Mendagri Larang Parpol Terima Dana Asing

Gebrakan baru dilakukan Menteri Dalam Negeri yang baru Mardiyanto. Dia melarang setiap partai politik untuk menerima sumbangan dana dari luar negeri. Karena hal itu bisa mengancam kedaulatan negara Indonesia.

“Pemerintah berpendapat bahwa, sumbangan asing bukan saja perlu dibatasi, tapi juga harus dilarang. Karena sumbangan itu berpotensi adanya intervensi terhadap kehidupan politik dan kedaulatan negara Indonesia,” ujar Mardiyanto

Hal itu dia katakan dalam rapat dengar pendapat dengan Pansus RUU Politik dan Sistem Kedudukan MPR/DPR dan DPD, di Gedung DPR, Kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (5/9/2007).

Selain melarang sumbangan asing, Mardiyanto juga menilai perlunya pengelolaan uang partai yang transparan dan akuntabilitas sesuai dengan standar Ikatan Akuntan Indonesia.

Mardianto menjelaskan, pengeluaran penerimaan keuangan partai harus jelas dan detail baik sumbangan partai, laporan dan penggunaan dana partai, serta pengenaan sanksi yang tegas atas pelanggaran partai.

“Pembatasan sumbangan dimaksudkan agar pengelolaan keuangan partai politik dilaksanakan secara tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas mantan Gubernur Jawa Tengah ini.

Okezone

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: