Persiapan Pamer Kekuatan (Editorial The Japan Times 24 September 2008)

Partai Liberal Demokrat (LDP) pada hari Senin telah memilih Aso Taro sebagai ketua umum yang baru, sementara Partai Demokrat Jepang (DPJ), yang merupakan partai oposisi, juga telah memilih Ozawa Ichiro untuk ketiga kalinya sebagai ketua umum partai pada hari Minggu.

Aso Taro sebagai perdana menteri baru akan berhadap-hadapan dengan Ozawa Ichiro dalam pemilihan umum yang diharapkan akan dilaksanakan pada akhir Oktober atau awal November.

Dalam pemilihan ketua umum LDP, Aso Taro berhasil merebut dua pertiga suara dan setelah ditetapkan sebagai ketua umum, Aso menyatakan akan berjuang melawan DPJ dengan tekad yang bulat dan hanya dengan mendapat kemenangan dalam pemilihan umum maka LDP mampu memenuhi kemauan langit.

Jalan ke depan bagi Aso masih berliku, kepercayaan masyarakat terhadap LDP masih rendah karena dalam dua tahun terakhir, dua perdana menteri dari LDP berturut-turut mengundurkan diri sebelum masa pemerintahannya selesai, tanpa memberikan penjelasan yang memadai.

Selain itu, faktor seperti masalah yang terkait dengan pensiun, skema asuransi kesehatan bagi para lanjut usia yang tidak populer dan skandal distribusi beras yang tercemar telah mengakibatkan angin ribut bagi LDP.

Sedangkan di DPJ, setelah mendapat kepastian sebagai ketua umum partai, Ozawa Ichiro mengkritik prinsip mengutamakan pasar yang diprakarsai oleh mantan perdana menteri Koizumi Junichiro yang dipandang telah memperluas perbedaan di segala bidang.

Sementara, Tuntutan Aso Taro tentang perlunya langkah-langkah kebijakan fiskal yang aktif telah menarik perhatian banyak politisi LDP dan pejabat partai tingkat lokal yang percaya kebijakan seperti itu dapat menolong wilayah pedesaan yang menderita sebagai akibat dari apa yang disebut metode kebijakan reformasi struktural.

Ozawa menyatakan, bila DPJ mengambil alih kekuasaan, maka partainya akan mengalokasikan anggaran sebesar 22 triliun yen atau 10 persen dari anggaran belanja negara, untuk membiayai reformasi pensiun, tunjangan anak, kompensasi pendapatan bagi petani dan penghapusan jalan tol ekspres.

Mengenai usulan Ozawa, Aso mengkritiknya sebagai oportunisme politik dan tidak mempunyai cukup sumber dana yang jelas, sementara langkah kebijakan Aso juga perlu dijelaskan lebih mendetil.

Baik Aso maupun Ozawa perlu untuk menjelaskan secara komprehensif usulan yang mereka ajukan dan secara jelas menunjukan bagaimana mereka mengatasi masalah yang dihadapi Jepang, termasuk didalamnya pengaruh dari krisis keuangan di Amerika Serikat.

Perihal buletin
Blog Berita Buletin Bisnis Blog ini Berisi Ringkasan info Bisnis dan Ekonomi/ This Blog consist of economic and business news. Bila anda tertarik untuk memberikan kritik atau saran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan kirim melalui email ke buletinbisnis@yahoo.com/ If you have any critic, suggestion or need further information, please feel free to send the question to buletinbisnis@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: