Ekspor mobil CBU naik 117 persen

Indeks

] Ekspor mobil CBU naik 117 persen
] Indonesia usulkan REDD
] Sutiyoso klaim didukung 14 partai baru
] Kredit bulan September tumbuh 21,5%
] BI Rate stabil di level 8,25%
] Tahun 2008, pemerintah batasi penggunaan premium bersubsidi
] Adhi Karya targetkan pendapatan 2007 Rp6,04 triliun
] Depdagri targetkan 2012, semua pulau miliki nama
] Tim audit penerbangan UE periksa 3 maskapai Indonesia  

] Ekspor mobil CBU naik 117 persen

Ekspor mobil utuh (CBU) naik sekitar 117 persen pada Januari sampai Agustus 2007 menjadi 43.540 ribu unit dibandingkan periode yang sama tahun 2006 yang mencapai 20.074 unit.

Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika (IATT) Depperin, Budi Darmadi, Selasa (06/11) mengatakan peningkatan ekspor mobil yang signifikan merupakan salah satu dampak dari menurunnya pasar otomotif pada 2006, yang mengakibatkan para produsen otomotif di Indonesia berupaya mencari peluang ekspor untuk mempertahankan produksinya.

Menurut Budi, saat ini kendaraan CBU dari Indonesia telah diekspor ke berbagai negara di kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin. Dan rencananya juga akan diekspor ke Australia dan Selandia Baru.

] Indonesia usulkan REDD

Penurunan emisi gas rumah kaca melalui upaya pencegahan deforestasi dan kerusakan hutan (reduced emissions from deforestation and degradation/REDD) akan diusulkan untuk pasca-Protokol Kyoto yang mulai berlaku 2012.

Emil Salim, Ketua Delegasi RI pada Konferensi Para Pihak Ke-13 untuk Kerangka Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perubahan Iklim di Bali akhir 2007, Senin (05/11) menyatakan Indonesia tidak gagal dalam menjalankan program Mekanisme Pembangunan Bersih (Clean Development Mechanism/CDM) sesuai dengan amanat Protokol Kyoto untuk periode 2008-2012. Namun, CDM harus diakui sulit diimplementasikan dan ingin disederhanakan melalui REDD.

Menurut Emil, deforestasi merupakan kegiatan membuka hutan untuk meraih manfaat ekonomi. Dengan mencegah deforestasi, negara-negara maju yang terikat kewajiban menurunkan emisinya harus mau memberi imbalan kepada negara yang mau menjaga hutannya.

Lebih lanjut Emil menjelaskan, negara-negara maju juga dapat memanfaatkan keanekaragaman hayati hutan untuk produksi obat-obatan, disertai transfer teknologi yang memberi manfaat ekonomi masyarakat pemangku hutan.

] Sutiyoso klaim didukung 14 partai baru

Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, Senin (05/11) mengklaim telah mendapat dukungan dari 14 partai baru dan belasan partai kecil yang sudah eksis untuk maju dalam Pemilihan Presiden 2009.

Namun, Sutiyoso menyadari, ke-14 partai yang mendukung dirinya belum menjalani verifikasi karena baru saja muncul. Sementara, dukungan dari partai kecil yang sudah eksis mencapai belasan, di antaranya dari partai yang dipimpin Ryaas Rasyid (Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan), Syahrir (Partai Perhimpunan Indonesia Baru), dan Eros Djarot (Partai Nasionalis Bung Karno).

] Kredit bulan September tumbuh 21,5%

Deputi Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI SWD Murniastuti, Selasa (06/11) mengungkapkan total kredit per September 2007 tumbuh sebesar 21,5% atau mencapai Rp957 triliun.

Menurut Murniasturi, hal ini menunjukkan fungsi intermediasi perbankan di semester dua 2007 mengalami peningkatan yang signifikan dan diharapkan bisa memfasilitasi sektor riil.

Berdasarkan data BI, permintaan kredit terbesar masih berasal dari segmen usaha perdagangan, pertambangan, serta konsumer yang trendnya terus meningkat.

Selain dari pinjaman, dana pihak ketiga tumbuh 16,42% secara tahunan dan mencapai Rp1.401 triliun. Sementara kolektibilitas pinjaman mengalami perbaikan dimana rasio non performing loan (NPL) secara gross turun dari 6,31% menjadi 5,35%. Sedangkan sisi net, NPL turun dari 2,84% menjadi 2,60%.

] BI Rate stabil di level 8,25%

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI), Selasa (06/11) memutuskan untuk mempertahankan BI Rate di level 8,25%.

Made Sukada, direktur kebijakan moneter BI, menjelaskan keputusan mempertahankan BI Rate didasarkan pada perkembangan ekonomi, proyeksi target inflasi tahun ini dan tahun depan, serta faktor-faktor risiko yang ada.

Menurut Made, kenaikan harga minyak global dan belum berakhirnya dampak dari krisis subprime mortgage membuat bank sentral perlu melakukan kebijakan yang hati-hati.

Selain itu, tekanan inflasi dalam dua bulan terakhir tidak mengubah proyeksi sasaran inflasi 2007 sebesar 6% plus minus 1%, serta 2008 5% plus minus 1%.

Namun, Made menyebutkan, sejumlah faktor risiko seperti peningkatan harga minyak dunia, kenaikan komoditas global, serta dampak krisis subprime mortgage perlu diwaspadai.

] Tahun 2008, pemerintah batasi penggunaan premium bersubsidi

Untuk penghematan anggaran, pemerintah akan melakukan pembatasan premium bersubsidi untuk penggunaan pribadi pada 2008.

Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta, Selasa (06/11) mengungkapkan pada 2008 pemerintah tidak mungkin menaikkan harga BBM, namun alternatif yang akan dilakukan adalah melakukan penghematan premium untuk kepentingan pribadi. Sedangkan untuk transportasi umum, pemerintah tetap akan memberikan premium bersubsidi tanpa ada pembatasan.

Menurut Paskah, saat ini pemerintah masih membahas mekanisme pembatasan premium bersubsidi.

] Adhi Karya targetkan pendapatan 2007 Rp6,04 triliun

PT Adhi Karya (Adhi) menargetkan pendapatan perseroan pada akhir 2007 sebesar Rp6,04 triliun atau naik 39,5% jika dibandingkan dengan pendapatan 2006.

Dalam laporan keterbukaan informasi, yang disampaikan Selasa (06/11), manajemen Adhi mengungkapkan, target tersebut jauh lebih tinggi dari pendapatan 2006, sebesar Rp4,33 triliun dan untuk mencapai target pendapatan Rp6,04 triliun, perseroan menargetkan pendapatan perseroan kuartal keempat 2007 sebesar Rp3,04 triliun.

Adhi juga menargetkan untuk mengerjakan kontrak-kontrak senilai Rp10,99 triliun hingga akhir 2007. Jumlah itu didapat dari carry over kontrak dari tahun 2006, sebesar Rp3,99 triliun dan kontrak yang diperoleh selama periode sembilan bulan 2007, senilai Rp3,51 triliun, dan kontrak baru selama kuartal IV 2007 senilai Rp3,49 triliun.

Total nilai kontrak yang ditargetkan tercapai pada tahun 2007, naik jika dibandingkan dengan total kontrak pada 2006 , yang nilainya mencapai Rp8,32 triliun.

] Depdagri targetkan 2012, semua pulau miliki nama

Departemen Dalam Negeri (Depdagri) menargetkan semua pulau di Indonesia sudah memiliki nama pada 2012.

Direktur Jenderal  Pemerintahan Umum Depdagri Sodjuangon Situmorang, Selasa (06/11) menjelaskan penamaan pulau sangat mendesak, guna melakukan eksplorasi lebih jauh atas pulau-pulau yang ada di Indonesia.

Menurut Sodjuangon, pemerintah telah memiliki payung hukum, yakni Peraturan Presiden No.112 tahun 2006 tentang Tim Nasional Pembakuan Nama Rupabumi, yang mendorong kesadaran pemerintah daerah untuk memberikan nama pulau di sekitar wilayahnya beserta nama-nama geografis lainnya.

Saat ini baru sebanyak 4.981 pulau dari 17.504 pulau di Indonesia yang telah memiliki nama geografis.

] Tim audit penerbangan UE periksa 3 maskapai Indonesia  

Tim audit penerbangan Uni Eropa akan mengaudit 3 maskapai Indonesia untuk verifikasi perkembangan safety penerbangan.

Menhub Jusman Syafei Djamal, Selasa (06/11) mengungkapkan tim audit penerbangan UE telah berada di Indonesia sejak Senin (05/11) dan akan bekerja hingga Jumat (09/11) untuk mengumpulkan informasi mengenai mekanisme pengawasan terhadap maskapai penerbangan, selain itu mereka juga mengumpulkan info tentang langkah-langkah yang dilakukan maskapai domestik dalam memperbaiki tingkat keselamatan

Tim audit penerbangan dari UE juga dijadwalkan bertemu pejabat Departemen Perhubungan untuk mendapatkan informasi tentang peraturan keselamatan penerbangan.

Selanjutnya, Tim audit UE akan mengunjungi airline yang menjadi sample yakni Garuda, Mandala dan satu maskapai kargo.

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: