Jonggol diusulkan jadi pusat pemerintahan

] Jonggol diusulkan jadi pusat pemerintahan
] Senin, sebagian Jakarta kemungkinan padam
] Depdagri: perubahan IPDN ke IIP alami kendala  
] PU usulkan land capping ditanggung pemerintah
] Kanzen tunda IPO

] Jonggol diusulkan jadi pusat pemerintahan

Daerah Jonggol kembali diusulkan menjadi alternatif wilayah pusat pemerintahan di masa mendatang. Sedangkan Jakarta akan difokuskan jadi pusat bisnis.

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sutan Bathoegana, Minggu (04/11) mengungkapkan pemindahan pusat pemerintahan dari Jakarta ke Jonggol untuk menjawab permasalahan seperti kemacetan, banjir dan pendatang baru yang terus bertambah setiap tahun.

Menurut Sutan, Operasi Yustisi atau razia kartu tanda penduduk (KTP) yang setiap tahun digelar oleh pemerintah DKI Jakarta bukan solusi untuk menghilangkan masalah urbanisasi ke ibu kota.

Sutan, mencontohkan, banyak negara sudah memisahkan pusat bisnis dan pusat pemerintahannya. Seperti Amerika Serikat dengan Washington dan New York, Australia dengan Canberra dan Sidney, India dengan New Delhi dan Mumbay.

Dengan menjadikan Jonggol sebagai pusat pemerintahan, kemacetan di Jakarta akan berkurang dan menjadikan Jonggol sebagai daerah baru yang lebih maju.

] Senin, sebagian Jakarta kemungkinan padam

Sebagian wilayah Jakarta kemungkinan akan mengalami pemadaman listrik pada Senin (05/11), karena tumbangnya tiang transmisi nomor D8, akibat kebakaran di Jl. Rawabebek-Gedong Panjang, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (02/11).

General Manager PLN Pusat Penyaluran dan Pendistribusian (P3B) Jawa Bali Muljo Adjie mengungkapkan akibat tumbangnya tiang transmisi menyebabkan pasokan listrik melalui transmisi saluran udara tegangan tinggi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTeT) 150 kV Ancol-Angke terputus dan mengakibatkan daerah pelanggan yang dipasok dari Gardu Induk (GI) Ketapang (51 Mega Watt) dan Gardu Induk CSW (36 MW) sempat padam.

Menurut Muljo, pada Sabtu (02/11) dan Minggu (03/11) pemakaian listrik cukup rendah sehingga kedua GI masih cukup dan bisa dipasok dari sub-sistem Muarakarang. Namun pada hari kerja mulai Senin, diperkirakan akan terjadi keterbatasan pasokan, walaupun kedua GI akan diusahakan dipasok melalui sub-sistem Muarakarang-Gandul & sub-sistem Cawang.

Muljo mengatakan perbaikan tower yg roboh diperkirakan memerlukan waktu sekitar 1 minggu. PLN berusaha untuk mengoperasikan secara darurat satu sirkit SUTT 150 kV Ancol-Angke dengan menggunakan mobil-crane untuk pengganti fungsi tower yang roboh dan diharapkan pemasangan akan selesai paling lambat Senin pagi.

Namun, bila ternyata upaya tersebut tidak berhasil maka PLN, terpaksa melakukan pemadaman bergilir. Perinciannya, untuk tahap I (pukul 08:00-13:00), terpaksa dilakukan pemadaman untuk pelanggan yang dipasok dari Gardu Induk (GI) Gandul, GI Muarakarang, GI Tangerang, dan GI Bintaro.

Untuk tahap II (pukul 13:00-18:00), pemadaman akan terjadi di wilayah pelanggan yang dipasok dari GI Duri Kosambi, GI Angke, GI Kebon Jeruk dan GI Cengkareng.

PLN mengharapkan pelanggan di Jakarta agar membantu mengurangi pemakaian listriknya mulai Senin (05/11)guna menghindari kemungkinan adanya pemadaman tersebut.

] Depdagri: perubahan IPDN ke IIP alami kendala  

Keputusan Presiden SBY merubah Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi Institut Ilmu Pemerintahan (IIP), menghadapi kendala.

Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, Jumat (02/11) mengungkapkan untuk mengubah IPDN menjadi IIP, pemerintah menghadapi beberapa kendala karena lokasinya bertambah menjadi lima tempat, kendalanya antara lain fasilitas, sarana, dan prasarana.

Namun menurut Mardiyanto, Departemen Dalam Negeri akan berusaha untuk mengatasi permasalahan dengan merujuk pada dua hal yakni lembaga tersebut harus tetap ada untuk mencetak para pamong, dan lembaga tersebut harus menyesuaikan dengan undang-undang tentang perguruan tinggi.

Departemen Dalam Negeri, rencananya akan membangun IIP di lima kota yakni Bukittinggi, Makasar, Balikpapan, Mataram dan Jatinangor.

] PU usulkan land capping ditanggung pemerintah

Land capping atau kelebihan biaya pembebasan tanah diusulkan agar ditanggung oleh pemerintah untuk mengurangi risiko tanah bagi investor jika harga tanah yang akan dibebaskan melonjak.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Hisnu Pawenang, Sabtu (03/11) mengungkapkan persoalan tanah saat ini masih merupakan salah satu faktor yang menghambat investasi jalan tol.

Oleh karena itu, pengaturan land capping diusulkan untuk dimasukkan dalam revisi Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2005 tentang Investasi Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha.

Menurut Hisnu, tanggungan kelebihan harga tanah tidak akan memberatkan keuangan negara. Karena pemerintah dapat menghentikan proyek jika proyek tidak layak secara finansial.

] Kanzen tunda IPO

Produsen sepeda motor nasional, PT Inti Kanzen Motor (IKM) menunda penawaran saham perdana ke publik (initial public offering/IPO) dari November 2007menjadi kuartal pertama 2008.

Presiden Direktur IKM Rini Mariani Soemarno, Jumat (02/11) mengatakan kondisi perekonomian yang dinilai belum kondusif menyusul menanjaknya harga minyak mentah dunia menjadi salah satu alasan dimundurkannya jadwal IPO IKM.

Rini memperkirakan IPO Kanzen akan dilakukan pada kuartal pertama tahun depan atau sekitar April 2008, ketika kondisi pasar membaik seiring dengan prediksi penurunan harga minyak mentah dunia.

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: