Wapres Setuju Rangkap Jabatan Tapi Tidak Rangkap Gaji

Wapres Setuju Rangkap Jabatan Tapi Tidak Rangkap Gaji

Wakil Presiden Jusuf Kalla (06/13) mengungkapkan tidak keberatan bila ada pejabat struktural eselon satu di departemen pemerintahan merangkap sebagai komisaris di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurut Kalla, para pejabat eselon satu yang ditempatkan sebagai komisaris di BUMN berfungsi untuk mewakili kepentingan negara yang merupakan pemegang saham.

Lebih lanjut Kalla menjelaskan bahwa yang tidak diperbolehkan bagi pejabat eselon satu ialah rangkap gaji dan oleh karena itu, pejabat yang rangkap jabatan gajinya harus disesuaikan.

Jabatan komisaris di BUMN biasanya diambil dari pejabat eselon satu, profesional dan pensiunan pejabat dengan tujuan mengawasi kebijakan dan proses kebijakan di BUMN.

Sementara Sekretaris Kementrian BUMN Muhammad Said Didu menyatakan bahwa Kementriannya tidak akan menarik pejabat eselon satu di kementrian BUMN yang ditempatkan di sejumlah perusahaan milik negara.

Menurut Said Didu, pemerintah harus menempatkan wakilnya di perusahaan negara untuk menjaga kepentingan pemerintah di perusahaan BUMN, dan yang paling mungkin berposisi netral adalah pegawai negeri.

Selain itu, dari beberapa pengalaman, BUMN yang tidak ada wakil pemerintahnya mengalami kendala saat pemerintah ingin mengembangkan BUMN itu.

Said menginginkan persoalan rangkap jabatan dilihat secara proporsional dan lepas dari prasangka negatif. karena dulu rangkap jabatan fungsional dan struktural tidak boleh dirangkap berdasarkan peraturan pemerintah tapi sekarang pejabat fungsional boleh merangkap jabatan karena aturannya sudah di amandemen.

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: