Presiden siap nyatakan perang demi pertahankan NKRI

] Presiden siap nyatakan perang demi pertahankan NKRI
] Polytron masuki pasar mesin cuci bukaan depan
] Dana cadangan APBN 2008 disiapkan Rp7 triliun     
] Garuda naikkan tarif per 1 November
] Produksi Batubara Indonesia 2007 lampaui target
] Depkeu Salah Umumkan Kenaikan Bea Masuk Mobil
] Wika target kontrak 2008 Rp12 triliun

] Presiden siap nyatakan perang demi pertahankan NKRI

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Senin (29/10) mengatakan siap menyatakan perang jika ada negara yang mengganggu kedaulatan negara kesatuan RI (NKRI).

Menurut Presiden Yudhoyono, banyak yang menilai dirinya terlalu baik dengan negara lain sehingga dikhawatirkan Indonesia bisa kehilangan kedaulatan.

Namun Presiden menyanggah hal itu karena dirinya telah bersumpah sejak mengabdi di TNI untuk menjaga kedaulatan RI.

Untuk menjaga kedaulatan, bisa dengan berbagai cara salah satunya dengan negosiasi. Namun jika negosiasi tidak berhasil, sebagai cara terakhir maka harus diselesaikan dengan jalan perang. 

] Polytron masuki pasar mesin cuci bukaan depan

poly.jpg

Polytron meluncurkan produk mesin cuci bukaan depan (front loading) guna meningkatkan citra merek elektronik lokal di pasar domestik.

Manager Produk Polytron, Tekno Wibowo, Senin (29/10) mengatakan Polytron meluncurkan mesin cuci bukaan depan meskipun pasar mesin cuci kelas atas di Indonesia masih kecil.

Polytron mengeluarkan 2 model mesin cuci bukaan depan yakni PFL7000 dan PFL10000 dengan kapasitas tujuh dan sepuluh kilogram, yang dipasarkan dengan harga Rp4 juta dan Rp7,5 juta per unit.

Menurut Tekno, Polytron memberanikan diri memasuki pasar kelas atas karena menilai pertumbuhan mesin cuci bukaan depan cukup tinggi.

Untuk 2007, pasar mesin cuci di Indonesia diperkirakan sekitar 900 ribu unit dan untuk pasar mesin cuci bukaan depan masih kecil.

Mesin cuci bukaan depan Polytron, untuk riset, pengembangan dan produksinya dilakukan di Indonesia. Sedangkan untuk komponennya, saat ini penggunaan komponen lokal sekitar 60 persen.

] Dana cadangan APBN 2008 disiapkan Rp7 triliun     
   
Dana cadangan sebesarRp7 triliun telah disiagakan dalam APBN 2008 guna mengantisipasi penurunan asumsi produksi (lifting) minyak mentah. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani, Senin (29/10) mengungkapkan dana cadangan, yang juga  telah disepakati DPR,  ditujukan untuk memanage ketidakpastian ekonomi yang disebabkan kondisi ekonomi global yang dinamis.

Menurut Menteri Mulyani, DPR tidak menginginkan lifting minyak turun, karena bila hal itu terjadi maka defisit juga akan turun. 

Namun, jika terjadi penurunan hingga 0,005 juta barel per hari, maka akan menelan dana lebih dari Rp7 triliun.

] Garuda naikkan tarif per 1 November

PT Garuda Indonesia akan menaikkan tarif tambahan bahan bakar (fuel surcharge) rata-rata Rp 100 ribu untuk penerbangan domestik mulai 1 November.

Direktur Utama Garuda EmirSyah Satar, Senin (29/10) mengungkapkan kenaikan tarif tambahan dilakukan untuk meneruskan beban yang harus ditanggung Garuda akibat kenaikan harga minyak dunia yang drastis dalam satu bulan terakhir.

Emirsyah menambahkan, setiap peningkatan 1 sen dolar biaya bahan bakar akan berdampak pada peningkatan beban sekitar US$ 9 juta per tahun.

] Produksi Batubara Indonesia 2007 lampaui target

Produksi batubara Indonesia tahun 2007 diprediksi sebesar 203 juta ton atau melampaui perkiraan awal yang sebesar 196 juta ton.

Direktur Sumber Daya Alam Indonesia Coal Society Singgih Widagdo, Senin (29/10) mengungkapkan peningkatan produksi sebagian besar disumbang perusahaan seperti Bumi Resources, KPC, Ideco, Arutmin, Berau Coal dan Adaro.

Namun sebagian besar dari produksi untuk diekspor karena permintaan dalam negeri masih rendah.

Menurut Singgih, negara tujuan ekspor yang paling meningkat permintaan batubaranya adalah India dan Cina.

Untuk tahun depan, produksi batubara diprediksi mencapai 225 juta ton. 40 juta ton akan digunakan untuk domestik sementara sisanya diekspor.

] Depkeu Salah Umumkan Kenaikan Bea Masuk Mobil

Departemen Keuangan (Depkeu) membuat kesalahan saat mengumumkan kenaikan bea masuk mobil. Kesalahan itu diklarifikasikan oleh Departemen Perindustrian.

Direktur Jenderal Industri Alat Transportasi dan Telematika Depperin, Budi Dharmadi, Senin (29/10) mengungkapkan sebenarnya tidak ada perubahan tarif bea masuk. Kemungkinan ada kesalahan cetak dari Depkeu karena dari dulu tarif bea masuk selalu sama.

Menurut Budi, pada dasarnya tarif bea masuk untuk sistem gardan tunggal 2.000-2.500 cc tidak mengalami perubahan, yakni tetap 20%. Sedangkan tarif bea masuk untuk kendaraan Completely Koncked Down (CKD) tetap 45%.

Depkeu sebelumnya mengumumkan, mobil yang memiliki kapasitas silinder melebihi 1.800 cc hingga 2.000 cc bea masuknya dinaikkan menjadi 45 persen dan untuk mobil dengan kapasitas silinder 2.000-2.500 cc sistem garda tunggal, bea masuknya juga dinaikkan menjadi 45 persen.

Namun untuk kendaraan completely knock-down (CKD) yang memiliki kapasitas melebihi 2.500 cc tarif bea masuk diturunkan dari 45 persen menjadi 20 persen.

] Wika target kontrak 2008 Rp12 triliun

PT Wijaya Karya Tbk (Wika) menargetkan kontrak proyek yang dikerjakan pada tahun 2008 sebesar Rp12 triliun.

Direktur Utama WIKA A Sutjipto, Senin (29/10) menyatakan target nilai kontrak sebesar  Rp12 triliun berasal dari proyek infrastruktur, seperti jalan tol, pelabuhan dan pembangkit listrik (power plant).

Menurut Sutjipto, hari Selasa (30/10) WIKA akan menandatangani EPC senilai Rp700 miliar dengan kapasitas pembangkit listrik 2×25 megawatt (MW) di Sulawesi Utara. Selain itu, WIKA juga akan membantu proyek ketenagalistrikan seperti PLTU Labuan, Indramayu, Pacitan dengan nilai kontrak Rp400 miliar sampai Rp1 triliun.

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: