Companies Manager Victim at Jakarta’s Marriot Bombing

Some foreign companies manager become victims at Jakarta’s J.W Marriot Hotel bombings on Friday (07/17) morning.

Those manager were attending a monthly breakfast meeting titled ICP Breakfast Roundtable, a private forum where senior executives briefed on important developments by government officials, national leaders and other experts, organized by Castle Asia, a consultancy firm specializing in Indonesia’s political risk and economic forecasting,

The participants who were killed by the explosion are Timothy Mackay (60), a New Zealand citizen President Director of PT Holcim Indonesia Tbk, a subsidiary of Switzerland-based Holcim Group, Garth McEvoy (40) an Australian Commercial Manager at PT Thiess Contractor Indonesia, a subsidiary of of Australian Thiess Contractors Pty Ltd and Nathan Verity (38), an Australian Citizen owner of a human resources and recruitment business in Jakarta.

Meanwhile among those injured in the bombing are David Potter, Executive Vice President – Exploration PT Freeport Indonesia, Andrew Cobham, Country Manager PT Hill Konsultan Indonesia, Kevin S Moore, General Manager Husky Oil North Sumbawa Ltd, Mariko Yoshihara, Managing Director PT JAC Indonesia, Gary Ford, General Manager Anadarko Indonesia, Max Boon, Castle Asia and James Castle, Chairman & CEO Castle Asia.

Indonesia Health Ministry has announced Friday afternoon 9 people were killed and 52 people injury from bomb blast at J.W Marriot and nearby Ritz Carlton Hotel.

Outlook Peringkat Utang Indonesia Naik dari Stabil ke Positif

Moody’s Investor Service, perusahaan pemeringkat hutang global, Kamis (11/6) menaikkan outlook peringkat utang jangka panjang pemerintah Indonesia (sovereign rating), yang ada pada posisi Ba3, dari stabil ke positif.

Kenaikan peringkat didorong oleh prospek perekonomian Indonesia yang semakin kuat terutama ditopang oleh permintaan domestik yang meningkat, selain itu  keseimbangan ekonomi dan momentum investasi Indonesia juga tidak terlalu terpengaruh oleh turunnya perdagangan global dan krisis finansial.

Daftar Badan Usaha Milik Negara dan Lembaga Pemerintah yang berhutang kepada PT Pertamina

Frederick Siahaan Direktur Keuangan PT Pertamina Rabu (10/6) dalam rapat dengan Komisi VII DPR menyatakan sejumlah badan usaha milik negara dan lembaga pemerintah memiliki hutang pembelian BBM dengan nilai yang sangat besar kepada Pertamina.

Badan Usaha Milik Negara dan Lembaga Pemerintah yang berhutang kepada PT Pertamina antara lain PT PLN (persero) Rp 23,63 triliun,  Tentara Nasional Indonesia (TNI) Rp 6,919 triliun, Trans Pasific Petrochemical Indonesia (TPPI) Rp 2,642 triliun, Departemen ESDM Rp 2,372 triliun dan Garuda Indonesia Rp 967 miliar, Merpati Rp 397 miliar.

KPPU Hentikan Penyelidikan Proyek Donggi Senoro

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Rabu (10/6) menghentikan penyelidikan terhadap laporan dugaan persaingan usaha tidak sehat dalam pemilihan rekanan proyek gas alam cair (LNG) Senoro Donggi, Kalimantan Tengah.

KPPU menyimpulkan laporan yang diajukan PT LNG Energi Utama atas Mitsubishi Corporation berdasarkan Tata cara Penanganan Perkara KPPU tidak lengkap dan tidak jelas.

Presiden Yudhoyono Harapkan Suramadu Percepat Pengembangan Ekonomi Madura

Presiden Yudhoyono Rabu (10/6) mengharapkan jembatan Suramadu akan mempercepat pengembangan ekonomi di Pulau Madura.

Presiden Yudhoyono lebih lanjut menyatakan pembangunan jembatan Suramadu harus ditindak lanjuti dengan pembangunan di wilayah sekitarnya.

Untuk itu pemerintah  juga telah membentuk Badan Pengembangan Suramadu yang bertugas mengelola sarana dan prasarana serta pengembangan wilayah Suramadu, termasuk mengelola jembatan tol Suramadu dan pembangunan serta pengelolaan kawasan khusus di pulau Madura. (kn/10/6)

Dubes Jepang Shiojiri Saksikan Film Pintu Terlarang

Duta Besar Jepang Shiojiri Kojiro hari Senin malam menghadiri pemutaran film thriller psikologi Pintu Terlarang di Blitz Megaplex Grand Indonesia.

Seusai menonton, Dubes Shiojiri menyatakan terkesan dengan film Pintu Terlarang yang menurutnya menyampaikan pesan yang kuat tentang isu penyiksaan anak.

Lebih lanjut Dubes Shiojiri menjelaskan bahwa dirinya menonton film Indonesia sebagai upaya untuk memahami aspek kehidupan di negeri ini.

Selain itu, melalui film ini Dubes Shiojiri bisa melihat semangat generasi muda Indonesia untuk membuat film yang berkualitas.

Menurut Dubes, ini merupakan film Indonesia yang pertama ditontonnya.

Menurut sumber di Kedutaan Besar Jepang, Duta Besar Jepang menghadiri pemutaran film Pintu Terlarang karena diundang oleh Luki Wanandi, suami dari produser Sheila Timothy dan juga anak dari Sofjan Wanandi Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).

Pemutaran film Senin malam juga dihadiri oleh para pemain film Pintu Terlarang antara lain Fachry Albar dan Marsha Timothy serta produser Sheila Timothy.

Menurut Sheila, tema penyiksaan anak diangkat karena di Indonesia banyak terjadi kasus tersebut, namun kepedulian di kalangan masyarakat belum ada.

Dan melalui fim ini, berusaha meningkatkan kepedulian terhadap isu penyiksaan anak dengan memberikan kesan yang kuat, sehingga orang ketika pulang setelah menonton film ini akan tetap ingat.

Selain itu, film ini juga menyampaikan pesan bahwa kekerasan hanya akan menghasilkan kekerasan yang lain.

Pintu Terlarang diangkat dari novel berjudul sama karya Sekar Ayu Asmara yang terbit tahun 2004.

BI Turunkan Suku Bunga Acuan menjadi 8.25%

Bank Indonesia kembali menurunkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin untuk bulan Februari 2009 menjadi 8.25 persen dari sebelumnya 8.75 persen.

Miranda Goeltom Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia hari Selasa (02.04) menyatakan alasan BI kembali menurunkan suku bunga acuan karena melihat perekonomian dunia saat ini turun jauh lebih cepat dari yang diperkirakan dan gambaran inflasi Indonesia ke depan juga diperkirakan lebih kecil.

Untuk itu, diperlukan penurunan suku bunga untuk membantu mendorong perekonomian danmemberikan keyakinan kepada pasar bahwa BI memahami kebijakan yang diperlukan dalam situasi seperti ini.

Menurut Miranda, kalau bulan depan masih menunjukkan tanda-tanda inflasi semakin berkurang dan perekonomian dunia masih belum pasti, masih terbuka ruang bagi penurunan suku bunga acuan.

Menanggapi penurunan suku bunga acuan BI menjadi 8.25 persen Hendri Saparini Direktur Pelaksana Econit Advisory Group menyatakan penurunan BI rate, dipastikan hanya memberikan sentimen positif dan bersifat sementara.

Menurut Hendri, agar optimal maka penurunan BI rate harus diimbangi kebijakan fiskal untuk sektor industri.

Sementara terkait dengan industri perbankan, Miranda lebih lanjut menjelaskan bahwa penurunan suku bunga acuan BI diharapkan akan mendorong industri perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit.

Komentar dari salah seorang praktisi perbankan yang dikutip situs berita yang ada di Jakarta memperkirakan sektor perbankan akan segera menurunkan bunga kredit, setelah BI kembali menurunkan suku bunga acuan menjadi 8.25 persen.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa penurunan suku bunga acuan juga berdampak pada pengurangan biaya dana perbankan, yang selama ini sangat membebani operasional perbankan.

Dengan pengurangan biaya ini maka perbankan dapat menyalurkan kredit kepada masyarakat luas sehingga fungsi intermediasi perbankan dapat berjalan.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.