300 Ribu CPNS Diangkat Oktober

Pemerintah akan mengangkat 300.000 calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada Oktober mendatang. Jumlah ini lebih sedikit dibanding pengangkatan CPNS pada 2006 lalu, yang mencapai 350.000 orang.

Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) Taufiq Effendi memerinci formasi PNS tahun ini, 225.000 untuk pegawai honorer dan sebanyak 75.000 untuk yang baru (50.000 daerah dan 25.000 pusat). Menurut Taufiq, pelaksanaan pengangkatan CPNS kali ini tidak dilakukan secara nasional. Namun, memberi kesempatan seluas-luasnya bagi daerah maupun instansi untuk melaksanakannya. ”Mereka yang mengadakan ujian sendiri,mengumumkan sendiri,dan memilih sendiri.

Tapi tentu bersama-sama dibantu struktur di daerah, seperti gubernur dan kantor regional,”ungkapnya sebelum berbicara pada seminar bertajuk Reformasi Birokrasi di Indonesia: Quo Vadis? di Kampus Universitas Diponegoro, Semarang,kemarin. Taufik beralasan, untuk saat ini jumlah PNS sudah cukup besar dan banyak. Tetapi yang mempunyai kompetensi, jumlahnya masih kurang. Karena itu, pihaknya akan melakukan dua perbaikan pada kompetensi dan kesejahteraan. Selain itu,kebijakan tersebut dilakukan agar bisa memberikan jawaban ke masyarakat mengenai alasan mengapa gaji PNS itu dinaikkan.Menurut dia, selama ini telah muncul paradigma mengenai siapa yang pintar, rajin, dan kurang rajin, tetapi gajinya tetap sama.

Dia bertekad untuk mengubah hal tersebut dengan menjalankan kebijakan secara simultan. ”Karena itu, tahun ini kita mulai gelar penerimaan PNS, kita buka di daerah-daerah yang membutuhkan,” imbuhnya. Sebelumnya, dia mengemukakan bahwa pemerintah menargetkan hingga 2009, sekitar 900.000 pegawai berstatus honorer di seluruh Indonesia diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Pegawai honorer yang diangkat tersebut termasuk para guru sekolah swasta.Pengangkatan pegawai honorer berdasarkan database yang saat ini ada di Kementerian Negara PAN, sehingga tidak termasuk mereka yang kemudian menjadi pegawai honorer di daerah dan datanya belum masuk database Kementerian Negara PAN.

Dia berharap, setelah pengangkatan pegawai honorer, nantinya daerah tidak berlomba-lomba merekrut pegawai honorer baru, apalagi di beberapa daerah ada kecenderungan kelebihan pegawai.Contohnya, Surabaya memiliki pegawai sekitar 25.000 orang, padahal kebutuhannya sebenarnya tidak sebanyak itu. Saat berkunjung ke Batang, Jawa Tengah, kemarin, Taufik mengatakan bahwa pada 2006 lalu, PNS untuk golongan I yang awalnya mendapatkan gaji Rp668.000 naik menjadi Rp1.060.000 dan 2007 mengalami peningkatan menjadi Rp1,2 juta. ”Insya Allah pada tahun 2008 mendatang, gaji PNS terendah sebesar Rp1,4 juta, dan gaji ini pasti jumlahnya akan semakin besar untuk tahun berikutnya,” katanya. Sementara itu,Wakil Ketua Komisi II DPR Ida Fauziah meminta Menpan Taufik Effendi untuk menyampaikan komposisi penerimaan PNS tahun ini. Sebab, jumlahnya menurun dibandingkan tahun lalu.

”Rencananya, minggu depan kami akan raker dengan Menpan. Nah,di situ kami akan minta penjelasan soal jumlah kebutuhan dan mekanisme perekrutan,”katanya. Menurut dia,berdasarkan pengalaman penerimaan PNS tahun lalu yang diselenggarakan lewat daerah dan pusat,banyak mengalami masalah. Karena itu, semestinya mekanisme perekrutan diperbaiki. DPR, tambah dia, akan menekankan pada guru honorer untuk segera dijadikan PNS.

”Mereka cukup diseleksi administrasinya saja, tidak perlu mengikuti seleksi sebagaimana calon PNS yang bukan berasal honorer,” timpalnya. Wakil Ketua Komisi II DPR Sayuti Asyathri justru mengingatkan Menpan untuk tidak membuat pernyataan yang menimbulkan banyak interpretasi terkait dengan pengangkatan PNS Oktober mendatang. Menurut dia, pengangkatan CPNS itu sudah diprogram untuk mengangkat tenaga guru honorer menjadi PNS. ‘’Itu sudah program lama, nama sudah ada,dan sekarang tinggal menunggu saja,”terangnya saat dihubungi SINDO, tadi malam.

Politikus dari Partai Amanat Nasional ini berharap, perekrutan PNS di daerah harus berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri untuk melihat kebutuhan dan upaya memenuhi reformasi birokrasi agar lebih baik. ”Kita tidak melihat dari komposisi ideal, tapi sekarang program untuk menaikkan guru honorer itu dihabiskan semua,” tandasnya. Sejumlah provinsi sudah memastikan akan lebih memprioritaskan pengangkatan tenaga guru sebagai PNS.Alasannya,jumlah guru di daerah mereka masih kurang.

Seputar Indonesia

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: