Sri Mulyani Rangkap Jabatan Menko Perekonomian

Sri Mulyani Rangkap Jabatan Menko Perekonomian

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (06/14) telah menunjuk Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai pelaksana tugas Menteri Koordinator Perekonomian.

Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi mengungkapkan bahwa Sri Mulyani ditunjuk dengan pertimbangan cukup cakap untuk menjalankan tugas sebagai menko perekonomian selain itu untuk efisiensi dan menghindari polemik jika mengangkat menko ekonomi baru dari luar.

Sebelumnya sempat beredar beberapa nama kandidat diantaranya Purnomo Yusgiantoro.

Namun Purnomo Yusgiantoro meskipun termasuk menteri senior tapi saat ini sedang menghadapi masalah krisis energi sehingga diperkirakan akan sulit berkonsentrasi mengurus perekonomian.

Pengangkatan Sri Mulyani sebagai pelaksana tugas menko perekonomian mendapatkan tanggapan yang beragam.

Dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Bambang Soesetyo Ketua Komite Tetap Moneter dan Fiskal menilai pengangkatan sebagai keputusan yang tepat karena kerja kabinet akan tetap terjaga dan tidak menimbulkan banyak sorotan.

Menurut Bambang, tugas berat yang akan dihadapi Sri Mulyani adalah menangani laju inflasi agar nilai tukar rupiah tetap terjaga dan daya saing pasar uang tetap baik.

Sedangkan dari DPR, Dradjad Wibowo anggota Komisi XI mengkhawatirkan pengangkatan Sri Mulyani akan membuat Departemen Keuangan terbengkalai.

Dradjad mencontohkan reformasi birokrasi yang tidak adil,  APBN yang semakin tergantung pada SUN (surat utang negara) dan masalah BLBI yang belum tuntas.

Selain itu Dradjad mengungkapkan penunjukkan ini menegaskan garis kebijakan ekonomi pemerintah yang pro kreditor dan investor asing, pro kapital besar dan pro pasar keuangan.

Sementara Peneliti Institute for Development of Economic and Finance Deniey Adi Purwanto mengungkapkan pengangkatan Sri Mulyani untuk menuntaskan pekerjaan rumah yang ditinggalkan Boediono dan menunjukkan bahwa pemerintah akan memfokuskan diri pada persiapan politik menjelang pemilihan 2009.

Menurut Deniey, dua jabatan yang dirangkap satu memang efisien tapi masalahnya apakah efektif.

Sri Mulyani pertama kali masuk dalam struktur kabinet Indonesia bersatu diangkat sebagai Menteri Negara perencanaan pembangunan nasional/ Kepala Bappenas pada tahun 2004.

Lalu diangkat menjadi Menteri Keuangan menggantikan Yusuf Anwar dalam reshuffle kabinet pada tahun 2005.

Dan pada Juni 2008, Sri Mulyani diangkat menjadi pelaksana tugas menko perekonomian mengisi pos yang ditinggal oleh Boediono yang sekarang menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia.

Sebelumnya, Sri Mulyani pernah menjadi Executive Director International Monetary Fund (IMF) dari tahun 2002 sampai 2004.

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: