208 Perawat dan Pengasuh Lansia Indonesia Berangkat Ke Jepang Rabu 6 Agustus 2008

Untuk pertama kalinya, Indonesia mengirimkan tenaga perawat dan pengasuh lanjut usia ke Jepang sebanyak 208 orang yang akan diberangkatkan pada Rabu 6 Agustus 2008.

Jumhur Hidayat Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mengungkapkan pemberangkatan 208 orang perawat dan pengasuh lansia ini merupakan bagian dari 1.000 orang tenaga kerja bidang kesehatan yang diminta pemerintah Jepang.

Menurut Jumhur, program pengiriman TKI merupakan realisasi kesepakatan IJEPA (Persetujuan kemitraan ekonomi Indonesia-Jepang) yang ditandatangani pada November 2006 oleh Presiden SBY dan PM Shinzo Abe.

Dan untuk pelaksanaannya dikelola oleh BNP2TKI dan Japan International Corporation of Welfare Services (JICWELS).

Pada saat pembukaan pendaftaran pada bulan April 2008, yang melamar untuk menjadi perawat sebanyak 179 orang dan untuk pengasuh lansia sebanyak 131 orang.

Setelah melalui proses seleksi, akhirnya terpilih sebanyak 104 orang untuk perawat dan 104 orang untuk pengasuh lansia. selanjutnya yang lolos seleksi mengikuti program pembekalan di graha insan cita Kelapa Dua Depok, selama lima hari, kemudian akan diberangkatkan ke Jepang untuk mengikuti program pendidikan praktek dan pelatihan bahasa selama 6 bulan di Jepang dan nantinya akan ditempatkan di berbagai rumah sakit dan panti jompo dengan masa kontrak untuk perawat selama 3 tahun dan pengasuh lansia selama 4 tahun.

Dalam masa 3 tahun, para perawat mendapat kesempatan tiga kali untuk menempuh ujian nasional untuk menjadi perawat di Jepang yang biasanya diselenggarakan pada setiap bulan Januari dan bila lulus bisa mendapat perpanjangan kontrak kerja.

Sedangkan untuk pengasuh lansia, untuk dapat ikut ujian nasional mereka harus berpengalaman mengasuh selama tiga tahun dan oleh sebab itu mereka hanya punya kesempatan menempuh ujian satu kali.

Lebih lanjut, Jumhur menjelaskan pengiriman perawat dan pengasuh lansia ke Jepang memberikan keuntungan bagi kedua negara. Bagi Jepang, saat ini sedang kekurangan tenaga kerja di bidang kesehatan dan bagi Indonesia pengiriman ini akan membantu mengurangi jumlah pengangguran.

Sedangkan dari segi penghasilan, para perawat dan pengasuh lansia ini akan mendapatkan gaji bervariasi mulai dari 130 ribu sampai 220 ribu yen per bulan atau setara dengan Rp 12 juta sampai Rp 20 juta per bulan.
Perbedaan nilai penghasilan disebabkan oleh perbedaan daerah tempat bertugas dan rumah sakitnya.

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

One Response to 208 Perawat dan Pengasuh Lansia Indonesia Berangkat Ke Jepang Rabu 6 Agustus 2008

  1. sulis mengatakan:

    good news. better know what will nurse do there, including places, salary, time work, pray, etc. And this good for learn either, cause Indonesia will be has great number of elder in next ten year.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: