PT BA Diminta Akuisisi Bahtera Adhiguna

Kementerian Negara BUMN optimistis target penyusutan BUMN menjadi 102 entitas usaha di akhir tahun ini akan tercapai.Terkait dengan proses tersebut, PT Tambang Batu Bara Bukit Asam Tbk (PT BA) diimbau mengakuisisi BUMN pelayaran PT Bahtera Adhiguna.

Hal itu dikemukakan Menneg BUMN Sofyan Djalil di sela rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin malam (3/8).

Pada kesempatan tersebut, Sofyan mengatakan pihaknya tengah berupaya untuk memperkecil jumlah BUMN yang saat ini mencapai 139 entitas usaha menjadi 102 BUMN.

“Yang jelas BUMN perikanan sudah berhasil, kemudian PTPN (Perkebunan Nusantara) sedang dalam proses dari 14 perusahaan menjadi tiga. Pertambangan dan farmasi masih dalam proses. Jadi saya berharap akhir tahun ini kita bisa dapat angka ini (102),” cetus Menneg BUMN.

Lebih lanjut, ia mengatakan proses perampingan jumlah BUMN tersebut dapat dilakukan melalui mekanisme take over antara BUMN besar terhadap BUMN kecil. Misalnya, Sofyan menyontohkan, adalah akuisisi BUMN konstruksi atas BUMN konsultan konstruksi.

“Itu perusahaan karya yang kecil-kecil digendong perusahaan karya yang besar, berubah menjadi EPC, Engineering Procurement Company. Sekarang ini kan banyak mereka kontraktor aja. Nanti begitu EPC, mereka bisa beri servis dari konsultan sampai ke procurement,” paparnya.

Sofyan juga menambahkan, pihaknya telah meminta PT BA untuk mempertimbangkan akuisisi atas PT Bahtera Adhiguna. Saat ini, ujarnya, PT BA tengah melakukan uji tuntas atas kemungkinan tersebut.

“PT BA itu seharusnya mempunyai divisi perkapalan. Karena kalau tidak, Bahtera Adhiguna menjadi sangat kecil. Kalau perusahaan pertambangan punya divisi perkapalan, itu jadi bagus. Nanti kita lihat apakah dibeli atau shares swaps.”

Ia mengakui, proses right sizing BUMN ini memang tak secepat yang diharapkan. Pasalnya, birokrasi yang dihadapi BUMN tak sesederhana seperti halnya perusahaan-perusahaan swasta.

“BUMN harus konsultasi dulu, dibahas di pemerintah dulu. Harus ada kesepakatan lalu rapat dulu, rapat dengan kabinet, kemudian konsultasi ke DPR. Banyak prosesnya. Lain dengan swasta yang dua tiga minggu bisa selesai,” kata Sofyan.

Media Indonesia

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: