMK.08/2006 tentang Sistem Dealer Utama.

Dalam Pasal 22 ayat (2), Menkeu berwenang mencabut penunjukan dealer utama jika dealer utama menerima surat peringatan tiga kali dalam kurun waktu satu tahun terakhir karena tidak memenuhi kewajiban sebagai dealer utama.

“Makanya, penunjukan PT Bank DBS Indonesia sebagai dealer utama dicabut,” kata Samsuar di Jakarta, Jumat (31/8).

Di tempat terpisah, Direktur Surat Berharga Negara Depkeu Bhimantara Widyajala mengatakan kewajiban yang tidak dipenuhi oleh PT Bank DBS Indonesia karena perusahaan itu tidak menyampaikan bid (penawaran) pada lelang SUN.

Selain itu, perusahaan ini juga tidak mencapai ketentuan wajib memenangkan lelang 2% dari total indikatif SUN dalam kurun waktu tiga bulan.

“Jadi, dalam tiga bulan, primary dealers wajib memenangkan lelang dari total indikatif. Jadi, kalau kita lelang 3-4 kali dalam tiga bulan, minimum yang harus dicapai oleh primary dealers adalah dua persen dari target indikatifnya,” kata Bima.

Dengan dicabutnya penunjukan PT Bank DBS Indonesia sebagai dealer utama, hingga kini ada 18 institusi yang terdiri dari 14 bank dan empat perusahaan efek.

14 bank itu adalah Citibank NA, HSBC, Deutsche Bank AG, BCA, Bank Danamon, BII, BNI, Bank Mandiri, Bank Lippo, BRI, Bank Panin, BRI, dan Bank Permata, Standard Chartered, dan JPMorgan Chase Bank, NA. Sedangkan empat perusahaan efek terdiri dari PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Securities.

Media Indonesia

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: