Nyoman Gunarsa Minta MA Awasi Perkara Hak Cipta

Pelukis kondang asal Bali, I Nyoman Gunarsa, meminta Mahkamah Agung (MA) mengawasi proses penyelesaian perkara pemalsuan hak cipta yang saat ini sedang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bali.Pada Senin (3/9), Nyoman didampingi tim penasihat hukumnya yang dipimpin I Made Sukerana, mendatangi Kantor MA untuk menyampaikan berbagai hal yang dialaminya selama menjadi saksi pelapor perkara pelanggaran hak cipta di Denpasaar, Bali.

“Kami minta Ketua MA memberikan perhatian serius atas perkara hak cipta yang sedang berlangsung di Bali,” kata Nyoman kepada pers di Jakarta, Senin (3/9).

Sejak 2000 silam, Nyoman menjadi saksi pelapor perkara pelanggaran hak cipta dengan terdakwa Hendra Dinata alias Sinyo di PN Denpasar. Perkara ini bermula dari penemuan lukisan palsu Nyoman Gunarsa yang dijual di Sinyo Galeri milik Hendra Dinata.

Lukisan palsu tersebut, selain menjiplak motif dan gaya lukisan asli karya Nyman, juga mencantumkan nama dan tanda tangan Nyoman Gunarsa.

Selama tujuh tahun, sejak 2000, Nyoman menempuh jalur hukum untuk mencari keadilan atas kasus tersebut, tetapi selalu gagal. Bahkan ia sampai empat kali mengganti tim penasihat hukum.

“Selama tujuh tahun saya berjuang, tapi keadilan dan perlindungan hukum bagi hak cipta belum juga saya peroleh,” keluhnya.

Namun, penyelesaian perkara itu kini mulai menunjukkan titik terang. Pada 28 Agustus lalu, kata Nyoman, jaksa penuntut umum (JPU) perkara itu menuntut Hendra Dinata dengan hukuman tiga tahun penjara dan denda Rp25 juta.

Bila dilihat dari kejahatan terhadap hak cipta, kata Nyoman, tuntutan tersebut masih terlalu ringan. Karena itu ia mengharapkan vonis yang dijatuhkan hakim minimal sama dengan tuntutan jaksa.

“Intinya kita mengharapkan putusan yang mencerminkan rasa keadilan masyarakat, khususnya para pemengang hak cipta yang selama ini hak intelektualnya diinjak-injak untuk kepentinagan uang,” tegasnya.

Dalam kaitan itu, ia mengharapkan MA sebagai pengawas pengadilan memberikan perhatian dan mengikuti setiap perkembangan penyelesaian perkara tersebut di PN Denpasar.

“Perlindungan terhadap hak cipta merupakan ciri bangsa yang berbudaya dan bermartabat. Dan saya Percaya Pak Bagir Manan punya kepedulian itu,” ucap Nyoman.

Sementara koordinator tim penasihat hukumnya, I Made Sukerana, menyatakan setelah memperoleh putusan pidana yang berkekuatan hukum tetap, pihaknya akan mengajukan gigatan perdata.

“Kami akan lakukan langkah perdata karena pemalsuan lukisan itu secara material telah merugikan klien kami ratusan miliar,” paparnya.

Media Indonesia

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: