Garuda akan Tambah 20 Armada A320

PT Garuda Indonesia kini sedang mempertimbangkan penambahan 20 armada Airbus-320 (A320) guna menghadapi persaingan domestik dan regional menjelang liberalisasi udara ASEAN 2008.Direktur Utama PT Garuda Indonesia Garuda Emirsyah Satar di Jakarta, Selasa (11/9), mengatakan pihaknya kini masih melakukan negosiasi dengan Airbus.

“Negosiasi kami lakukan di sela kunjungan ke Eropa awal bulan ini, khususnya setelah bersama tim lobi RI ke Uni Eropa beberapa waktu lalu,” katanya.

Emirsyah mengaku negosiasi harga terhadap jenis pesawat terlaris di kelasnya itu bertujuan agar harganya kompetitif dan kalau bisa di bawah harga pasar.

“Kami ingin harganya kompetitif di bawah harga pasar,” katanya.

Rencana tersebut, lanjutnya, diperkirakan membutuhkan dana sedikitnya

1,3 miliar dolar AS dengan asumsi harga satu unit pesawat jenis itu sekitar 65 juta dolar AS.

Namun, Emir mengharapkan harga yang ditawarkan Airbus tak sebesar harga pasar karena pembelian A320 terkait pengalihan pesanan tiga pesawat A330-300 yang belum sempat diambil oleh Garuda sejak 1989.

Emir juga mengharapkan harga satu pesawat A320 bisa diturunkan sehingga mengurangi beban Garuda di masa datang.

Jika satu pesawat dipatok sekitar 40 juta dolar AS sehingga dana yang diperlukan berkisar 800 juta dolar AS atau bahkan di bawahnya, maka Garuda akan memperhitungkannya lagi.

Garuda sebelumnya mengumumkan pembelian 20 unit pesawat Airbus A320 baru untuk memperkuat jaringan maskapai penerbangan pelat merah itu di dalam negeri dan regional.

Direktur Operasi Garuda Ari Sapari mengungkapkan armada baru tersebut diharapkan tiba mulai 2009, pararel dengan kedatangan 25 unit pesawat Boeing 737-800 Next Generation (NG).

Pesawat bekas sulit

Sebelumnya, Garuda secara terbuka mengakui kesulitan menembus pasar bekas pesawat internasional, menyusul tingginya permintaan dunia beberapa tahun terakhir.

“Kita sulit cari pesawat untuk tambah armada. Akibatnya beberapa rencana bisnis seperti penambahan rute dan frekuensi terhambat,” kata EVP Sales dan Marketing Garuda, Agus Priyanto awal bulan lalu.

Garuda, kata Agus, tahun ini memerlukan sedikitnya tujuh pesawat 737 dan dua pesawat kargo (freighter) jenis Boeing 737. “Namun kami optimistis dapat satu pesawat freighter tahun ini. Sekarang sedang dinegosiasikan,” katanya.

Agus menggarisbawahi bahwa kesulitan tersebut bukan faktor kepercayaan dari perusahaan pembiayaan internasional kepada Garuda, tetapi lebih kepada spesifikasi pesawat yang dicari sulit diperoleh di pasar.

Media Indonesia

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: