SBY Tegaskan RI Sudah Antisipasi Gejolak Ekonomi Global

SBY Tegaskan RI Sudah Antisipasi Gejolak Ekonomi Global

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Selasa (23/10) mengatakan pemerintah telah melakukan antisipasi gejolak perekonomian global sehingga tidak akan terlalu mengganggu perkembangan ekonomi Indonesia.

Menurut Presiden Yudhoyono, perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang disebabkan gejolak keuangan global dan meningkatkan harga minyak dunia yang tembus 90 dolar AS per barel akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dampaknya akan tercermin pada meningkatnya laju inflasi, perubahan pada neraca pembayaran dan mempengaruhi APBN.

Selain itu, persaingan menarik investasi maupun ekspor akan semakin ketat karena pasar yang menyempit dengan adanya pembatasan konsumsi.

Didasari oleh kenyataan tersebut, Presiden mengajak semua kalangan untuk ikut melakukan antisipasi perlambatan ekonomi global serta pengaruh kenaikan harga minyak bumi dengan mewujudkan gerakan hemat energi dan diversifikasi energi.

Obligasi Negara Rp3 Triliun Terbit 30 Oktober

Pemerintah akan menerbitkan obligasi negara dengan nilai Rp3 triliun melalui lelang pada 30 Oktober 2007.

Kepala Biro Humas Depkeu Samsuar Said Selasa (23/10), mengungkapkan penerbitan obligasi negara pada 30 Oktober dalam mata uang rupiah dan ditujukan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2007.

Obligasi negara yang akan dilelang adalah seri FR0047 (reopening) yang mempunyai tingkat bunga tetap sebesar 10 persen, dan akan jatuh tempo pada 15 Februari 2028 dan seri FR0048 (reopening) yang memiliki tingkat bunga tetap sebesar 9 persen dan akan jatuh tempo 15 September 2018.

Nominal per unit obligasi negara seri FR0047 dan FR0048 masing-masing sebesar Rp1 juta. Pembayaran kupon FR0047 akan dilakukan pada 15 Februari dan 15 Agustus setiap tahunnya, sedangkan pembayaran kupon FR0048 akan dilakukan pada 15 Maret dan 15 September setiap tahunnya.

Hingga 2009, Harga BBM tidak Naik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Purnomo Yusgiantoro Senin (22/10) mengatakan meskipun harga minyak dunia terus naik tapi pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga 2009.

Menurut Purnomo, saat ini total konsumsi BBM bersubsidi per hari mencapai 250.000 barel dan untuk itu pemerintah harus mengeluarkan dana sebesar Rp50 triliun hingga Rp60 triliun sebagai subsidi.

Lebih lanjut Purnomo menjelaskan, kenaikan konsumsi BBM disebabkan oleh  kenaikan jumlah penggunaan kendaraan bermotor. Kecenderungan kenaikan konsumsi BBM antara tiga hingga lima persen tersebut khususnya terjadi pada produk premium.

Menurut data BPH Migas, jumlah BBM bersubsidi yang dikonsumsi pada 2007 mencapai 35,8 juta kiloliter, sedangkan total keseluruhan BBM baik bersubsidi maupun tidak bersubsidi mencapai 58 juta kiloliter.

Sedangkan, produksi minyak Indonesia saat ini mencapai 960.000 barel per hari. Dengan asumsi jumlahnya akan meningkat pada 2008 rata-rata mencapai 1,034 barel per hari.

Syarat Pengelolaan BLU Ditetapkan

Departemen Keuangan merevisi persyaratan administratif pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU) untuk mengoptimalkan pengelolaan keuangan.

Sekretaris Jenderal Departemen Keuangan Mulya Nasution Selasa (23/10) mengatakan pemerintah melakukan evaluasi terhadap pengelolaan keuangan BLU untuk memperbaiki kekurangan yang ada sampai benar-benar mencapai sasaran.

Menurut Mulia, persyaratan baru pengelolaan keuangan BLU mulai berlaku sejak 27 September. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 119 Tahun 2007. Peraturan itu menggantikan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2006.

Mulia menambahkan bahwa satuan kerja yang ditunjuk untuk mengelola BLU, harus menyatakan kesanggupan untuk meningkatkan kinerja, pelayanan, keuangan dan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, satuan kerja juga harus memberikan rencana strategi bisnis, laporan keuangan pokok, standar pelayanan minimal dan menyampaikan laporan audit terakhir atau pernyataan bersedia untuk diaudit secara independen.

Bus gandeng Transjakarta beroperasi November 2007

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nurachman, Selasa (23/10) mengungkapkan  Transjakarta akan mengoperasikan tujuh unit bus gandeng di Koridor V Rute Kampung Melayu-Ancol pada bulan November.

Menurut Nurachman, kebutuhan bus gandeng secara keseluruhan mencapai 37 unit dan nantinya bila semua bus gandeng sudah beroperasi maka bus tunggal yang selama ini beroperasi di Koridor V akan dipindahkan ke koridor lain.

Nurachman menambahkan bus gandeng kemungkinan juga akan dioperasikan di koridor I rute Blok M-Kota, namun sebelumnya harus dilakukan penyesuaian terutama untuk halte karena sejauh ini di koridor I hanya ada satu pintu.

BTN dan BNI Naik Peringkat

Perusahaan Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Selasa (23/10) menaikkan peringkat PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dan PT Bank Tabungan Negara (BTN) untuk performa perusahaan dan obligasinya.

Peringkat perusahaan BNI naik dari A menjadi A+. Sedangkan peringkat obligasi I tahun 2003 yang akan jatuh tempo 10 Juli 2013 naik dari A- menjadi A dan  berlaku untuk periode 27 September 2007 hingga 1 Juni 2008.

Pefindo juga menaikkan peringkat perusahaan BTN dan obligasi X-XII senilai Rp 3,25 triliun dari A menjadi A+.

Secara bersamaan Pefindo juga menaikkan peringkat sub-debt I tahun 2004 senilai Rp 250 miliar dari A- menjadi A. Outlook stabil diberikan kepada peringkat-peringkat tersebut.

Peringkat BNI berlaku untuk periode 21 September 2007 hingga 1 September 2008.

Hydro Norwegia akan Investasi US$ 2 Miliar di Kalimantan

Perusahaan Aluminium Norwegia, Hydro akan mengembangkan alumina di Tayan, Kalimantan Barat senilai US$ 2 miliar bekerjasama dengan Indonesia Aluminium.

Staff Ahli Menteri ESDM Bidang Informasi R Sukhiar Selasa (23/10) mengungkapkan Hydro berniat mengembangkan aluminium mulai dari hulu sampai hilirnya termasuk membangun smelter berkapasitas 2-3 juta ton pertahun.

Menurut Sukhiar, kedatangan Hydro bertujuan untuk mencari tahu kemungkinan mendapatkan Kontrak Karya dan dampak dari UU Minerba yang baru jika nanti disahkan.

Kontrak Karya (KK) merupakan perjanjian pertambangan antara kontraktor dengan pemerintah pusat, sedangkan Kuasa Pertambangan (KP) merupakan perjanjian pertambangan antara kontraktor dan pemerintah daerah.

Profil enam anggota KPU periode 2007-2012

Presiden melantik enam anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), keenamnya yakni Abdul Hafiz Anshary, Sri Nuryanti, Endang Sulastri, I Gusti Putu Artha, Andi Nurpati dan Abdul Aziz.

Pelantikan dilakukan di Istana Negara Jakarta, Selasa sore, tanpa menyertakan nama Syamsul Bahri, meskipun yang bersangkutan masuk dalam tujuh besar calon anggota KPU.

Syamsul Bahri ditunda pelantikannya, karena menjadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek Kawasan Industri Masyarakat Perkebunan Malang.

Berikut profil dari keenam anggota KPU

1. Prof Abdul Hafiz Anshary AZ MA (51)
Guru Besar IAIN Antasari Banjarmasin, mantan Ketua KPU Provinsi Kalimantan Selatan. Doktor bidang sejarah peradaban Islam di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, pernah mencalonkan diri sebagai wakil gubernur pada Pilkada Gubernur 2005.

2. Sri Nuryanti SIP MA (37)
peneliti LIPI khusus bidang politik, menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang yang sama di Universitas Gajah Mada Yogyakarta. memperoleh gelar master dari Australia National University tahun 2001.

3. Dra Endang Sulastri MSi (42)
Wakil Dekan Fisip Universitas Muhammadiyah Jakarta, mendapatkan gelar sarjana dari Fisip UGM (1991) dan gelar master dari Fisip UI (2003). Endang aktif dalam organisasi ICMI, Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan dan PP Nasyiatul Aisyiah.

4. I Gusti Putu Artha SP MSi (41)
anggota KPU Provinsi Bali, menyelesaikan pendidikan S1 di jurusan pertanian dan S2 program studi kajian budaya di Universitas Udayana, Bali.

5. Dra Andi Nurpati, MPd (41)
Guru pembina Madrasah Aliyah Negeri I Kota Lampung, mantan anggota Panwas Provinsi Lampung (2004) dan Panwas Pilkada Kota Lampung (2005). Pendidikan sarjana diselesaikan di IAIN Alaudin Makassar (1992) dan gelar master di bidang pendidikan (2006) dari Universitas Lampung.

6. H Abdul Azis MA (53)
Peneliti Senior Puslitbang Kehidupan Keagamaan Balitbang dan Diklat Departemen Agama R, menyelesaikan pendidikan sarjana di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1981) dan gelar master dari Monash University (1992).

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: