Pemerintah akan Kurangi Pelabuhan Internasional

Pemerintah berencana mengurangi jumlah pelabuhan internasional terbuka dari 141 menjadi 25. Hal ini dilakukan menyusul peringatan Amerika Serikat terhadap kondisi dan fasilitas pelabuhan di Indonesia yang dinilai tidak aman.”Tiga hari yang lalu, Dubes AS menemui saya dan menyampaikan hasil rekomendasi US Coast Guard. Menurut mereka ada titik rawan di tujuh terminal. Jadi bukan lagi pada pelabuhan. Nah, mereka beri kesempatan 90 hari,” kata Menteri Perhubunganm, Jusman Syafii Jamal di Jakarta, Rabu (5/9).

Ditemui terpisah, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Dephub Harijogi menjelaskan lima pelabuhan telah diminta segera melakukan pembenahan sesuai Kode Keamanan Fasilitas Pelabuhan dan Kapal Internasional (ISPS Code). Lima pelabuhan itu adalah Belawan internasional container terminal, Medan; terminal Peti Kemas Koja, Jakarta, terminal pelabuhan Padang; Semarang Conventional Cruise Terminal; dan Terminal Jamrud, Surabaya.

“Menurut informasi Dubes, disampaikan bahwa hasil pemeriksaan dijumpai beberapa kendala tidak dipenuhinya ISPS Code itu pada fasilitas-fasilitas pelabuhan,” kata Harijogi.

Menurut dia, Dephub sudah memanggil seluruh pihak terkait seperti Pelindo, dan para adpel pelabuhan terkait kasus ini. “Kita beri tahu mereka secara transparan apa saja yang harus mereka lakukan karena tidak berarti walaupun tidak ada catatan, bisa bebas begitu saja. Karena ISPS Code tidak bisa otomatis selamanya. Dia akan secara reguler diadakan pemeriksaan,” papar dia.

Menurut catatan Dephub, ada 230 pelabuhan yang dianggap telah memenuhi ISPS Code antara lain, di Balikpapan, Banjarmasin, Belawan multipurpose, Bontang, Dumai, Pelindo II Jakarta, Jakarta International Container Terminal, dan Semarang International Container Terminal.

Sedangkan, jumlah kapal berbendera Indonesia yang telah memenuhi ketentuan ISPS Code sebanyak 608 kapal. “Hingga Agustus 2007, sebanyak 230 pelabuhan yang terdiri dari 32 fasilitas di pelabuhan umum dan 198 fasilitas di pelabuhan khusus telah memenuhi ketentuan ISPS Code,” terang Harijogi.

Media Indonesia

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: