XL Siap Ikuti Tender SLJJ

PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) bersiap mengikuti tender penyelenggaraan SLJJ jika gagal memenangi tender layanan SLI. Kendati demikian, Direktur Utama XL Hasnul Suhaimi mengaku optimistis bisa memenangi tender SLI.”XL sudah membangun sedikitnya tiga Sentral Gerbang Internasional (SGI), yang berarti lebih satu dari ketentuan yang ditetapkan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi Depkominfo selaku penyelenggara tender SLI,” ujar dia seusai acara prepress conference GSM Asia Pasific di Jakarta,kemarin. Menurut ketentuan Ditjen Postel, pemenang seleksi memang diwajibkan membangun minimal dua SGI pada tahun pertama dan cakupan wilayah layanan yang berbeda-beda serta menyediakan sarana keterhubungan antar SGI. Terkait dengan itu,menurut Hasnul, pihaknya juga telah membangun jaringan ke luar negeri, meski bukan termasuk jalur baru karena menempel pada PT Telekom Malaysia, perusahaan induk XL.

”Malaysia sudah punya jaringan ke Australia,Eropa,Amerika Serikat(AS),HongKong,dan Jepang.Jadi,kalaukitabikinsatu jaringan ke sana, berarti sudah kena semuanya,” paparnya. Seluruh jaringan ini ditargetkan selesai akhir September. Tim Penilai peserta tender SLI, ketika rapat aanwijzing atau penjelasan,beberapa waktu lalu,menyebutkan bahwa bobot penilaian dari sisi pembangunan jaringan akan ditentukan dari seberapa banyak peserta membangun jaringan pada jalur-jalur baru atau noneksisting.

Direktur Jenderal Postel sekaligus Ketua Tim Penilai Basuki Yusuf Iskandar menyampaikan, tidak disalahkan jika peserta membangun jaringan di jalur eksisting, tetapi bobotnya tidak sebesar jika dilakukan pada jalur baru. Menanggapi ketentuan ini, Hasnul mengatakan, XL berusaha membangun jaringan seideal mungkin.Menurut dia, yang tengah dibangun perusahaan saat ini sudah teruji kualitasnya. Meski begitu, Hasnul mengatakan bahwa penilaian itu diserahkan sepenuhnya kepada tim penilai. ”Kalau mereka bilang tidak bagus, ya berarti kita tidak lulus.

Yang penting kita sudah lakukan yang terbaik dan menurut kita ini sudah ada yang terbaik,” tuturnya. Sementara itu,mengenai pengembangan perusahaan, Director Network Services XL Dian Siswarini mengatakan,penyerapan belanja modal perusahaan sampai Agustus sudah mencapai 65% dari total belanja modal yang disiapkan tahun ini sebesar USD700 juta. Penyerapan dana tersebut, jelas dia, salah satunya untuk pembangunan base transceiver station/BTS yang sampai akhir tahunditargetkansebanyak3.100 BTSuntuklayanan2G.Sementara untuk layanan 3G, target pembangunan BTS XL sampai penghujung tahun sebanyak 400 unit.

”Sampai Agustus,kita sudah bangun sekitar 2.150 BTS untuk 2G dan 300 BTS untuk 3G,”ujar dia. Dian menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan BTS adalah 60% dari total capex. Dia menambahkan, untuk pembangunan BTS, ada beberapa komponen yang masih harus diimpor dari luar, yaitu sekitar 35%. Hal itu, jelas dia, disebabkan komponen tersebut masih belum bisa diproduksi di dalam negeri. Namun, lanjut dia, untuk pelayanan dan penggunaan jasa konstruksi, pihaknya 100% menggunakan sumber daya nasional.

Seputar Indonesia

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: