Capres Independen Inkonstitusional

Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyatakan calon presiden (capres) independen tidak diatur dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.Untuk itu, sebelum adanya perubahan terhadap hukum tertinggi tersebut, hal itu tidak bisa dimunculkan. ”Jadi capres independen itu inkonstitusional,” kata Hidayat seusai berbicara pada Rakornas PDIP di Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jakarta,kemarin. Hidayat menjelaskan, dalam Pasal 6 ayat 1 dan 2 UUD 1945 jelas disebutkan bahwa capres harus diajukan oleh parpol atau gabungan parpol. Jadi belum ada ruang bagi calon dari luar parpol. Apalagi, kata Hidayat, belum ada yang mengusulkan secara resmi perubahan pasal tersebut.

”Sampai sekarang belum ada yang berani mengusulkan perubahan pasal itu. Karena hal ini berbeda dengan calon independen untuk pilkada,”jelasnya. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie juga menyatakan belum ada ruang bagi capres independen. ”Harus mengamandemen UUD dulu,”ujarnya.

Namun Jimly enggan memberikan komentar lebih jauh terhadap masalah tersebut. ”Ini wacana politik, saya tidak boleh berkomentar kalau menyangkut wacana politik,”ucapnya. Sementara itu, kalangan parpol juga belum sepenuh hati menerima diperbolehkannya calon independen dalam pilkada. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menilai calon independen tidak akan mampu mengorganisasi massa seperti parpol.

”Bagaimana dia mau mengorganisasi, ya capek lo,” ujar Megawati. Megawati mencontohkan untuk mengaktifkan daerah seperti Papua saja pihaknya harus menggerakkan jaringan partai yang ada. Karena itu, bukan hal yang tepat jika calon independen dimunculkan dengan alasan semua orang punya hak yang sama di dalam konstitusi. Sementara Ketua DPP PDIP Tjahjo Kumolo menyatakan bahwa calon independen harus benar-benar orang yang tidak pernah berurusan dengan partai politik (parpol).

”Jangan udah daftar ke parpol trus gagal, lalu maju jadi calon independen,”ujarnya. Senada dengan Megawati, di tempat yang sama Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bachtiar Chamsyah mengkritik keras keberadaan calon independen yang dinilainya merugikan parpol.

”Masa partai capek-capek kerja dari DPP sampai DPC dibandingkan dengan calon independen yang seorang,” tutur Bachtiar.Menteri Sosial ini meminta agar syarat calon independen dibuat sama dengan syarat bagi parpol.

Seputar Indonesia

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: