Intraco Patok Penjualan Rp785 M

PT Intraco Penta Tbk patok penjualan Rp785,5 miliar hingga akhir tahun ini. Hal itu didasarkan kontrak penjualan yang sudah didapatkan sebesar USD15 juta.
”Kita yakin target itu bisa tercapai karena order di tangan sampai akhir tahun sudah mencapai USD15 juta dan sektor pertambangan tahun ini sedang booming,”papar Direktur Pemasaran Intraco Penta Willy Rumondor dalam paparan publik perseroan di Jakarta,kemarin. Willy mengatakan, target total penjualan tersebut diproyeksikan disumbang oleh penjualan suku cadang sebesar Rp249,59 miliar, alat-alat berat Rp471,5 miliar, jasa perbaikan Rp43,38 miliar, dan jasa leasing Rp21,05 miliar. ”Sampai semester I saja untuk total penjualan kita sudah mencapai Rp371,5 miliar, jadi kita tinggal memenuhinya sekitar Rp414,014 miliar,” kata dia.

Adapun kontrak penjualan sebesar USD15 juta, kata dia, terdiri atas pembelian alat berat bermerek Volvo dengan jenis ADT sebanyak 28 unit,EXC 14 unit, dan WL 7 unit. Sementara alat berat merek Ingersoll Rand dengan jenis compactors sebanyak 18 unit dan compressors sekitar 16 unit. Sementara itu, untuk merek Renault dengan jenis K380 sebanyak 12 unit dan K440 sekitar 16 unit. ”Dari jumlah pesanan tersebut, 60%-nya datang dari sektor pertambangan,” ujarnya. Dengan target total penjualan sebesar Rp785,5 miliar itu, perseroan optimistis bisa meraih laba kotor sampai akhir 2007 sebesar Rp155,5 miliar atau naik dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp118,25 miliar.

Sementara laba usaha ditargetkan naik dua kali lipat menjadi Rp62,58 miliar dibandingkan tahun 2006 sebesar Rp38,39 miliar. Direktur Keuangan Intraco Penta Fred L Manibog menambahkan, sampai dengan Agustus 2007 perseroan telah berhasil menjual sekitar 304 unit alat berat dengan nilai sekitar USD36,896 juta. ”Jumlah sampai Agustus 2007 telah melampaui pencapaian tahun 2006 sebesar USD35,677 juta,”ujarnya. Dari total penjualan sampai Agustus itu, lanjut dia, merek Volvo CE menyumbang sekitar 69%, IR 17%, Renault 10,3%, Bobcat 2,1%,dan lainnya 1,6%.

”Untuk Volvo angkanya sudah melampaui penjualan tahun 2006 yang menyumbang sekitar 60,2%,” ungkap dia. Sementara itu,Wakil Direktur Utama Intraco Penta Petrus Halim menuturkan, perseroan berencana Melakukan ekspansi usaha ke pertambangan.Ekspansi usaha ini disebabkan selama ini penjualan alat-alat berat perseroan lebih banyak ke sektor pertambangan. Selain itu, bisnis pertambangan masih memiliki prospek yang cukup menjanjikan di masa mendatang karena Indonesia merupakan negara kaya sumber daya alam.

”Peluang bisnis di pertambangan selalu kita cari.Kita buka mata dan telinga lebar-lebar untuk menangkap peluang itu,”kata dia. Namun, Petrus tidak bersedia menyebutkan lebih terperinci terkait rencana tersebut.” Tapi terlalu dini saat ini kita sampaikan.Kita coba pada tahun depan,” lanjut dia. Per 30 Juni 2007 perseroan berhasil mencatat laba bersih Rp8,269 miliar atau meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2006 sebesar Rp1,11 miliar. Peningkatan laba bersih itu didorong tumbuhnya pendapatan perseroan menjadi Rp371,5 miliar dari sebelumnya Rp238,9 miliar.

Seputar Indonesia

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: