Kemenangan Aso dalam Pemilihan Ketua Umum LDP bukanlah karena Prinsip ataupun Kebijakan, (dari Editorial Mainichi Shimbun 23 September 2008)

Partai Demokrat Liberal (LDP) telah memilih Aso Taro sebagai ketua umum partai yang baru pada hari Senin dengan suara terbanyak, Aso diharapkan membentuk kabinet baru setelah Diet memberikan suara bagi Aso untuk menjadi Perdana Menteri pada hari Rabu.

Namun, pemilihan ketua umum LDP hanyalah ronde pertama. Aso sendiri menyatakan saya akan melaksanakan keinginan surga bila telah mendapat kemenangan atas Partai Demokrat Jepang (DPJ).

Ronde terakhir akan membayangi pemilihan umum dan bila LDP dan Komeito kalah pada ronde tersebut maka pemerintahan yang dipimpin DPJ selanjutnya akan dibentuk dan dampaknya Kabinet Aso hanya berjalan sangat singkat.

Segalanya akan dipertaruhkan pada saat pemilihan majelis rendah dan tujuan dari drama suksesi ketua umum, yang dimulai dengan pengumuman pengunduran diri perdana menteri Fukuda Yasuo secara tiba-tiba.

Pada saat tingkat kepercayaan terhadap Kabinet Fukuda menurun, Fukuda tidak mempunyai kepercayaan diri untuk membubarkan majelis rendah dan melakukan pemilihan umum. selanjutnya LDP memutuskan untuk menyelenggarakan pemilihan ketua umum untuk mendapatkan perhatian publik dan menggunakan momentum tersebut untuk menuju pemilihan umum.

Seperti yang sudah sering ditunjukan berulang kali, LDP menampilkan performanya selama pemilihan ketua umum dengan mengacu pada faktor ini.

Walaupun sukar untuk dipercayai bahwa LDP mempunyai “pemilihan ketua umum yang menarik” seperti yang diinginkan partai dan Fukuda.

Pengaruh Performa yang meragukan

Dalam pemilihan ketua umum ini, ada lima kandidat yang tampil di TV hampir setiap hari dan menyampaikan pidato hingga ke daerah yang terpencil tapi rating tv untuk mereka tidaklah tinggi.

dan kegagalan pemilihan ketua umum untuk mendapatkan perhatian publik sudah dapat diperkirakan sebelumnya.

Akhirnya, Aso mendapat 351 suara yang merupakan kemenangan yang besar dan telah diramalkan.

Hal ini mirip dengan situasi ketika Fukuda dan mantan Perdana Menteri Abe Shinzo dipilih untuk menjadi ketua umum partai, anggota Diet dari LDP segera bergabung dalam gerbong Aso dan mendesak anggota partai lainnya untuk bergabung dengan kandidat pemenang bahkan sebelum kandidat mengumumkan keikutsertaannya, jadi dapat dikatakan pemilihan ketua umum mirip dengan pertandingan yang hasilnya telah ditentukan lebih dahulu.

Namun disisi yang lain, mencuatnya skandal kasus beras yang tercemar menyebabkan hantaman bagi manajemen sistem pangan Jepang dan ekonomi di seluruh dunia yang sedang mencoba menjauh dari krisis keuangan di Amerika Serikat, sehingga banyak orang harus meragukan apakah ini saat yang tepat untuk melaksanakan pemilihan ketua umum seperti layaknya menyelenggarakan festival.

Dan karena kebanyakan anggota Diet menggunakan kriteria yang sama-dimana kandidat akan memberikan yang terbaik agar terpilih kembali bila terpilih sebagai Perdana Menteri- pada saat memilih siapa yang akan didukung, itu tidak seperti mereka dipikat oleh kebijakan yang ditawarkan Aso. kebanyakan menyatakan memilih Aso karena Aso yang sepertinya kandidat paling populer, yang berarti kemenangan Aso bukanlah karena prinsipnya atau kebijakannya.

Oleh karena itu tidak ada debat yang substantif terkait kebijakan yang mungkin bisa secara mudah diantisipasi. khususnya komentar Aso, sangat kurang dalam detil yang konkrit.

Meskipun dari awal telah dijelaskan tentang pandangannya bahwa “pensiun dasar harus dibiayai seluruhnya dari pendapatan pajak dan pendapatan yang didapat dengan menaikan pajak konsumsi sebesar 10 persen”, namun selama masa kampanye pemilihan ketua umum, Aso mengatakan bahwa ini sekedar satu ide dan setelah terpilih sebagai Ketua Umum, Aso juga belum memberikan klarifikasi pada saat konferensi pers hari Senin mengenai rencananya terkait pajak konsumsi.

Ketidakjelasan yang sama juga berlaku pada komentarnya mengenai kebijakan luar negeri, sebelumnya Aso dianggap sebagai kebijakan penjaga kebebasan dan kemakmuran untuk memperkuat ikatan Jepang dengan Eropa Timur dan asia Tengah, Aso secara sepintas memberikan penjelasan tentang kebijakannya pada masa kampanye untuk pemilihan ketua umum, meskipun agak sensitif terhadap kritik namun hal itu dapat menyebabkan meningkatnya ketegangan dengan China dan Rusia.

Namun bila Aso melakukan kalkulasi bahwa sejak dirinya terpilih sebagai Ketua Umum LDP telah jelas maka Aso tidak perlu menyampaikan pandangannya agar tidak menimbulkan masalah, dan ini berarti menaruh kereta sebelum kuda.

Di masa datang, Aso harus menyatakan secara konkrit dalam pidato kebijakannya dan dalam kesempatan lainnya mengenai rencananya untuk negara ini.

Terkait dengan permintaan yang tiba-tiba dari Menteri Masuzoe Yoichi yang membidangi Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan untuk melakukan ulasan pada sistem perawatan kesehatan bagi para lanjut usia, Aso juga diminta untuk melakukan ulasan terhadap masalah ini.

Meskipun tidak akan ada penolakan atas upaya tersebut, bukankah ini hanya proposal yang sembarangan yang disampaikan dengan sebelah mata melirik pada pemilihan umum?.

Selain itu, pada konferensi persnya, Aso tidak menjelaskan apakah dirinya akan melakukan ulasan atau tidak. bila ia merencanakan untuk melakukan maka ia akan dianggap tidak bertanggung jawab bila gagal memberikan visi konkrit.

Dalam Pemilihan Ketua Umum ini, kenyataan bahwa anggota Diet level menengah melemparkan topinya kedalam ring tanpa memandang afiliasi faksi merupakan sinyal perubahan di dalam LDP tapi Aso juga telah menunjuk Hosoda Hiroyuki dari faksi Machimura diposisi kunci partai sebagai sekretaris jendral.

Sepertinya Aso telah menyetujui harapan faksi Machimura, yang merupakan faksi terbesar di LDP dan pandangan anggotanya, mulai dari mantan Perdana Menteri Mori Yoshiro sampai level yang paling bawah.

Sejak Aso terpilih sebagai Ketua Umum, LDP dan Komeito telah bergerak untuk membuat jadwal bagi perdana menteri untuk menyampaikan pidato kebijakannya pada 29 September, setelah sidang Diet, menjawab pertanyaan dari wakil berbagai partai politik
dari tanggal 1 sampai 3 Oktober lalu membubarkan Diet pada 3 Oktober dan menjadwalkan pemilihan umum pada 26 Oktober.

Meskipun sebelumnya, kami telah mendesak untuk dilakukannya pembubaran Diet sesegera mungkin, jadwal ini secara jelas dimaksudkan untuk mengambil keuntungan dari tingginya tingkat kepercayaan terhadap kabinet baru yang saat ini masih merayakan kemenangan.

Namun banyak anggota Diet dari partai yang berkuasa yang menyatakan dengan serius bahwa sebaiknya pemilihan umum dilakukan sebelum Aso melakukan kesalahan dan kekurangannya menjadi sangat jelas.

Ini merupakan contoh kecerobohan lainnya bila meletakkan kereta sebelum kudanya.

Ini bukan berarti menyatakan prioritas utama seharusnya diberikan pada penetapan
anggaran tambahan pada saat ini – pada hari Senin, Aso mengkritik DPJ yang gagal mendapatkan dukungan bagi rencana kebijakan terkait sumber pembiayaan.

Lalu isu apa yang akan tertinggal dan diajukan dalam pemilihan umum? dalam rangka mengklarifikasi posisinya pada para pemilih, bukankah akan sangat menarik bila ada debat antara Aso dengan ketua umum DPJ Ozawa Ichiro di komite anggaran mengenai anggaran tambahan.

Aso tidak boleh membiarkan hal penting ini untuk forum tanya jawab di Diet, ketika para perwakilan partai datang dengan pertanyaan dan jawaban yang telah disiapkan sebelumnya.

Dan pada akhirnya, setelah pertanyaan diajukan oleh wakil partai, dan akan ada penundaan satu minggu untuk interpelasi lanjutan, dan setelah itu Diet dapat dibubarkan. Itu baru jadwal politik yang tepat.

Iklan

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: