Partai Golkar belum Bicarakan Capres 2009

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono menyatakan, kendati beberapa parpol, seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS), telah mulai mengusung sejumlah tokoh untuk menjadi calon presiden pada Pilpres 2009, partai berlambang pohon beringin belum membicarakannya.”Kami belum bicara capres. Yang ada (sekarang baru) spekulasi-spekulasi,” tegas Agung Laksono di atas pesawat, sesaat setelah tinggal landas dari Bandara Mutiara, Palu, Sabtu (1/9) petang, menuju Jakarta.

Ia menampik informasi politik tentang telah adanya Plan A, Plan B, atau Plan C Partai Golkar menghadapi pencalonan serta pemenangan Pilpres 2009.

“Tak ada Plan A, B, C. Kami belum melakukannya,” tegas Agung Laksono menjawab pertanyaan tentang informasi tersebut.

Di kalangan pers, beredar informasi, dalam paket ‘Plan A’ menokohkan Ketua Umum DPP Partai Golkar selaku calon presiden (capres), lalu pada ‘Plan B’ mengusung pasangan Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum DPP PDIP) dan Surya Paloh (Ketua Dewan Penasihat DPP Partai Golkar), sedangkan ‘Plan C’ mengajukan Agung Laksono sebagai calon alternatif, apakah itu di papan satu maupun papan dua.

“Itu tidak benar. Sedangkan menyangkut silaturahmi Partai Golkar dan PDIP di Medan serta Palembang, ini merupakan pertemuan ideologi. Merupakan upaya memperkuat platform kebangsaan kedua partai nasionalis. Di sana belum bentuk koalisi, apalagi bicara soal capres,” tandasnya.

Strategi Pemenangan Pemilu

Agung Laksono juga mengungkapkan, partainya kini lebih fokus kepada pematangan strategi politik menyambut Pemilu 2009, baik itu pemilihan legislatif maupun Pemilihan Umum Presiden (Pilpres).

“Kami fokus memantapkan para pemilih tradisional yang ada di lingkup sejumlah organisasi pendiri (Kosgoro, SOKSI, dan MKGR), maupun organisasi sayap Partai Golkar, seperti Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), termasuk organisasi-organisasi kemasyarakatan bernapaskan kekaryaan semisal Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Himpunan Wanita Karya (HWK), dan seterusnya,” urainya.

Perjalanannya berkeliling di 33 provinsi se-Indonesia untuk melantik serta mengukuhkan Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro, menurutnya, merupakan salah satu bentuk pemantapan para pemilih tradisional punyanya Partai Golkar.

“SOKSI, MKGR dan lain-lainnya juga melakukan hal yang sama,” ungkap Agung Laksono lagi.

Media Indonesia

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: