Bapepam: Qtel Harus Lakukan Penawaran Tender Indosat

Bapepam: Qtel Harus Lakukan Penawaran Tender Indosat

Qatar Telecom (Qtel) diharuskan untuk menggelar penawaran tender (tender offer) secara terbatas setelah menyelesaikan proses akuisisi 40,8% saham PT Indosat dari Asia Mobile Holdings pada akhir Juni 2008.

Ketua Bapepam-LK Ahmad Fuad Rahmany menjelaskan berdasarkan Peraturan Presiden no 111/2007 yang menjelaskan tentang batasan maksimal porsi asing, Qtel  dibatasi melaksanakan penawaran tender maksimal 8,2% sampai 24,2% agar sesuai dengan batasan maksimal 49%-65%.

Menurut Fuad, aturan tender offer dilaksanakan untuk memberikan keadilan bagi pemegang saham publik yang ingin menjual sahamnya dngan harga premium yang diperoleh STT, namun tidak ada kewajiban dari pemegang saham publik untuk menerima tawaran tender offer dari Qtel.

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

One Response to Bapepam: Qtel Harus Lakukan Penawaran Tender Indosat

  1. deni mengatakan:

    pembatasan saham asing dalam pasar modal merupakan hal baru mengingat sebelumnya tidak dibatasi dengan pertimbangan perpindahan saham dari satu ke pemilik lainnya begitu cepat – praktek internasional. Lagi pula tidak dapat dibatasi. hal ini baru dan dapat memiliki konsekuensi yang serius terhadap pasar karena selama ini policy pemerintah/Bapepam adalah pembatasan saham asing tidak berlaku dalam hal perusahaan telah go public.

    Kalau alasan Peraturan Presiden No. 111 yang dijadikan rujukan sebenarnya kurang tepat mengingat ada satu peraturan yang berada di atas peraturan presiden yaitu Peraturan Pemerintah No. 20 tahun 1994 yang masih berlaku dikatakan bahwa investasi asing dalam bidang telekomunikasi adalah maksimal 95%. secara hierarki harusnya PP No. 20 yang harus jadi rujukan.

    satu hal lagi, bukti bahwa dalam pasar modal tidak dikenakan pembatasan pemilikan saham asing adalah tercantum dalam draft peraturan bersama menteri komunikasi dan informatika terkait dengan peraturan tower bersama yang dinyatakan bahwa peraturan pembatasan kepemilikan asing dalam perusahaan penyedia tower atau konstruksi tower tidak berlaku dalam hal peraturan yang bersangkutan telah go public.

    semoga bapepam dapat secara jernih untuk mempertimbangkan hal ini mengingat hal ini terkait dengan kepercayaan pasar terhadap pasar modal indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: