Subsidi BBM 2007 membengkak Rp 32,6 triliun, listrik Rp 13,9 triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani, Selasa (13/11) mengungkapkan akibat kenaikan harga minyak mentah dunia, baik subsidi BBM maupun listrik akan membengkak.

Untuk subsidi BBM dalam APBN 2007 membengkak Rp 32,6 triliun atau dari Rp 55 triliun menjadi 87,6 triliun.

Sementara subsidi listrik 2007 naik Rp 13,9 triliun dari Rp 29,4 triliun menjadi 43,3 triliun.

Meski subsidi BBM naik, namun subsidi untuk elpiji diprediksi akan lebih rendah dari Rp 564 miliar karena program konversi minyak tanah ke elpiji belum berjalan.

Menkeu menjelaskan harga minyak Indonesia Crude Price (ICP) pada Desember 2006 sampai November 2007 rata-rata mencapai US$ 67,6 per barel. Jika asumsi harga minyak rata-rata mencapai US$ 90 pada bulan November maka hingga akhir tahun harga minyak ICP akan mencapai rata-rata US$ 69,52 per barel.

Sehingga ongkos subsidi BBM pada Januari hingga Desember diperkirakan mencapai US$ 72,42 per barel.

Namun Sri Mulyani menjelaskan, meski kenaikan harga minyak yang terjadi tiga bulan ini, namun APBN masih aman. Defisit tetap 1,5 persen.

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: