BRI Sediakan Layanan KJK

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyediakan pelayanan pembayaran dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) bagi kontraktor melalui kredit jasa konstruksi (KJK).Kepala Divisi Hubungan Lembaga Kantor Pusat BRI Yadi Supriyatno mengatakan, program ini dalam rangka menerapkan treasury single account (TSA) berdasarkan UU No 1 /- 2004 tentang Perbendaharaan Negara dan PP 37 yang menyatakan semua penerimaan negara baik itu masuk dan keluar harus melalui kas negara.

”BRI mendapat kepercayaan program ini melalui tender. Dari 30 kantor wilayah (kanwil) Ditjen Perbendaharaan yang ditender, BRI ditunjuk menjadi bank operasional 1 (BO1) di 27 kanwil, di mana terdiri dari 162 kantor cabang/kantor cabang pembantu (KCP) BRI yang menjadi BO1,” kata Yadi kepada wartawan di Medan, kemarin.

Lebih lanjut dia mengatakan, fasilitas ini berlaku untuk proyek yang pembayarannya dilakukan melalui Kantor Cabang BRI yang ditunjuk sebagai pengelola dana BO 1. Kebijakan ini berlaku untuk kontraktor yang memenangkan tender dan namanya tercantum dalam kontrak kerja dan seluruh pekerjaan jasa konstruksi yang berhubungan dengan penyelesaian suatu proyek yang sumber pembayarannya hanya dari BO 1.

”Dalam hal kontraktor tidak dapat mengerjakan pekerjaan tertentu, maka kontrak kerja antara bouwheer dengan kontraktor harus memuat klausul bahwa pelaksanaan proyek dapat disubkontrakkan,”ucapnya. Terdapat dua bentuk kredit yang akan diberikan adalah kredit modal kerja (KMK) transaksional dan KMK plafon yang ditujukan bagi kontraktor yang mengerjakan beberapa proyek.

Jangka waktu kredit diberikan maksimal selama setahun atau sesuai dengan kontrak kerja antara bouwheer dengan penerima proyek. Dan mengenai agunan,dikenakan pada tagihan pembayaran termin atas proyek yang dibiayai.Pengalihan hak tagihan tersebut dibuatkan penyerahan dari penerima proyek kepada BRI.

Sementara Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi (Gapensi) Sumut Mahmud Azis mengatakan, bantuan kredit BRI ini hendaknya diberikan ke koperasi Gapensi dalam bentuk kredit permodalan.

”Dengan fasilitas kredit ini, BRI telah membantu pengusaha atau kontraktor untuk pengadaan barang-barang material bangunan, seperti aspal, semen, besi konstruksi,kayu,dan sebagainya,” katanya, seraya mengatakan setiap tahun Sumut membutuhkan aspal sebanyak 60.000 ton.

Seputar Indonesia

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: