Pemilu Tak Pengaruhi Target Pertumbuhan 2008

Pemerintah meyakini bahwa target pertumbuhan ekonomi pada 2008 sebesar 6,8% tidak akan terganggu oleh persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2009, terutama jika berkaca kepada pelaksanaan Pemilu 2004.

’’Pada 2004 lalu, kami punya catatan bagus, yakni investasi tumbuh 14,7% dan ekspor tumbuh 13,5%. Sayangnya, faktor pengurang pertumbuhan, yaitu impor juga tumbuh tinggi 26,7% sehingga pertumbuhannya cuma 5,03%,’’ tutur Direktur Perencanaan Makro Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Priyambodo.

Dia menambahkan, sebenarnya, siapa pun yang menjadi kandidat calon presiden (capres) pada pemilu mendatang, pasar tetap akan melihat adanya harapan baru yang lebih baik. ’’Jika politik berjalan dalam koridor yang sudah pasti,siapa pun yang terpilih dapat memberi kepastian regulasi,’’ ungkapnya.

Menurut Bambang,untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 6,8%,target investasi 15,5% harus dimulai sejak semester II/2007. Pertumbuhan investasi yang hanya mencapai 7,3% pada semester I/2006 harus didorong lebih tinggi pada triwulan III. Dengan demikian, pada akhir 2007, pertumbuhan dua digit dapat dicapai.

Salah satunya, ungkapBambang, dengan cara memperkuat kapasitas pemerintah daerah (pemda) menyerap dana pembangunan yang di terima daerah dari pusat. Dengan demikian,belanja pemerintah pada 2008 akan meningkat. ’’Jangan sampai pemda menyimpan dana terlalu lama di BPD,kemudian BPD malah menggunakannya untuk membeli SBI,’’ tuturnya.

Pembangunan di daerah yang menjadi kantung kemiskinan dan pengangguran, ujar dia, harus lebih cepat sehingga bisa menyerap tenaga kerja dan memangkas angka kemiskinan. Terpisah, President Director Institute for Development of Economics and finance (Indef) Fadhil Hasan menjelaskan, pelaksanaan pemilu biasanya dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian.

Hal itu disebabkan banyaknya anggaran yang dikeluarkan pemerintah ataupun partai politik (parpol) untuk menyukseskan pemilu. Namun,hal itu sebaliknya akan terjadi jika pemilu berjalan tidak seperti yang diinginkan pasar, misalnya karena banyak menimbulkan huru-hara. Karena itu, Fadhil berharap menjelang ataupun saat pelaksanaan pemilu 2009 mendatang,semua elemen masyarakat harus benar-benar menjaga situasi dan kondisi sosial keamanan tetap kondusif.

’’Semua harus bekerja keras, kita masih memiliki masalah pada investasi dan anggaran yang kurang efektif dan efisien,” tuturnya, kepada SINDO, tadi pagi.

Dia menambahkan, mulai sekarang,pemerintah harus mengeluarkan regulasi mengenai investasi yang bersahabat dengan investor. Sementara itu, anggota Komisi IX DPR Maruarar Sirait meragukan asumsi yang dipergunakan pemerintah saat membuat target pertumbuhan ekonomi pada tahun depan.

Sebab, merujuk pengalaman sebelumnya, eksekutif selalu merevisi target pertumbuhan ekonomi saat penyusunan APBN perubahan. ’’Keberadaan pemilu dan persiapannya bukanlah sebuah faktor utama,”ungkapnya.

Revisi-revisi semacam itu, nilai politikus PDIP ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak dapat menetapkan asumsi yang dijadikan dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), khususnya yang terkait dengan ekonomi makro.

Hal itu, ujar Maruarar,disebabkan masuknya muatan politis dalam penyusunan APBN yang berakibat pemerintah tidak objektif melihat perekonomian nasional maupun global.

Seputar Indonesia

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: