PPATK Harus Fokus pada ‘Predicate Crime’

Pusat Pelaporan Transaksi dan Analisis Keuangan (PPATK) harus meningkatkan kinerjanya dengan berfokus pada kejahatan asal (predicate crime) yang banyak menghasilkan kejahatan selanjutnya (proceeds of crime).Dengan begitu, kasus-kasus yang bisa dijerat oleh UU TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) bisa terus meningkat.

Demikian diungkapkan anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi PKS Al-Muzzammil Yusuf kepada Media Indonesia di sela-sela rapat dengar pendapat dengan PPATK di Gedung MPR/DPR Senayan Jakarta, Senin (10/9).

Menurut Muzzammil, untuk meningkatkan peran dalam mendukung penegakan hukum, PPATK perlu melakukan targeting untuk kejahatan asal yang banyak menghasilkan proceeds of crime.

“Misalnya korupsi, perdagangan gelap narkoba, illegal logging, illegal fishing, perusak lingkungan hidup, tax evasion dan penyelundupan. Sehingga kasus-kasus yang bisa dijerat bisa meningkat. Sekarang terlihat menurun, tahun 2005 sudah delapan kasus, tapi tahun 2006 cuma satu dan 2007 baru dua kasus,” kata Muzzammil.

Selain itu, lanjutnya, dalam kaitan dengan pembahasan revisi UU TPPU, Fraksi PKS mendukung untuk diperkuatnya lembaga PPATK agar dapat melaksanakan tugas dan kewenangan dengan sebaiknya.

Format PPATK sebagai lembaga yang benar-benar independen seperti KPK, dengan kewenangan pemblokiran, penyitaan dan aksesibilitas kepada pusat data publik atau privat perlu diperjuangkan.

“Wacana PPATK sebagai penyidik money laundering (pidana pencucian uang) perlu benar-benar dikaji agar proses penegakan hukum dapat lebih dipersingkat. Sehingga PPATK punya data sebaiknya sekaligus menyidik. Dan sejalan dengan usul revisi UU untuk membuat sistem multi investigator,” ungkap Muzzammil.

Ia menambahkan, pada bagian pemerintahan, Presiden perlu segera merevisi PP No. 9/2003 yang tidak sinkron dengan Keppres Nomor 3/2004 terkait kewenangan Kepala PPATK sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian.

“Ini jadi hambatan besar untuk rekrutmen SDM PPATK, sehingga menghambat peran optimal PPATK. Sementara lembaga sejenis PPATK di Thailand sudah menjadi yang terbaik di dunia, karena sudah jadi profit center bagi negara. Pemerintah perlu belajar dari kesuksesan Thailand,” cetus Muzzammil.

Media Indonesia

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: