KPPU Siapkan 690 Lembar Bukti Kasus Temasek

KPPU Siapkan 690 Lembar Bukti Kasus Temasek

Menghadapi pengajuan banding Temasek Holdings, perusahaan milik Pemerintah Singapura, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah menyiapkan banyak bukti.

Ketua KPPU, Muhammad Iqbal, Rabu (19/12) mengungkapkan upaya hukum yang dilakukan sah secara hukum dan untuk menghadapi Temasek dalam sidang nanti, KPPU telah menyiapkan bukti sebanyak 690 halaman.

Senin (17/12), Temasek telah mengajukan permohonan banding atas putusan KPPU ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Direktur Pelaksana Urusan Perusahaan Temasek, Myrna Thomas, menilai putusan tak mempunyai dasar hukum yang kuat dan tak beralasan.

Melengkapi penjelasan Myrna, Pengacara Temasek, Todung Mulya Lubis, menyatakan kliennya tak melakukan praktek monopoli di bisnis selular.

Temasek tak memiliki saham di Indosat dan Telkomsel secara langsung namun anak usaha Temasek, STT dan Singtel, yang memiliki saham, selain itu keduanya juga tak mengontrol kebijakan investasi dan operasional perusahaan.

Maka putusan bahwa Temasek harus menjual seluruh saham di Telkomsel atau Indosat tak berkekuatan hukum. Tapi KPPU mengabaikan bukti-bukti dari kliennya.

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: