LG jadikan Indonesia basis produksi audio video

] LG jadikan Indonesia basis produksi audio video
] Pertamina batalkan rencana impor tabung gas dari Taiwan
] Laba bersih Astra kuartal III capai Rp4,58 triliun
] Dana Pemilu 2009 Rp 47,9 triliun
] Bridgestone rilis ban Turanza AR10
] Laba bersih Antam capai Rp3,83 triliun
] Majelis hakim tolak eksepsi Widjanarko Puspoyo
] BPS: inflasi Oktober capai 0,79 persen  
] Laba bersih PGN turun
] Laba bersih Mobile-8 naik 513 persen   
] Cukai rokok berubah per 1 Januari 2008
] Presiden Yudhoyono resmikan 100 ribu Unit RSS di Jonggol

] LG jadikan Indonesia basis produksi audio video

PT LG Electronics Indonesia menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi audio video dan akan mengekspor 97 persen hasil produksi ke berbagai negara di kawasan Eropa, Amerika, Timur Tengah, dan Asia.

Wakil Presdir yang merangkap Chief Production Officer LGEIN Kim, Joo-hyung, Kamis (01/11) mengungkapkan sejak 1996, LGEIN telah menanam investasi di Indonesia untuk audio video sebesar USD 90 juta dan setiap tahun, LGEIN menambah investasi sekitar 10 juta dolar AS untuk membuat model baru, investasi alat, maupun kegiatan komersial lainnya.

Menurut Kim, saat ini kapasitas produksi audio video LGEIN mencapai 8,5 juta unit per tahun dan memasok sekitar 40 persen produk audio video LG di pasar internasional.

Rencananya tahun depan LGEIN akan meningkatkan produksi audio video hingga mencapai sembilan juta unit per tahun.

Selain di Indonesia, LG juga memiliki fasilitas produksi audio video di China.

] Pertamina batalkan rencana impor tabung gas dari Taiwan

PT Pertamina telah bersepakat dengan Departemen Perindustrian (Depperin) untuk membatalkan rencana impor tabung gas 3 kilogram dari Taiwan.

Deputi Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya, Kamis (01/11) mengatakan Pertamina bersedia mengikuti keinginan Depperin untuk memberikan kelonggaran waktu hingga Februari 2008 bagi pabrikan dalam negeri menyediakan 10,2 juta tabung.

Rencana Pertamina mengimpor tabung gas dilakukan untuk memenuhi instruksi Wapres agar program konversi dipercepat dari lima tahun menjadi tiga tahun.

Kebutuhan tabung untuk percepatan program konversi elpiji tahun 2007 diperkirakan berjumlah 10,2 juta dengan perincian 5,6 juta diproduksi pabrikan dalam negeri, sedang sisanya, sebanyak 4,6 juta tabung dari impor.

Sebelumnya, Pertamina mengatakan akan mengimpor 2 juta tabung dari Taiwan. Sementara sisanya yang 2,6 juta akan menunggu kesiapan pabrikan dalam negeri.

] Laba bersih Astra kuartal III capai Rp4,58 triliun

Presiden Direktur Astra Michael D Ruslim, Rabu (31/10) mengungkapkan hingga kuartal III 2007, PT Astra International Tbk mencatat laba bersih sebesar Rp4,58 triliun, naik dibanding periode yang sama tahun 2006 sebesar Rp2,99 triliun.

Michael menambahkan, pendapatan bersih Astra sembilan bulan pertama tahun 2007 mencapai Rp50,621 triliun naik dibandingkan dengan Rp41,011 triliun pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sebagai akibat naiknya pendapatan perseroan, laba usaha per 30 September 2007, juga meningkat dari sebelumnya Rp3,091 triliun menjadi Rp5,855 triliun.

] Dana Pemilu 2009 Rp 47,9 triliun

Untuk persiapan dan pelaksanaan Pemilihan Umum 2009, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengajukan kebutuhan dana sebesar Rp 47,9 triliun yang akan dipergunakan untuk persiapan pada 2008 sebesar Rp 18,6 triliun dan persiapan serta pelaksanaan Pemilu 2009 sebesar Rp 29,3 triliun.

Dibandingkan anggaran Pemilu 2004 yang hanya Rp 3,5 triliun lebih, usulan KPU untuk Pemilu 2009 meningkat signifikan.

Menanggapi meningkatnya, anggaran pemilu 2009, Wakil Presiden M Jusuf Kalla meminta KPU melakukan efisiensi, yang dimulai dengan membentuk tim kecil untuk menghitung ulang usulan anggaran. Nantinya tim akan berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Mardiyanto.

Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary Rabu (31/10) menyatakan, usulan anggaran pemilu 2009 yang diajukan disusun oleh KPU lama dan belum sempat dievaluasi dan direvisi.

Menurut Hafiz, membengkaknya anggaran persiapan dan pelaksanaan Pemilu 2009, antara lain disebabkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu yang menyebutkan sumber keuangan KPU untuk Pemilu DPR dan DPRD hanya berasal dari APBN. berbeda dengan Pemilu 2004 yang juga ditunjang APBD.

Selain itu, sosialisasi Pemilu 2009 tak hanya dilakukan KPU, KPU provinsi, dan KPU kabupaten/kota, tetapi juga melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), dan Panitia Pemilihan Setempat (PPS).

Penyebab lain, adalah jumlah pemilih pada Pemilu 2009 juga lebih besar dibandingkan Pemilu 2004.

Tanggapan juga diberikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi PAN DPR Sayuti Asyathri, Kamis (01/11) menyatakan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat akan menolak pengajuan anggaran pemilihan umum (pemilu) 2009 sebesar Rp47,9 triliun.

Menurut Sayuti, anggaran sebesar Rp47,2 triliun hanya untuk penyelenggaraan pemilu adalah hal yang mubazir mengingat hasil pemilu tidak memberikan perubahan kesejahteraan yang mendasar bagi masyarakat banyak.

] Bridgestone rilis ban Turanza AR10

PT Bridgestone Tire Indonesia merilis produk baru Turanza AR10 dengan target produksi 400.000 unit pertahun.

Direktur Pemasaran PT Bridgestone Tire Indonesia Tomoya Sano Kamis (01/11) mengatakan Turanza AR10 diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar ban di dalam negeri.

Turanza AR10 dipasarkan dalam lima model dengan menerapkan teknologi AQ Donuts II sehingga mampu memberikan kestabilan yang baik di jalan basah maupun kering.

Selain itu, desain kembang Turanza AR10 menggunakan teknologi CSC (consistency surface contact) untuk menjaga konsistensi kontak dengan jalan dan efektif menyerap getaran.

] Laba bersih Antam capai Rp3,83 triliun

PT Aneka Tambang (Antam) mengumumkan laba bersih perusahaan (belum diaudit) pada sembilan bulan pertama 2007 naik 374% menjadi Rp3,83 triliun atau USD421 juta dibandingkan periode yang sama tahun 2006 Rp809 miliar atau USD88 juta.

Sekretaris Perusahaan Antam Bimo Budi Satriyo, Kamis (01/11) mengungkapkan pendapatan per saham pada sembilan bulan pertama 2007 mencapai Rp401,69, naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp84,80.

Menurut Bimo, peningkatan tajam disebabkan kenaikan harga jual nikel dan emas serta peningkatan volume penjualan bijih nikel dan feronikel.

] Majelis hakim tolak eksepsi Widjanarko Puspoyo

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam putusan sela, Kamis (1/11), menolak nota keberatan (eksepsi) Widjanarko Puspoyo, terdakwa sejumlah kasus dugaan korupsi di Perum Bulog.

Ketua majelis hakim Edy Junarso menegaskan, keberatan Widjanarko tentang impor sapi, ekspor beras, dan penerimaan hadiah telah memasuki pokok perkara, sehingga akan diperiksa dalam proses pembuktian.

Sebelumnya, Widjanarko Puspoyo juga menyatakan pengadilan umum tidak berhak memeriksa dan mengadili perkara yang diduga melibatkan dirinya, karena perkara tersebut termasuk dalam urusan tata usaha negara.

Widjanarko Puspoyo didakwa terlibat dalam kasus dugaan korupsi yang merugikan negara Rp11 miliar dalam impor sapi dari Australia tahun 2001 untuk pasokan Lebaran, Natal dan Tahun Baru yang dilakukan Bulog dengan PT Lintas Nusa Pratama (LNP) dan PT Surya Bumi Manunggal (SBM).

Widjanarko juga diduga menerima hadiah dalam pengadaan beras hasil kerjasama Bulog dengan Vietnam Southern Food Corporation pada 2001-2002. Vietnam Food diduga telah mengirimkan uang sekitar 1,5 juta dolar AS ke PT Tugu Dana Utama yang kemudian mengirimkan 1,2 juta dolar AS ke PT Arden Bridge Investment (ABI) milik adik Widjanarko, Widjokongko Puspoyo.

] BPS: inflasi Oktober capai 0,79 persen  
   
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka inflasi pada Oktober 2007 sebesar 0,79 persen. Inflasi terjadi di 39 kota, inflasi tertinggi di Ternate 3,98 persen dan terendah di Denpasar 0,4 persen.

Kepala BPS Rusman Heriawan, Kamis (01/11) mengungkapkan inflasi pada bulan Oktober salah satunya disebabkan oleh kenaikan indeks barang, jasa, dan makanan 1,87 persen, pendidikan dan rekreasi 0,21 persen, dan transport 0,47 persen.

Dengan demikian inflasi tahun kalender (Januari-September) tercatat 4,41 persen, dan inflasi year on year (September 2007 terhadap September 2006) tercatat 6,95 persen.

Untuk nilai ekspor, pada September 2007 tercatat USD9,52 miliar atau turun 0,91 persen dibanding Agustus. Namun jika dibandingkan dengan September 2006 masih mencatat kenaikan 7,63 persen.

Secara kumulatif ekspor Januari – September tercatat USD83,02 miliar atau meningkat 12,88 persen dibanding periode sama tahun lalu. Sementara ekspor nonmigas sebesar USD67,65 miliar atau meningkat 17,47 persen.

Ekspor nonmigas ke Jepang mencapai angka terbesar USD1,06 miliar, AS sebesar USD1,03 miliar, Singapura USD903,2 juta, kontribusi ketiganya 39,65 persen. Uni Eropa (25 negara) sebesar USD933,6 juta.

Sedangkan untuk nilai impor, pada September sebesar USD6,76 miliar atau turun 1,37 persen dibanding Agustus 2007 sebesar USD6,85 miliar. Selama Januari-September 2007 nilai impor mencapai USD53,67 miliar atau meningkat 17,43 persen dibanding periode sama tahun lalu sebesar USD45,71 miliar.

Selama Januari – September 2007 impor nonmigas terbesar terjadi pada mesin atau pesawat mekanik dengan nilai USD6,73 miliar atau 17,47 persen dari total impor nonmigas. Negara pemasok barang impor terbesar China USD 5,84 miliar, Jepang USD 4,67 miliar, dan AS sebesar USD3,41 miliar.

] Laba bersih PGN turun

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mengalami penurunan laba bersih menjadi Rp1,303 triliun dari Rp1,565 triliun yang disebabkan peningkatan beban penyusutan aset dan bunga pinjaman yang digunakan untuk mendanai proyek SSWJ.

Dirut PGN Sutikno, Kamis (01/11) menyatakan mulai beroperasinya beberapa ruas pipa transmisi SSWJ yang menyebabkan peningkatan beban penyusutan aset dan bunga pinjaman yang digunakan untuk mendanai proyek SSWJ, selain itu, selisih kurs menyebabkan timbulnya rugi selisih kurs sebesar Rp191,6 miliar akibat melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS dan yen Jepang.

Walaupun terjadi penurunan laba bersih, pendapatan bersih perseoran meningkat menjadi Rp6,1 triliun selama sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2007. Jumlah tersebut meningkat sebesar Rp1,2 triliun atau 23% dari periode yang sama tahun 2006.

] Laba bersih Mobile-8 naik 513 persen   
   
PT Mobile-8 Telecom Tbk Kamis (01/11) mengumumkan pada sembilan bulan pertama 2007 mencatat laba bersih sebesar Rp55 miliar, meningkat 513 persen dibandingkan laba bersih periode yang sama pada 2006 sebesar Rp9 miliar.

Pendapatan kotor Perseroan meningkat 53,8 persen menjadi Rp803,8 miliar, dibandingkan Rp522,8 miliar pada periode yang sama tahun 2006.

Peningkatan disebabkan peningkatan jumlah pelanggan sebesar 73,5 persen menjadi 2,54 juta pada 30 September 2007 dibandingkan 1,46 juta pelanggan pada 30 September 2006, sehingga secara signifikan telah meningkatkan pendapatan dari percakapan dan SMS.

] Cukai rokok berubah per 1 Januari 2008

Pemerintah akan menyesuaikan tarif cukai rokok mulai 1 Januari 2008.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu, Kamis (01/11) menyatakan tarif cukai advalorum (tarif berdasarkan persentase harga dasar pengenaan cukai) akan diturunkan sementara tarif cukai spesifik (tarif cukai dalam nilai rupiah per satuan barang) dinaikkan sehingga pembayaran cukai secara keseluruhan tidak mengalami perubahan.

Anggito mencontohkan untuk rokok sigaret kretek mesin (SKM) golongan I, tarif cukai advalorumnya turun dari 40 persen menjadi 36 persen, sementara tarif cukai spesifiknya naik dari Rp 7 per batang menjadi Rp 35 per batang.

Rokok Sigaret Putih Mesin (SPM) Golongan I tarif cukai advalorumnya turun dari 40 persen menjadi 34 persen sementara tarif cukai spesifiknya naik dari Rp 7 per batang menjadi Rp 35 per batang.

Untuk rokok sigaret kretek tangan (SKT) golongan I tarif advalorum turun dari 22 persen menjadi 18 persen, sedangkan tarif cukai spesifiknya naik dari Rp 7 menjadi Rp 35 per batang.

Khusus untuk SKT golongan III tarif yang digunakan sudah murni tarif cukai spesifik sebesar Rp 30 per batang, golongan III SKT tidak lagi dikenakan tarif advalorum.

Pengalihan tarif ini diatur sesuai PMK No 134/PMK.04/2007 yang diteken Menkeu 1 November 2007.

] Presiden Yudhoyono resmikan 100 ribu Unit RSS di Jonggol
 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (01/11) meresmikan 100 ribu unit RSS (Rumah Sederhana Sehat) kedua, di Perumahan Citra Indah Kota Nuansa Alam Timur, Jonggol, Jawa Barat.

Pembangunan 100 ribu unit RSS tahap dua adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mencapai target pembangunan rumah baru layak huni, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden No. 7 tahun 2005, tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2004-2009.

Ketua Umum DPP REI (Real Estate Indonesia), Lukman Purnomosidi dalam laporannya mengatakan, pembangunan RSS menunjukkan peningkatan.

Pada tahun 2005, telah dibangun 78.000 unit dan pada tahun 2006 meningkat menjadi 83.000 unit. Sedangkan untuk 2007 diperkirakan akan mencapai 95.000 unit.

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: