Pembiayaan Syariah Naik Signifikan

Pembiayaan modal kerja perbankan syariah per Juni 2007 meningkat signifikan dibanding pembiayaan sektor lain.Per Juni pembiayaan modal kerja naik 8,5%.Hal itu menyusul jadwal cairnya beberapa pembiayaan proyek besar dan mulai bergeraknya sektor riil meskipun masih menghadapi berbagai kendala. ”Pembiayaan modal kerja yang besar terkait dengan jadwal draw down project financingyang besar,” ungkap Ketua Umum Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo) A Riawan Amien di Jakarta,kemarin. Di sisi lain, tumbuhnya sektor riil tidak hanya tergambar dari pertumbuhan pembiayaan modal kerja, melainkan juga pembiayaan investasi. Bahkan pembiayaan konsumtif meskipun tidak berpengaruh secara langsung.

Pembiayaan modal kerja ataupun investasi, lanjut Riawan, adalah jenis pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan. Hal ini menjadikan bank syariah tetap membiayai beberapa sektor yang dianggap produktif. ”Tidak ada pilihan untuk fokus ke salah satu sektor. Bank syariah membiayai sektor lain yang dianggap produktif,” tegas dia. Riawan menambahkan, sektor yang dianggap produktif di antaranya perdagangan, jasa (pendidikan, kesehatan, dan konstruksi) serta industri yang menyentuh hajat hidup orang banyak (energi, telekomunikasi, dan pembangkit energi).

Pengamat Perbankan Syariah Adhiwarman Karim mengatakan, peningkatan pembiayaan modal kerja menunjukkan bergeraknya sektor riil. Indikasinya, sektor konsumer yang menjadi andalan bank syariah saat ini mulai turun. Sementara sektor jasa dominan yang pantas dibiayai adalah konstruksi seperti pembangunan rumah, pasar yang dapat disewakan atau dijual. Bahkan jasa pariwisata lain. ”Peningkatan bisa dipicu oleh pengusaha yang mulai menyiapkan bahan baku untuk menyambut ajaran tahun baru dan hari besar keagamaan,” papar dia. Hal senada diungkapkan Group Head of Syraiah Bank Niaga Ari Purwandono.Menurut dia,secara siklus,pada kuartal I modal kerja biasanya turun akibat pelunasan nasabah.

Namun, setelah mendapat payment dari peak time Natal dan Tahun Baru,pada kuartal II biasanya naik menjelang musim sekolah dan hari besar keagamaan seperti Lebaran. Berdasarkan statistik perbankan syariah Bank Indonesia (BI),per Juni pembiayaan modal kerja meningkat 8,5% atau sebesar Rp12,89 triliun.Bandingkan dengan periode Mei yang baru mencapai Rp11,88 triliun. Hasil berbeda ditunjukkan oleh pembiayaan sektor investasi yang menurun 4,08%.Tepatnya pada Juni pembiayaan mencapai Rp4,7 triliun dan bulan sebelumnya Rp4,9 triliun.Penurunan juga terjadi kepada pembiayaan sektor konsumsi sebesar 3,18%.Pada Juni kredit yang tersalurkan sebesar Rp5,11 triliun dan Mei sebesar Rp5,34 triliun.

Seputar Indonesia

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: