Tender dua ruas tol ditunda

]Tender dua ruas tol ditunda

Dengan berbagai pertimbangan, pemerintah memutuskan menunda tender dua dari 13 ruas tol yang akan ditenderkan pada minggu ke empat Oktober 2007.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Hisnu Pawenang, Selasa (23/10) mengungkapkan BPJT menunda pembangunan tol Cilegon-Bojonegara karena belum selesainya pembangunan dermaga Bojonegara. Sedangkan untuk Semarang-Demak karena bukan termasuk bagian koridor tol TransJawa.

Menurut Hisnu, dalam tender 11 ruas tol pemerintah berencana menggunakan anggaran pemerintah yang ditanamkan dalam ruas ini (sunk cost). yang bersesuaian dengan UU Jalan No. 38 tahun 2004 tentang jalan yang mengatur penggunaan anggaran pemerintah sebagai sunk cost bagi ruas-ruas jalan tol yang memenuhi persyaratan.

Sesuai kriteria, untuk jalan tol yang tidak layak secara ekonomi dan finansial maka seluruhnya dikerjakan swasta, sementara untuk ruas yang layak secara ekonomi tetapi tidak layak secara finansial maka biaya pembebasan tanah dan konstruksi ditanggung pemerintah sementara operasional diserahkan kepada swasta.

Sebelas ruas tol yang akan ditenderkan meliputi Sumedang-Dawuan, Soreang-Pasir Koja, Palembang-Indralaya, Medan-Binjai, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Pekanbaru-Dumai, Tegineneng-Babatan, Sarangan-Tanjung Benoa, Pandaan-Malang, Sukabumi-Ciranjang dan Manado-Bitung.

]MA batalkan putusan pailit PT DI

Mahkamah Agung dalam putusan kasasi yang dikeluarkan 22 Oktober 2007 membatalkan putusan pailit PT Dirgantara Indonesia (PT DI).

Ketua majelis hakim agung Mariana Sutadi, Rabu (24/10) mengatakan meskipun putusan pailit PT DI telah dibatalkan, namun masih terbuka kemungkinan bagi mantan karyawan PT DI untuk menuntut hak pesangonnya melalui mekanisme gugatan lain.

Berlawanan dengan pertimbangan hukum Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang memailitkan PT DI pada 4 September 2007, MA menyatakan mantan karyawan PT DI sebagai pemohon pailit tidak memiliki kedudukan hukum untuk menggugat pailit PT DI.

Putusan MA yang mengabulkan permohonan kasasi dari PT DI, sekaligus membatalkan Putusan Pengadilan Niaga pada PN Jakarta Pusat yang memailitkan PT DI.

Menurut Mariana, pertimbangan MA untuk mengeluarkan putusan pembatalan didasarlan pada surat keterangan dari Menteri Perindustrian bahwa PT DI bersama dengan beberapa BUMN lainnya seperti Krakatau Steel adalah obyek industri vital negara.

Dengan adanya putusan MA, maka semua aktivitas penilaian aset PT DI yang kini tengah dilakukan oleh kurator dan rapat-rapat kreditor dihentikan.

Menanggapi putusan MA, para mantan karyawan PT Dirgantara Indonesia yang tergabung dalam Serikat Pekerja Forum Komunikasi Karyawan (SP-FKK) akan mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan MA membatalkan putusan Pengadilan Niaga Jakarta.

Sekretaris SP FKK M. Sidharta Rabu (24/10) menilai putusan MA dipengaruhi oleh intervensi pemerintah. Pemerintah sangat berkepentingan supaya PT DI tidak rugi atas putusan pailit tersebut.

Menurut Sidharta, dengan putusan pailit sebelumnya, citra PT DI di luar negeri menjadi sangat buruk. Karenanya, pemerintah berkepentingan untuk memulihkannya, sehingga melakukan intervensi atas putusan MA, yang membuat keputusan pailit atas PT DI batal.

]Syair rasa sayange dari bahasa asli Indonesia

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Andi Mattalatta Rabu (24/10) mengatakan, dari hasil penelusuran segi syair, terbukti lagu Rasa Sayange menggunakan bahasa yang digunakan di Indonesia dan telah bercampur dengan dialek-dialek dari Maluku dan Melayu.

Menurut Andi, pembuktian lagu Rasa Sayange sebagai milik asli bangsa Indonesia memang harus dilakukan melalui proses penelusuran sejarah  karena lagu itu belum didaftarkan hak ciptanya, sehingga tidak ada pembuktian tertulis yang dapat diproses secara hukum.

]TNI AD beli helikopter dan rudal dari Rusia, China dan Polandia

Kasad Jenderal TNI Djoko Santoso, Rabu (24/10) mengemukakan TNI AD akan membeli 13 helikopter dari Rusia, jenis MI-17 sebanyak 10 unit, MI-35 tiga unit dan rudal untuk batalyon baterei (artileri) dari China dan Polandia.

Sedangkan untuk kebutuhan persenjataan dan peralatan lain, seperti senjata panjang hingga mortir dan 100 unit kendaraan untuk batalyon infantri, TNI AD memilih pengadaan dari PT Pindad.

Menurut Djoko, anggaran yang digunakan untuk pengadaan alat-alat sebanyak USD 120.000.000 dolar dari kredit ekspor dan anggaran pemerintah sebesar Rp500 miliar.

] Bank Mandiri tunjuk tiga arrangers untuk penerbitan obligasi internasional

PT Bank Mandiri Tbk menunjuk tiga arrangers untuk penerbitan obligasi senilai US$ 300 juta pada November atau Desember 2007.

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Thomas Arifin, Rabu (24/10) mengatakan ketiga arrangers yakni Deutsche Bank, Barclays Capital dan PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai joint lead manager dan joint book runner.

Menurut Thomas, penerbitan obligasi merupakan upaya Bank Mandiri untuk memperkuat neraca keuangan dan sebagai diversifikasi sumber pendanaan.

Selain itu, Bank Mandiri juga akan membentuk tim proyek pendanaan (project funding team) untuk membantu manajemen dalam kegiatan operasional pelaksanaan penerbitan obligasi.

Lebih lanjut Thomas menjelaskan, Bank Indonesia (BI) telah mengizinkan Bank Mandiri untuk melakukan penerbitan obligasi di pasar internasional.

]Merpati buka rute Jakarta – Medan awal November

Merpati Nusantara Airlines akan kembali membuka rute Jakarta-Medan mulai minggu pertama November 2007.

Direktur Niaga Merpati Jaka Pujiyono, Rabu (24/10) mengungkapkan rute Jakarta-Medan menggunakan Boeing 737-300 dan untuk tahap pertama satu kali setiap hari.

Menurut Jaka, penerbangan kembali ke Medan dan sejumlah kota besar di Sumatera merupakan bagian dari program untuk merebut pasar Merpati yang dulu dikuasai

Merpati saat ini memiliki 32 unit pesawat dengan rincian 15 pesawat jet dan 17 pesawat komuter yang berfungsi sebagai pengumpan (feeder) pesawat jet. Saat ini, total penerbangan Merpati 164 kali per hari.

]Belum Bayar Pajak, 5 Pesawat Garuda Disegel     
   
Sebanyak 5 dari 6 pesawat Boeing 737 seri 400 yang dibeli Garuda dari Prancis disegel pihak bea dan cukai Bandara Soekarno-Hatta, karena dokumen kepabeanannya belum lengkap

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta Eko Darmanto, Rabu (24/10) menjelaskan penyegelan dilakukan untuk penertiban administrasi, karena seharusnya sebelum dioperasikan Garuda melapor ke bea dan cukai.

Menurut Eko, dari enam pesawat, baru lima pesawat yang disegel, sedangkan satu pesawat lainnya masih dalam tahap pemeriksaan.

Pada Mei 2007, PT Garuda Indonesia mendatangkan enam pesawat Boeing 737-400 dari Perancis, namun pengoperasiannya tanpa menyelesaikan prosedur administrasi impor. Enam pesawat tersebut adalah PK-GZH, PK-GZI, PK-GZJ,PK-GZK, PK-GZL dan PK-GZM.
   
Menanggapi penyegelan lima pesawat Garuda, Kepala Komunikasi PT Garuda Indonesia Pujobroto mengakui adanya unsur keterlambatan dalam menyelesaikan prosedur impor enam pesawat Boeing 737-400 yang disebabkan oleh adanya ketentuan baru pengurusan dokumen kepabeanan yang mewajibkan untuk melampirkan dokumen asli pesawat.

Menurut Pujo, dalam ketentuan sebelumnya, dokumen yang diajukan boleh berbentuk fotokopi. Dampak dari ketentuan baru, membuat Garuda membutuhkan waktu untuk mengambil dokumen yang asli ke negara asal pesawat.

Lebih lanjut Pujo menjelaskan, untuk mengantisipasi gangguan jadwal penerbangan akibat penyegelan enam pesawatnya, Garuda sudah menyiapkan sejumlah pesawat pengganti dari jenis Airbus 330 yang berkapasitas dua kali lebih besar.

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: